Wisata Pertanian untuk Anak di Desa Wisata Pulau Semambu

Wisata Pertanian Desa Wisata Pulau Semambu

Mengenal alam adalah sebuah kegiatan yang menurut keluarga kami perlu untuk dilakukan oleh anak. Lokasi rumah yang berada di perkotaan membuat anak lebih sering melihat keadaan perkotaan yang dikelilingi oleh rumah, gedung, atau tempat perbelanjaan. Tentu perlu keseimbangan agar anak juga mengenal alam dan pedesaan. Lokasi wisata alam yang kerap didatangi di Palembang adalah Punti Kayu. Namun, kali ini kami mengajak anak wisata alam sekaligus pertanian di Desa Wisata Pulau Semambu bersama Komunitas Playdate Palembang.

Mengenal Desa Wisata Pulau Semambu

Desa Wisata Pulau Semambu berada di Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir. Jaraknya kurang lebih 30 km dari kota Palembang. Lokasi ini kini menjadi destinasi wisata pertanian yang dikembangkan dengan memanfaatkan potensi kearifan lokal yaitu pertanian holtikultura. Hasilnya, terlihat adanya pertumbuhan ekonomi kreatif seperti menggabungkan pertanian di Desa Wisata Pulau Semambu dengan wisata.

New photo by Faridilla Ainun (fainun) / Google Photos
New photo by Faridilla Ainun (fainun) / Google Photos

Akses jalan menuju Pulau Semambu sebenarnya sudah baik. Kita dapat masuk ke gerbang desa yang tepat berada di seberang SPBU Indralaya Utara. Namun, pada saat kemari menggunakan panduan dari Google Maps, kami diajak memutar melalui jalan sempit. Walaupun begitu, hal menyenangkan bisa didapat, yaitu menikmati hijaunya pemandangan desa dengan berbagai tanaman yang tumbuh.

Jalan masuk desa wisata ini sudah cukup untuk bis ukuran sedang. Jika menggunakan kendaraan pribadi, tersedia lahan parkir yang cukup luas. Sementara itu, jika menggunakan bis ukuran besar, kita akan dijemput oleh tim dari Desa Wisata Pulau Semambu menggunakan ‘mobil odong-odong’ kalau kata teman-teman Playdate Palembang.

New photo by Faridilla Ainun (fainun) / Google Photos

Desa Wisata Pulau Semambu bisa dikunjungi oleh keluarga maupun rombongan. Ada baiknya sebelum berkunjung untuk menghubungi tim atau pengelola terlebih dahulu. Sehingga bisa dipersiapkan kebutuhan untuk kegiatan yang akan dilakukan. Kontak tim Desa Wisata Pulau Semambu telah lengkap tercantum di instagram mereka.

 

Kegiatan Wisata

Untuk rombongan yang datang, biasanya akan ditawarkan paket akvitas pertanian untuk dilakukan di desa ini. Biaya yang dipatok mulai dari Rp 50.000,- per anak. Jika merasa butuh tambahan aktivitas, kita bisa menambah 10-25 ribu per aktivitas. Atau, memesan paket aktivitas lengkap di awal seharga Rp 90.000,-. Untuk paket aktivitas anak, sudah termasuk makan siang. Sementara itu, jika orang tua atau pengunjung lain juga ingin disediakan makan siang, juga bisa memesan paket makan siang tambahan seharga Rp 25.000,- per kotak.

Lalu, aktivitas apa saja yang dilakukan di desa wisata ini? Secara garis besar, anak-anak akan diajak untuk melakukan wisata pertanian. Berikut ini kegiatan yang dilakukan di Desa Wisata Pulau Semambu.

Memberi Makan Sapi

Anak-anak akan diajak berkeliling desa untuk datang ke sebuah peternakan sapi kecil. Ada sekitar 6 sapi di area ini. Anak-anak boleh memberi makan sapi langsung dengan rumput-rumputan yang telah disediakan. Melihat langsung sapi, bahkan memberi makan juga, bisa menyenangkan untuk anak-anak. Ternyata, sapi Indonesia jarang yang totol hitam putih seperti di kemasan susu. Hehehe.

New photo by Faridilla Ainun (fainun) / Google Photos

Memetik Sayur atau Buah

Setelah memberi makan sapi, anak-anak diajak untuk datang ke perkebunan yang tumbuh subur. Saat datang berkunjung, kami diajak ke kebun sayur bayam yang sudah siap untuk dipanen. Anak-anak akan diajarkan cara memetik sayur, yaitu dengan memegang batangnya dan mencabut sampai akarnya. Oh iya, sayur yang dipetik boleh dibawa pulang loh.

New photo by Faridilla Ainun (fainun) / Google Photos

Flying Fox

Flying Fox menjadi kegiatan wajib dalam setiap paket yang ditawarkan. Kegiatan meluncur dari pohon yang tinggi menggunakan sling baja ini bisa melatih keberanian. Tentunya, ada alat pengaman yang telah disediakan untuk peserta. Yang saya senang, tim dari Desa Wisata Pulau Semambu ini ramah kepada anak dan membuat anak juga jadi berani untuk melakukan Flying Fox.

New photo by Faridilla Ainun (fainun) / Google Photos

Memancing & Menangkap Ikan

Setelah makan siang dan solat, anak-anak kembali diajak untuk melakukan aktivitas terakhir, yaitu menangkap ikan. Terdapat kolam kecil yang diisi oleh ikan lele. Anak-anak pun dapat langsung masuk ke kolam untuk menangkap ikan dengan tangan. Sensasi mencari ikan lele yang lincah bergerak dengan kondisi kolam tanah yang menyulitkan ternyata menjadi hal yang seru untuk anak-anak. Walaupun begitu, kalau anak yang memang tidak mau terjun ke dalam kolam, ya jangan dipaksa ya.

New photo by Faridilla Ainun (fainun) / Google Photos

Sebelum kegiatan dimulai, tim dari Desa Wisata Pulau Semambu akan mengajak kita berkenalan terlebih dahulu melalui sesi ice breaking. Anak-anak pun jadi lebih santai dan semangat untuk melakukan kegiatan wisata pertanian. Sambil menunggu, tersedia pula ayunan-ayunan untuk anak bermain bergantian.

 


Mengingat kegiatan wisata pertanian mulai dari jam 9 pagi dan matahari sudah mulai terik, tim dari Desa Wisata Pulau Semambu menyediakan topi caping untuk setiap anak. Serasa petani yang mau beraktivitas ya jadinya. Orang tua sendiri bisa melengkapi anak dengan sepatu boots plasti agar memudahkan anak untuk berjalan ketika memetik sayur di area perkebunan yang tanahnya lunak.

Desa Wisata Pulau Semambu kini semakin banyak dikunjungi sebagai lokasi wisata pertanian. Walaupun lebih ditujukan untuk anak-anak usia TK dan SD, bagi komunitas atau organisasi yang ingin melakukan kunjungan dan gathering di Desa Wisata Pulau Semambu juga bisa kok.

Demikian ulasan tentang Desa Wisata Pulau Semambu, tertarik untuk berkunjung?

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *