USB OTG SanDisk Dual Drive, Penyelamat Kecil Untuk Melakukan Backup Data Smartphone

USB OTG SanDisk Backup Data Smartphone

Smartphone saat ini menjadi barang yang sangat berharga. Bukan karena harganya saja menjadi barang berharga. Tetapi juga, smatphone kerap menemani kita di berbagai aktivitas, mulai dari senang-senang maupun bekerja. Data-data baik berupa dokumen, foto, maupun video sering kita simpan di smartphone. Tentu tak ingin data-data penting tersebut hilang. Maka dari itu rasanya penting untuk melakukan backup data smartphone, salah satunya dengan USB OTG SanDisk Dual Drive.

Kehilangan Data? Pasti Menyebalkan

Harus diakui bahwa hampir setiap kehidupan kita tak pernah lepas dari smartphone. Smartphone banyak menjadi gadget utama setiap orang dan setiap profesi. Tak sedikit content creator yang menggunakan smartphonenya untuk menghasilkan karya. Belum lagi profesi lainnya.

Berdasarkan Indonesian Consumer Mobile Habit and Data Management Survey yang dilakukan oleh Western Digital Corp., 97% responden mengandalkan smartphone sebagai gawai utama dalam keseharian mereka.

Belakangan, ibuku juga mulai nyaman menggunakan smartphone untuk membaca berita, menonton video ceramah, hingga merekam aktivitas cucunya. Ini serupa dengan gambaran survey yang menyatakan bahwa 93% responden pengguna smartphone memakai fitur kamera untuk mengambil gambar.

backup data pada smartphone dengan USB OTG SanDisk
Infografis Hasil Survey Western Digital

Sebagai ibu, aku pun kerap menyimpan foto dan video perkembangan anak di smartphone. Belum lagi dokumen-dokumen penting yang kerap kudownload sebagai bahan rapat dan bekerja di kantor pun banyak kusimpan di smartphone. Tak lupa, foto dan video yang juga kuambil untuk konten social media, blog, atau vlog.

Bisa dibilang, hampir sebagian besar data di smartphone berupa foto dan video. Hal yang senada dengan gambaran survey Indonesian Consumer Mobile Habit and Data Management Survey, di mana 98% data berupa gambar tersimpan pada memory. Setelah itu diikuti dengan data video, musik, aplikasi, dan dokumen.

Gak pernah sama sekali ngebayangin kalau data-data tersebut hilang. Duh, bakalan nangis deh. Pantes temen yang pernah kehilangan smartphone bilang, gak penting barangnya, yang sedih itu kehilangan data-data di dalamnya.

Pernah pada suatu acara aku ingin merekam video, namun mendapat notifikasi bahwa memory smartphoneku hampir penuh. Langsung aku panik dan menghapus beberapa data lama yang kumiliki agar memory lapang kembali. Belakangan aku baru sadar, bahwa beberapa data yang aku hapus belum aku pindahkan ke laptop. Menyesal sekali rasanya. Data lama yang niatnya diolah jadi karya pun hilang tak berbekas.

Pilihan Delete atau Uninstall, penolong di kala panik melanda. Lalu menyesal kemudian

Pengalaman hampir kehabisan memory smartphone dan kehilangan beberapa data membuatku sadar akan pentingnya melakukan backup data. Data-data itu kan #DibuangSayang dan disimpan harus rapi.

Permasalah kehilangan data ternyata bukan hanya aku yang mengalami. Pada survey yang dilakukan Western Digital, 67% orang Indonesia pernah mengalami kehilangan data di smartphone. Kehilangan datanya pun disebabkan berbagai hal antara lain menghapus data untuk menghemat memory, mendapatkan notifikasi kepenuhan memory, malfungsi pada smartphone, secara tidak sengaja menghapus data penting, dan kehilangan data akibat virus.

Pentingnya BackUp Data Smartphone

Kadang kita menyadari hal-hal penting setelah kehilangan. Aku pun demikian, menyadari bahwa menjaga dan melakukan backup data menjadi hal yang harus dilakukan.

Melakukan backup data antar perangkat adalah hal yang perlu dilakukan secara rutin

Backup data adalah kegiatan untuk mengamankan data dengan melakukan penyalinan data tersebut ke media penyimpanan lainnya. Tujuan pastinya adalah mengantisipasi data-data yang dimiliki hilang atau mengalami kerusakan.  Kehilangan data bisa terjadi karena tidak sengaja terhapus, terkena virus, perangkat yang rusak, dsb.

Pada saat ini, backup data bisa dilakukan dengan memindahkan ke perangkat lain (misal dari smartphone ke flashdisk atau komputer) atau mengupload file tersebut ke penyimpanan cloud.

Manfaat Melakukan Back Up Data

Melakukan backup data memang sebagai cara untuk mengantisipasi data hilang atau rusak sehingga telah ada data cadangan untuk menggantikan. Ada pula beberapa manfaat lain dari melakukan backup, yaitu

Dapat mengakses file dengan mudah di manapun

Dengan melakukan backup data, aku bisa mengakses file dengan mudah kapanpun di manapun. Untuk data-data foto bahan konten social media, terkadang memang lebih nyaman melakukan pengeditan di smartphone langsung. Namun, untuk konten tulisan, seperti notes yang kuketik sebagai bahan posting blog, lebih enak dipindahkan lalu dilanjutkan di laptop. Begitu pula data berupa video, pengeditan biasanya kulakukan di laptop.

Dengan melakukan backup data, aku pun bisa bekerja dengan mudah melalui perangkat apapun.

Menghindari perangkat yang menjadi lemot

Pernah juga aku mengalami smartphone yang menjadi lemot karena data yang terlalu penuh. Melakukan backup dengan memindahkan beberapa data bisa menghindari terjadinya perangkat berubah menjadi lemot. Kinerja smartphone pun tetap terjaga.

File tetap terjaga ketika ada pembaharuan/update terbaru

Melakukan backup data juga bisa menjadi penyelamatan ketika ada update dari sistem operasi atau aplikasi. Bukan tidak mungkin ketika ada update, sistem operasi atau aplikasi ternyata kurang cocok atau menganggu performa perangkat. Adanya backup data membuat file tetap terjaga dan pekerjaan bisa dilanjutkan kembali.

Backup Data Smartphone
Backup Data Smartphone

Semakin Mudahnya Backup Data Smartphone dengan USB OTG

Agar data aman sekaligus menjaga perangkat agar tetap memiliki performa yang baik, maka melakukan backup data adalah hal yang harus dilakukan secara teratur.

Backup Data Smartphone
Langkah yang kulakukan untuk Backup Data Smartphone

Aku coba melakukan penyimpanan data dalam layanan penyimpanan online / cloud seperti Google Drive. Menyimpan secara online juga kulakukan untuk data-data acara yang melibatkan banyak orang. Jadi, orang lain pun dapat mengakses dengan mudah.

Sementara itu, untuk meningkatkan kapasitas smartphone, aku juga menambahkan memory penyimpanan menggunakan microSD. Jadi, ketika memory smartphone semakin menipis, data-data bisa dipindahkan terlebih dahulu ke microSD.

Selain itu, untuk backup berkala, di awal-awal, aku melakukan backup data dari smartphone menggunakan kabel data. Jadi, aku menyambungkan kabel data dari smartphone ke laptop. Jika data berada di microSD, maka harus mencopot microSD, menyambungkan ke adaptor terlebih dahulu baru ke laptop.

Kelihatannya ribet ya harus melakukan backup data dengan kabel. Maka dari itu, aku mencari cara lain yang lebih mudah untuk proses backup. Untungnya sekarang ada USB OTG (On the Go).

Proses transfer data semakin mudah karena ada USB OTG saat ini

OTG adalah salah satu spesifikasi yang memungkinkan perangkat smartphone berlaku sebagai master terhadap perangkat lain yang terkoneksi. Fitur OTG ini sebenaranya yang memungkinkan kita melakukan transfer data seperti dengan switch kabel atau langsung dengan perangkat lain yang mendukung seperti USB Flashdrive OTG.

SanDisk Ultra Dual Drive USB Type-C, si Kecil Penyelamat untuk Backup Data Smartphone

Adanya fitur OTG membuat perkembangan lain seperti adanya USB Flashdrive OTG. Dengan adanya USB Flashdrive OTG, transfer data dari smartphone pun lebih mudah lagi. Tinggal colok USB OTG ke smartphone, lalu lakukan transfer data.

Backup Data Smartphone
Proses Transfer Data dengan USB OTG SanDisk Ultra Dual Drive USB Type-C

Pada saat ini, aku memilih USB OTG SanDisk Ultra Dual Drive USB Type-C karena sesuai dengan tipe smartphone dan laptopku yang memiliki port USB Type-C. Karena tipe port keduanya sama, proses pemindahan data pun semakin mudah. Tak perlu gonta ganti port jika ingin memindahkan data dari smartphone ke laptop maupun sebaliknya.

Sebenarnya sih, SanDisk Dual Drive ini punya 2 tipe USB. Ada port USB 3.1 dan port USB Type-C dengan retractable connector. Jadi, ketika bertemu laptop lain yang tak ada port USB Type-C, akupun bisa dengan mudah melakukan transfer data.

Adanya USB OTG SanDisk Ultra Dual Drive membuatku lebih tenang lagi dalam urusan memory smartphone. Jika terdapat notifikasi bahwa memory hampir habis, aku bisa segera menyelamatkan data-data dengan memindahkan terlebih dahulu. Bisa dibilang, adanya USB OTG SanDisk Ultra Dual Drive ini secara tidak langsung menambah memory smartphone juga.

SanDisk Ultra Dual Drive ini mampu melakukan transfer data dengan kecepatan hingga 150 MB/s. Dengan demikian, proses transfer data dengan format apapun menjadi lebih cepat.

Tak lupa, ada pula aplikasi SanDisk Memory Zone App Manages Files. Aplikasi ini membuat pengguna bisa melihat, mengakses, dan melakukan backup semua data.



Ada beberapa pilihan dalam USB OTG SanDisk, mulai dari 16GB, 32GB, 64GB, 128GB, dan 256GB. Tentunya, ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan untuk memilih kapasitas mana yang akan dibeli. Pembelian bisa juga dilakukan secara online Official Store SanDisk. Jika teman-teman memiliki perangkat yang mendukung micro USB, SanDisk juga menyediakannya. Jadi bisa menyesuaikan dengan perangkat yang dimiliki, apakah USB Type-C atau micro USB.

Oh iya, produk asli SanDisk juga bisa digaransi. Syarat melakukan garansi adalah kemasan dengan sticker garansi dan tidak cacat fisik. Untuk garansi sendiri bisa diklaim di service center terdekat.

Nah, sekarang gak perlu takut lagi urusan kehabisan memory smartphone karena kita bisa menambah memory dengan USB OTG SanDisk. Jangan lupa, rutinlah melakukan backup data demi kenyamanan kerja dan hati kita kok. Data selamat, hati tenang bersama #SanDiskAPAC.

You may also like

6 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *