Desa Rasa New Zealand di Padang Mangatas Payakumbuh

Padang Mangatas Payakumbuh

Sejak memiliki anak, ketika berpergian, keluarga kami selalu mengusahakan untuk mengunjungi tempat yang bisa menyenangkan sekaligus belajar untuk anak. Ketika mudik ke Padang beberapa waktu lalu, kami mencoba mencari lokasi baru yang kira-kira menyenangkan untuk anak dan terpilihlah Padang Mangatas di Payakumbuh.

Pemandangan Ala New Zealand di Padang Mangatas

Padang Mangatas dikenal juga dengan nama Padang Mangateh. Sebenarnya, ini adalah komplek peternakan milik Kementerian Pertanian yang memiliki nama resmi Balai Pembibitan Ternak Unggul Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Padang Mengatas.

Komplek peternakan ini adalah warisan saat zaman pendudukan Belanda (didirikan tahun 1916) dan pernah menjadi area peternakan terbesar se-Asia Tenggara dengan luas 280 hektar.

Padang Mangatas berada di dataran tinggi di pinggang Gunung Sago. Lokasinya membuat area peternakan ini memiliki kontur tanah yang naik turun.

Hamparan rumput hijau yang luas, latar belakang gunung, serta banyaknya sapi membuat tempat ini cocok menjadi lokasi foto. Langsung keingetan sama desain kemasan produk-produk susu deh. Selain itu, kita juga bisa berolahraga karena area yang luas dan nyaman untuk lari atau jogging.

Begitu masuk ke area Padang Mangatas dan melihat banyaknya sapi liar, saya langsung merasa asyik juga kali ya jadi juragan sapi punya peternakan luas, trus ada sawah, kebun dan lain-lain. Hahaha, semoga nanti bisa mewujudkannya.

New photo by Faridilla Ainun (fainun) / Google Photos
New photo by Faridilla Ainun (fainun) / Google Photos

Berhubung ini area peternakan, yang dilihat ya memang hanya sapi saja sih. Tapi, namanya juga anak-anak, dikasih lihat binatang sudah cukup senang. Selain lihat-lihat sapi yang lagi makan ya kita juga mengajak dia melihat bunga-bunga yang tumbuh dengan indah di dekat bangunan-bangunan yang ada di Komplek Padang Mangatas ini.

Sebenarnya, ada lokasi sapi-sapi yang dikandang. Kalau dulu di Bangka Botanical Garden, kami bisa memberikan makan sapi secara langsung.

Di sini belum bisa karena saat itu tak ada petugasnya. Mungkin karena waktu itu kami datang di hari libur. Beberapa fasilitas lain seperti toilet juga tutup. Namun, kita bisa pergi ke kamar mandi di area musala yang sebenarnya tak jauh juga.

Cara Masuk ke Padang Mangatas

Beberapa tahun lalu, Padang Mangatas sempat โ€˜boomingโ€™ sebagai salah satu destinasi wisata di Sumatera Barat. Lokasi ini juga pernah dikunjungi oleh Presiden Joko Widodo.

Wilayah ini memang memiliki area rumput hijau yang luas dengan ratusan ekor sapi berukuran besar yang berkembang biak dan hidup secara bebas.

Melihatnya sekilas saja bisa mengingatkan orang akan desa-desa di New Zealand sehingga banyak dikunjungi orang. Banyak orang datang untuk selfie atau foto pre-wedding. Sayangnya, banyak pula yang membuang sampah sembarangan sehingga BPTU-HPT ini sempat ditutup untuk umum.

New photo by Faridilla Ainun (fainun) / Google Photos

Namun, Padang Mangatas akhirnya dibuka kembali untuk kunjungan edukasi. Nah, agar kita bisa masuk ke area ini, kita perlu mengisi form terlebih dahulu di link ini. Pengisian formulir dilakukan minimal 2 hari sebelum kunjungan dan nanti kita harus membawa tanda bukti penerimaan dari BPT-UHPT Padang Mangatas.

BPT-UHPT Padang Mangatas berada di Jl. Padang Mengatas Kecamatan Luak, Mungo, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Untuk menuju ke sini, kita bisa mencoba mencari arah ke area Kota Payakumbuh. Setelah itu, kita bisa menuju ke arah Batang Tabik dari Pasar Payakumbuh. Atau untuk lebih jelasnya bisa mengikuti Google Maps berikut.


Jika ingin kesini juga, pastikan sudah dapat akses untuk masuk ya J dan tetap ikuti peraturan yang berlaku serta menjaga kebersihan.

You may also like

3 Comments

  1. Sebagai orang yang lebih suka melihat binatang di habitat aslinya (bukan kebun binatang) dan suka mengunjungi tempat-tempat wisata alami (bukan theme park, museum 3D, dsb), I really appreciate mbak Fainun udah ngajakin si kecil ke tempat seperti ini.

    DAN PEMANDANGANNYA CAKEP BANGET YHAAAA. Ayoklah dijaga kebersihannya, biar tetap kayak New Zealand ๐Ÿ˜€

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *