Menjadi Mombassador SGM Eksplor, Kok Bisa?

 Let me tell a story

*langsung dikeplak nih, ini trademarknya koh Tian Amrazing* hehehe

Semua berawal dari bergabungnya aku dalam komunitas Blogger Perempuan, Komunitas Emak Blogger, Clozette, dan Wajah Bunda Indonesia. Melalui komunitas ini, aku banyak dapat info-info tentang event menarik, lomba blog, atau kesempatan lain seperti menjadi Mombassador SGM.

<img ” src=”https://scontent.fjkt1-1.fna.fbcdn.net/v/t1.0-9/26231037_2077645402252658_7651918819727441357_n.jpg?oh=f029fc4d4a137ec23c4b8ed38fb2b792&oe=5B3F1FF1″ alt=”” width=”960″ height=”960″ style=”display:none”/>Sumber : FB Bunda Diah AriniSebenarnya aku beberapa kali nyobain daftar. Nothing to lose lah, keterima syukur, engga juga gapapa. Lagian saat daftar sebelum ini umur Mahira belum 1 tahun dan belum konsumsi susu SGM juga. Hehehe. Nah, emang rejeki anak kali ya yang udah minum susu SGM selain tetep nena-nena (menyusu ASI maksudnya) tiap hari. Eh, tau-tau di batch ini keangkut untuk ikutan acara Temu Bunda di Yogyakarta. Hasyiiiiiikkkkk….

Apa itu Mombassador SGM Eksplor?

Mombassador SGM Eksplor adalah komunitas untuk para bunda Indonesia yang dibentuk oleh SGM Eksplor untuk mengapresiasi kontribusi Bunda-Bunda di Facebook Fanpages Aku Anak SGM dan loyalitas tinggi para bunda terhadap SGM Eksplor.

Tujuan dibentuknya komunitas ini adalah untuk mengajak bunda-bunda Indonesia menjadi lebih paham dan peduli terhadap nutrisi dan perkembangan anak. Dengan demikian, para bunda dapat mempersiapkan anak-anak menjadi anak generasi maju (mandiri, supel, kreatif) serta  menjadi individu yang berdikari dan bermanfaat untuk bangsa.

Apa saja syarat untuk menjadi Mombassador SGM Eksplor?

Karena tujuannya untuk para bunda, tentu syaratnya adalah seorang bunda. Ya masak namanya mom tapi ayah mau ikutan. Hehehe.

Buat para bunda yang aktif dan concern terhadap isu seputar kesehatan, parenting, perkembangan anak, dan nutrisi serta berdomisili di Indonesia boleh mendaftar menjadi Mombassador SGM Eksplor.

Syarat utama saat pendaftaran antara lain:

  1. Wanita
  2. 23 – 40 tahun
  3. Memiliki anak dengan usia di atas 1 tahun
  4. Berdomisili di Indonesia
  5. Memiliki akun media sosial aktif (Facebook/Twitter/Instagram/Blog)

 

Kalau udah daftar, pasti keterima?

Ya tentu engga dong, aku aja ga keterima beberapa kali. *trus bangga gitu ya gagal hahaha*. Artinya ada seleksinya lagi setelah melakukan pendaftaran.

Oh iya, untuk angkatanku kali ini yang daftar ada 3.560 dan akhirnya yang lolos hanya 196 bunda.

Proses Seleksinya Gimana?

Pertama kita bisa mendaftar melalui form yang biasanya disampaikan melalui FanPages Aku Anak SGM atau juga info dari komunitas seperti Blogger Perempuan, Komunitas Emak Blogger, dan Wajah Bunda Indonesia.

Setelah itu kalau lolos, akan ada seleksi lagi pengisian form kedua. Ini kayak wawancara tertulis deh. Kalau kita lolos tahap pendaftaran, kita akan diminta mengisi form seleksi kedua. Informasi lolos kalau aku sendiri tau dari email karena emang sering buka email.

Terus, kita akan dihubungi via telepon oleh Tim SGM Eksplor. Nah, pastiin no. handphone yang kita isi di form sebelumnya selalu aktif ya. Saat dihubungi via telepon ini, kita ditanya-tanya lagi sedikit. Sebenarnya pas ditelpon ini udah dikabarin lolos sih. Tapi masih ragu, antara iya apa ngga beneran lolos.

Kriteria lolos gimana?

Wanda kalau ini alias WA-NDA-Tau ya saya. Tentu ini rahasia panitia alias hanya panitia, tim SGM, dan Tuhan yang tahu kenapa aku bisa lolos. *Halah*.

Serius, aku aja gak tau lolosnya kenapa. Cuma menurut info yang kudapat sih, panitia akan melihat juga keaktifan pendaftar di akun fanpages SGM.

Prosesnya berapa lama sih?

Proses pendaftaran pertama seingetku di pertengahan bulan Januari 2018. Terus di akhir Januari 2018, ada seleksi kedua. Di bulan Februari, ditelpon untuk wawancara dikit sekaligus dikasih tau kalau lolos untuk ikut acara Temu Bunda di bulan Maret.

Kalau hamil boleh ikutan ga?

Hmmm, dulu sih kayaknya aku pernah daftar pas hamil dan gak lolos. Hahahaha, belum punya anak juga udah ngaku bunda sih dulu. Nekat.

Nah kalau angkatanku kemarin sih, rasanya ada yang bumil juga (tapi juga udah punya anak >1 tahun). Yang jelas, kalau hamil kan kita tau sendiri kondisi badan kita. Jangan maksain kalau memang kiranya gak kuat karena acaranya cukup padat.

 

Oh iya, katanya abis dikabarin lolos masih ragu, kenapa?

Jadi waktu ditelpon oleh nomor yang tak dikenal, nomornya itu masuk ke nomor spam gitu (karena aku pakai aplikasi truecaller buat ngeblok telpon bank yang suka nawarin kredit). Masih ragu, beneran gak nih dari SGM. Terus, merasa apalah aku bloger ecek-ecek bagai rempeyek teri yang dikremes.

Udah itu ditelpon lagi dari nomor berbeda dan lagi-lagi gak keangkat, lalu aku telpon balik, rupanya itu telpon untuk nanyain jadwal tiket berangkat dan pulang untuk acara Temu Bunda di Yogyakarta.

Setelah aku oke-in jadwal, tiket gak juga dikirim. Terus ada temen grup bc june 16 (mba Ismi) yang share dia dapet surat cinta (undangan) gitu dari SGM. Wah makin watir deh.

Nyoba tanya Mba Iis, temen blogger yang ikut batch 6, malah dibilangin

santai aja nun, tiketku juga dikirim malem sebelum berangkat.

Lah, makin was-was nih ijk. Trus mba Iis bilang, cek aja FB Bunda Diah Arini. Bunda Diah ini bundanya mombassador, jadi mulai angkatan 1 sampai sekarang beliau ini yang jadi bundanya.

Puasa gak buka FB beberapa hari, ternyata banyak status temen blogger lain yang isinya tentang siap-siap menuju acaranya Mombassador di Yogya. Cari-cari ternyata ada grup unofficialnya di FB lalu ikutan whatsapp grupnya dan ketemulah Bunda Yuni dari Palembang.

Ternyata tiket dikirim ke dia semua dan dari Sumatera Selatan ada 5 orang. Bunda Anggun dan Bunda Yuni dari Palembang juga. Ada Bunda Wensi dari Pagar Alam. 1 bunda lagi yaitu Nur Aeni belum ditemukan FB-nya.

Pas acara, boleh bawa keluarga?

Hmm, untuk acaranya sendiri dari awal kan judulnya Temu Bunda nih, jadi untuk rangkaian acara hanya para peserta saja yang boleh ikut. Ini pentingnya ijin suami, dari awal mengisi form pun ada baiknya sudah memberitahu dan ijin suami. Karena, selama 3 hari 2 malam (bisa lebih kalau harus berangkat duluan agar gak ketinggalan acara), para bunda akan berpisah dulu sama suami dan anak supaya fokus sama kegiatan ini.

Kalaupun mau bawa keluarga ke Yogyakarta ya silahkan aja. Tapi teteup selama 3 hari 2 malam itu, jadwal kita full banget sama kegiatan yang udah diatur panitia. Bakal susah ketemu deh. Enaknya sih, kalau hari terakhir Jum’at, keluarganya nyusul aja sekalian liburan akhir pekan di Yogyakarta.

Mombassador ini Program Baru kah?

Eits, Mombassador SGM Eksplor sudah dimulai sejak akhir tahun 2014 dengan anggota batch I sebanyak 12 bunda. Lalu batch II di awal tahun 2015 sebanyak 19 bunda, batch III di November 2015 sebanyak 15 bunda, batch IV pada tahun 2016 sebanyak 64 bunda, batch V di bulan Agustus 2017 sebanyak 92 bunda, dan batch VI di bulan November 2017 sebanyak 106 bunda. Kini sudah masuk batch VII dan bukan tidak mungkin akan ada batch selanjutnya.

Coba yang dibilang jadwalnya padat itu ngapain aja?

Me-Time dong! *langsung dikeplak sama yang lain* **jangan ngaku-ngaku seneng, ntar ketauan suamik gak dikasih ijin lagi** ***langsung gak dikasih bos ijin lagi buat ikutan acara di luar kantor*** Becanda….

Singkatnya, di acara Temu Bunda ini, kita bakal dikasih rangkaian kegiatan pelatihan seru dengan berbagai topik, mulai dari kesehatan dan nutrisi anak, tumbuh kembang anak, social media, personal branding, public speaking, serta enterpreneurship.

Semua materi langsung disampaikan oleh orang-orang yang sudah berpengalaman di bidang tersebut. Untuk lebih detailnya bisa baca di postingan berikut ini :

Haiiiii, terima kasih ya telah berkunjung....Aku senang sekali kalau teman-teman mau meninggalkan jejak berupa komentar :)

  1. Pingback: Belajar Seru Bareng Mombassador Batch 7 di Acara Temu Bunda 2018 (Day 1)

  2. Aku sebenernya mupeng bangeeet tiap di email dari BP kalau ada pendaftaran Mombassador ini. Tapi terus mikir lagi, aku jauh di Sulawesi, anak ada dua masih balita. Daaan nggak ada keluarga yang bisa diminta tolong buat bantu jaga anak-anak. Jadi yowes, sabar aja dulu. Mudah-mudahan nanti kalau udah pindah tugas ke Pulau Jawa lagi, bisa daftar dan ikutan seru-seruan di acara ini. Amiiinnn 🙂

  3. Pas buka blognya amazing dengan icon mangap diatas.
    otentik sekali mak !

    Saat di Yogya, aku melirik mb fainun berkali-kali.
    pengen akrab tapi susah mulai.
    wkwkwkw

    curi-curi pandang kayaknya si mba ini asyik sekali.
    eh bener.
    baca blognya emang asyik si mamak fainun ini.
    wkwkwkwk

  4. Pingback: Mombassador SGM Temu Bunda 2018 Day 2