Review Drama Korea Birthcare center

Review Drama Korea Birthcare Center – Menyiapkan Diri Menjadi Ibu

Setelah beberapa waktu lalu lebih sering membahas tentang variety show Korea. Aku pengen juga nih sekali-kali review drama Korea. Kali ini aku ingin review drama Korea Birthcare Center. Drama ini bisa dibilang relate banget sama aku. Garis besarnya seputar ibu-ibu yang baru lahiran terus rasa-rasanya masuk ke dunia baru. Gimana sih detail drama ini? 

Sinopsis Drama Korea Birthcare Center

Drama Korea Birthcare Center berkisah tentang seorang wanita karir yang sukses di tempat kerjanya, Oh Hyun-Jin (Uhm Ji-Won). Oh Hyun-Jin ini telah memasuki usia 40-an dan sedang menanti kelahiran anaknya. 

Setelah melahirkan anaknya, ia masuk ke postnatal / postpartum care center bernama Serenity. Di sini, dia bertemu dengan ibu-ibu lain yang baru melahirkan dengan berbagai karakter. 

Ada banyak hal yang bisa dilakukan di Serenity Postpartum Center ini, seperti spa, jadwal menyusui bersama, makanan yang diatur agar air susu ibu (ASI) lancar, kelas olahraga bersama, dan sebagainya. 


Di Serenity Postpartum Center inilah, Oh Hyun-Jin belajar adanya ‘konflik’ antar ibu-ibu seperti, normal alami vs caesar,  ASI vs susu formula, kerja di luar rumah vs beraktivitas di rumah, dan sebagainya. 

Setiap karakter di drama Korea Birthcare Center ini memiliki cerita masing-masing. Secara bersama-sama, mereka tumbuh dewasa menjadi seorang ibu yang lebih baik lagi. Tak hanya melihat ibu-ibunya saja yang menjadi dewasa, peran suami pun juga terlihat penting dan disampaikan pula di drama Korea Birthcare Center ini. 

Pemain & Karakter di Drama Korea Birthcare Center

Ada banyak karakter di drama Korea Birthcare Center ini. Beberapa karakter yang menonjol antara lain : 

Oh Hyun-Jin

Oh Hyun-Jin diperankan oleh Uhm Ji Won. Ia menjadi pusat karakter di drama Korea Birthcare Center ini. Dia adalah ibu-ibu berusia 40 tahunan yang sukses di tempat kerja, tapi bingung setelah melahirkan. Apalagi, setelah masuk ke Serenity Postpartum Center. Ia menjadi ibu tertua di tempat ini. 

Oh Hyun-Jin melihat adanya perbedaan kelas di antara para ibu. Ibu yang menyusui anaknya dengan ASI sampai 2 tahun dan menemani anak di rumah dianggap ibu di kasta paling tinggi, seperti Jo Eun-Jung. Sementara ibu yang punya niat bekerja kembali seperti dia berada di kasta bawah. 

Oh Hyun-Jin juga mengalami banyak konflik batin lainnya. Dia merasa kebingungan saat menghadapi anaknya (Ddak Pul / Glue Stick), curiga pada suaminya (Kim Do Yoon), khawatir pada karirnya, serta bingung dalam pencarian baby sitter. 

Kim Do-Yoon 

Kim Do-Yoon diperankan oleh Yoon Park. Ia adalah suami dari Oh Hyun-Jin, yang mendukung penuh karir istrinya dan berusaha menjadi suami siaga. Bahkan, ia ikut kelas senam sebelum melahirkan. Selama proses melahirkan, ia juga selalu setia menemani istrinya. 

Tak hanya istri yang kerap mengalami kebingungan setelah menjadi orang tua. Di Birthcare Center, kita juga melihat bagaimana Kim Do-Yoon juga mengalami masa-masa kebingungan setelah menjadi ayah. Dia merasa malu dan bingung saat dipanggil ayah pertama kali. Ingin memberi kejutan dan perayaan kepada istri setelah melahirkan, menyembunyikan sesuatu yang membuat istrinya menjadi curiga, serta kebingungan dalam proses pencarian nama.

Walaupun terlihat usia Kim Do-Yoon ini lebih muda dari pada istrinya, tapi kita bisa melihat bagaimana dia lebih sabar dan tenang dalam menghadapi istrinya. Sebagai laki-laki, dia juga terlihat belajar menjadi seorang suami siaga sekaligus ayah yang baik. 

Jo Eun-Jung

Jo Eun-Jung diperankan oleh Park Ha-Sun. Jo Eun-Jung adalah figur ibu-ibu yang terlihat sempurna banget. Dia sudah memiliki dua anak kembar laki-laki berusia 6 tahun. Di akun sosial medianya, dia kerap menunjukkan aktivitasnya bersama si kembar sebagai bentuk kegiatan bonding sekaligus belajar di rumah. Apalagi, dia juga berhasil menyusui si kembar sampai 2 tahun full. Pokoknya jadi ibu-ibu sempurna dan layak dicontoh banget deh versi ibu-ibu lain yang baru masuk di Serenity Postpartum Center. 

Namun, ingatlah ga ada sesuatu yang benar-benar sempurna. Jo Eun-Jung sebenarnya memiliki konflik di dalam diri. Ia pernah merasa lelah menghadapi si kembar yang ternyata nakal banget. Ia juga merasa lelah dengan kehidupan sebagai istri pegolf sekaligus selebgram. Ia ketakutan jika orang lain tahu bahwa kehidupannya sebenarnya ga sempurna-sempurna banget. 

Lee Roo-Da

Lee Roo-Da diperankan oleh Choi-Ri. Ia menjadi ibu paling muda dan kesannya paling ‘bandel’. Saat pertama datang, dia langsung kekeuh banget gak mau ngasih ASI karena nanti payudaranya berubah. Langsung dong, dia kena pelotot banyak orang di Serenity Postpartum Center. 

Lee Roo-Da ini juga mengaku dia single-mom dan punya mimpi di bisnis lingerie. Dia tidak mau menikah walau saling sayang sama pacarnya dan sudah punya anak. Dia punya konflik terhadap masa lalunya.

Walaupun terlihat punya kesan yang ‘bandel’, tapi kadang-kadang Lee Roo-Da ini punya mengeluarkan kalimat yang bikin ibu-ibu lain merenung.

Choi Hye-Sook

Choi Hye-Sook yang diperankan oleh Jang Hye-Jin merupakan direktur dari Serenity Postpartum Center. Sebagai direktur dari Postpartum Center, tentu dia menginginkan seorang ibu menjadi ibu yang terbaik bagi anak-anaknya. Dia mendorong setiap ibu melakukan hal-hal baik, termasuk mendukung pemberian ASI. 

Sebenarnya, dia juga menghadapi beberapa konflik sebagai direktur Postpartum Center ini. Termasuk konflik untuk menjaga kerahasiaan pasien VIP serta menghadapi ibu dari cucunya yang tak mau menikah dengan anak lelakinya. 

Seperti layaknya seorang ibu senior, dia membantu dan memberi petuah kepada para ibu di Serenity Postpartum center. 

Karakter lainnya di Drama Korea Birthcare Center

Selain karakter di atas, ada juga karakter lain yang selalu muncul dan bikin ramai drama Korea Birthcare Center ini. Seperti Suster An Hee Nam yang mengurusi bayi Ddak Puli (anak Oh Hyun-Jin), Ha Kyung-Hoon si pengantar paket ganteng idola ibu-ibu, Park Yoon-Ji (Sprout’s Mom) yang tau-tau suka muncul di dekat Oh Hyun-Jin, dan duo Jeon Yoo-Rim dan Lee Si-Won yang begitu memuja Jo Eun Jung.

Alasan Kenapa Drama Korea Birthcare Center Layak Ditonton

Nah, setelah tahu sinopsis dan karakter drama Korea Birthcare Center. Aku kasih beberapa alasan deh kenapa drama ini layak ditonton. 

Problem yang dekat banget dengan kehidupan sebagai seorang ibu

Kalau baca dari sinopsisnya, aku bisa bilang bahwa cerita dari Birthcare Center ini relate banget sama kehidupanku, sebagai ibu bekerja seperti halnya Oh Hyun Jin. Problematika yang muncul kayak sering dialami oleh para ibu-ibu. Ya, ga semuanya persis aku alami sih. Gak seribet Oh Hyun Jin, tapi aku juga ngalamin perasaan saat mirip. Khususnya pas ‘gak terkagum-kagum banget saat melihat anak bayi baru lahir’. Trus jadi merasa inferior dibanding ibu-ibu lain. 

Persoalan seperti merasa kehilangan identitas (dipanggil ibunya nama anak, bukan nama kita sendiri), dibilang ibu yang ga bertanggung jawab (karena kerja di luar rumah atau karena memberi susu formula), kelelahan sebagai ibu (dan merasa ga sempurna), konflik dengan suami, adalah hal yang mungkin juga dialami oleh banyak ibu. 

Rasanya hal-hal yang sering dirasakan ibu ini, bahkan jadi konflik antar ibu diuraikan secara nyata. Bahwa kita juga harus menghargai perbedaan yang terjadi antar ibu.

Mengenal adanya sistem Postpartum Center

Aku pernah melihat di reality show The Return of Superman. Ada penyanyi yang baru lahiran, dia tidak langsung pulang ke rumahnya. Melainkan ke Postpartum Center atau Sanhujoriwon. 


Jadi, Sanhujori merupakan sistem perawatan di Korea untuk wanita pasca melahirkan. Biasanya proses perawatan di Postpartum Center berlangsung sekitar seminggu hingga 1 bulan. 

Postpartum Center membantu ibu-ibu untuk pulih dari rasa sakit fisik dan emosional melalui olahraga, makanan yang dikonsumsi, dan perawatan tubuh. Selain itu, ibu-ibu pasca persalinan juga diajarkan hal-hal seperti menyusui dan peran lain sebagai ibu. 

Seperti yang digambarkan di Serenity Postpartum Center, lingkungan postpartum center terlihat sangat nyaman seperti surga. Dilengkapi dengan berbagai fasilitas, tim medis, perawat, dan lainnya yang mendukung pelayanan dan kenyamanan para ibu. 

Hehe, biasa kan kita setelah lahiran, pulang ke rumah, dibantu orang tua atau ART. Mungkin ada jadwal kunjungan dari perawat sih. Tapi, kalau di drama ini, kayak kita transit dulu dapat pembekalan dari para profesional di Postpartum Center.

Gak melulu drama, ada juga komedi yang bikin ngakak

Kalau isi ceritanya tentang ibu-ibu apalagi urusan sama anak dan keluarga, kadang banyak yang bikin baper ya. Tapi di Birthcare Center, hal-hal yang baper juga diimbangi dengan beberapa adegan yang mengandung unsur komedi.

Kadang, ada sih penggambaran yang terasa lebay. Tapi, hal yang seperti ini menurutku yang bikin lucu. Contohnya seperti saat Oh Hyun-Jin dan Jo Eun-Jung saling menyerang untuk memikat seorang baby sitter. Adegan mereka adu mulut, disisipi oleh adegan mereka berkelahi dengan busana ala pendekar jaman dulu.

Mengandung banyak fakta dan pesan untuk para ibu maupun ayah

Namanya juga drama yang bisa dibilang mengangkat tentang kehidupan atau slice of life. Ada banyak pesan penting yang disampaikan melalui drama ini. 
Ada  beberapa fakta dan pesan yang melekat banget untukku, seperti proses menjadi orang tua itu adalah sebuah pembelajaran, pentingnya makanan yang bergizi untuk ibu karena berpengaruh pada ASI untuk anak, perlunya ibu menyadari proses perawatan tubuh kembali setelah melahirkan, dan sebagainya.

Pesan di Drama Korea Birthcare Center

Detail dan Informasi Lain dari Drama Korea Birthcare Center

Poster Drama Korea Birthcare Center
  • Judul drama : Birthcare Center (English), Postnatal Care Center, sanhujoliwon , Postpartum Care Center , Sanhoojoriwon (산후조리원) , Postnatal Care Center , sanhujoriwon , 
  • Sutradara : Park Soo-Won
  • Penulis : Kim Ji-Soo
  • Ditayangkan di : tvN
  • Jumlah Episode : 8
  • Waktu tayang : November 2 – November 24, 2020

Drama Korea Birthcare Center ini baru aja selesai tayang minggu lalu. Untuk menontonnya, bisa melalui aplikasi streaming Viu maupun iQiyi. Cuma 8 episode dengan durasi waktu 1 jam kok. Menurutku sih, ini salah satu drama terbaik di tahun 2020, khususnya dengan tema keluarga dan kehidupan. 

Trailer Drama Korea Birthcare Center

Itu dia review drama Korea Birthcare Center. Semoga jadi ada yang tertarik juga untuk menonton. Selamat menonton ya 🙂 

Related Posts

25 thoughts on “Review Drama Korea Birthcare Center – Menyiapkan Diri Menjadi Ibu

  1. Wow memang drakor ya, segala tema ada…dan itu biasanya keseharian banget, jempolan. Seperti Birthcare Center. Jalan cerita yang ibuk-ibuk banget dengan segala problematika terutama masalah yang timbul setelah melahirkan dan kaitannya.
    dari drama ini kita juga jadi tahu di negara maju ada Postpartum Center begini. Kubayangin bakalan lebih rendah masalah baby blues pada ibu pasti …Karena ada pembekalan dari ahli juga tempatnya nyaman buat pemulihan pasca melahirkan

  2. Haha, aku mulai halu nih. Andaikata ada birthcare center ini pastinya bisa sebagai healing solution ya jadi ibu yang baru melahirkan bisa terhindar dari baby blues. Jadi pengen nonton nih drakor. Oya, di Indonesia ada nggak ya birthcar center? Seandainya ada..wah, keren tu.

  3. Di realitas kehidupan sebenarnya ada gak ya birth care center seperti ini
    Seru dan sekaligus membanti banget nih klo ada yg seintens ini mensupoorr lara calon ibu dan ibu baru…
    Menjadi ibu baru merupakan pengalaman paling amazing gak sih buat semua perempuan

    Klo ada support system kayak gini enakeun yaa…
    Dna harusnya sih affordable gt buat semua ibu di semua level hehe

  4. Aku mba ngerass kocak neh drama. Baru zelesai episode 1 tapi udah ketawa ketawa. Hahaa. Salut ama suaminya. Kocak dan care banget dan lebaay hahahah

  5. Menarik nih ceritanya. Sepertinya hampir semua ibu di dunia merasakan hal yang sama dengan problemnya masing-masing ya. Ah, jadi pengin nonton nih. Pasti seru banget..

  6. Itulah keunggulan drakor, semua sisi kehidupan dijadikan drama. Btw, saya suka nih drama yang ada komedinya jadi tidak melulu nangis. Jadi pensaran deh sama drama Birthcare Center ini.

  7. Drama Korea tuh selalu ada aja ya ide ceritanya. Birthcare center tentunya unik banget, nih, mengangkat tema ibu-ibu yang baru melahirkan. Terbayang olehku, bagaimana Lee Roo-Da dihujat sama ibu-ibu lainnya karena dia nggak mau ngasih ASI. Hahaha. Jadi penasaran, iiih. Sebentar lagi drama Startup kelar, mungkin aku akan pindah ke drama ini. Makasih reviewnya, Mak.

  8. Aku kira mom war soal asi vs sufor, normal vs sesar, itu cuma di Indonesia aja. Huehehe. Ini drama nya udah beres ya? Asik nanti nonton ah mumpung masih cuti lahiran. Hehehe.

  9. Aku enggak nonton drakor ini mbk, tema melahirkan udah mikin mules hehe… tapi, penasaran sih heboh beberapa teman. Jadi, apakah kelak nonton birthcare center, lihat aja ke depan hihi…. sukses bikin penasaran review-nya.

  10. Akutuh kemari pengen nonton ini mba. Ealah nasih, kok gak ada ni netflix. Heu heu.

    Mau instal tele lg ah spy bs nonton. So far msh nonton start up. Kalo keracunan ini gawat bakal begadang jg. Wkwk

  11. Sekarang lagi nonton drakor Start Up nih saya, setelah lama gak bisa move on dari Crash Landing On You. Tumben dengar drakor Birthcare Center. Nanti deh kalau pas lowong, coba mulai nonton. Tunggu kelar si Start Up ini hahhahah

  12. Baru ngeh loh ada ide cerita tentang birth care center gini. Biasanya kalau di kita kan habis melahirkan ya udah pulang kaaan.. Kebayang ya berbagai macam ibu habis melahirkan kumpul di sana dan saling berinteraksi dengan aneka problema yang mereka sandang. Pas banget dengan kehidupan nyata dari para ibu yang seneng banget membandingkan dirinya dengan orang lain.

  13. Waah dari review drama ini baru tau kalau di Korea juga ada banyak pro kontra. Normal vs cesar, formula vs ASI, kerja vs gak kerja. Kirain ibu -ibu di Indonesia aja yg gini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *