4 Oleh Oleh Khas Bali Anti Ribet Anti Remuk

Sering banget gak sih kejadian kalau kita liburan ditagih oleh-oleh sama teman atau keluarga. Apalagi kalau mereka tahu kita liburan ke mana. Langsung deh, ya nitip ini itulah, harus di sini belinya lah, macem-macem. Ya, kalau kita orangnya cuek sih bisa aja gak bawain oleh-oleh. Tapi kan, ga enak ya ditagihin trus berujung dibilang pelit.

Ada banyak alasan sih kenapa orang gak mau bawa oleh-oleh. Bisa jadi, emang males belinya. Ada juga yang ngerasa repot urusan pengemasannya, takut rusaklah. Atau emang bawaan kita udah banyak jadi males nambah-nambah lagi.

Buat temen-temen yang punya rencana ke Bali dan khawatir bakal ditagih oleh-oleh. Aku coba kasih saran beberapa oleh-oleh khas Bali yang bisa dibawa, mudah dikemas, dan anti remuk. Oleh-oleh ini cukup istimewa loh.

  1. Kopi Bubuk

Biji kopi yang ditanam di Bali memiliki keistimewaan tersendiri. Ciri khas seperti aroma dan juga rasa yang dimiliki kopi Bali juga berbeda. Jika kamu ingin membawa oleh oleh khas Bali yang praktis, hampir semua orang suka dan pastinya gampang dibawa maka kopi bubuklah jawabannya. Ada beberapa pilihan merek dan tempat membelinya, masing-masing punya keunikan tersendiri. Tinggal disesuaikan dengan mana yang paling mudah kamu jangkau untuk lokasi pembeliannya.

Black Eye Coffee

Black Eye Coffee : https://www.instagram.com/bima_suparta/

Black Eye Coffee yang berasal dari Bedugul ini bisa menjadi pilihan oleh-oleh. Bedugul terkenal dengan udara dingin serta pemandangannya yang menawan. Bayangkan menikmati secangkir kopi yang hangat di tengah hawa pegunungan yang sejuk plus hamparan pepohonan hijau di sekitar? Bawalah pengalaman ini dalam sebungkus kopi bubuk yang diproduksi oleh Black Eye Coffee. Variannya ada banyak dan juga toko penjualannya juga ada di mana-mana. Salah satu toko besarnya ada di Jl. Sunset Road No.168, Kuta, Kabupaten Badung, Bali .

Revolver Espresso

Revolve Espresso – https://www.instagram.com/revolverespresso/

Jika kamu mengikuti akun Instagram Influencer seperti Eat and Treats (@eatandtreats) dan Anastasia Siantar (@anazsiantar) maka Revolver Espresso bukanlah ‘hal baru’ bagimu. Kafe kecil ini konon menjual espresso paling enak di Bali. Kamu bisa mampir ke kafenya yang berada di Jalan Kayu Aya, Seminyak dan Jalan Petitenget, Kerobokan Bali untuk mencicipinya sendiri. Jangan lupa beli dalam versi bubuk untuk dijadikan oleh-oleh. Kemasannya elegan dan khas, pasti senang deh yang dibawakan.

Bhineka Djaja

Bhineka Djaja – https://www.instagram.com/ariskurniawan_80/

Penggemar kopi sejati nggak bakalan melewatkan Bhineka Djaja sebagai salah satu destinasinya saat liburan ke Bali. Coba sendiri kopi bubuk andalannya seperti varian Arabica yang bikin kamu nggak bisa move on dari kedai kecil di Jl. Gajah Mada No.80, Dauh Puri Kaja, Denpasar Utara, Kota Denpasar ini. Bawakan beberapa bungkus untuk oleh oleh khas Bali andalan, dijamin nggak menyesal! Kemasannya juga kuat dan ringkas jadi anti rusak deh.

  1. Cokelat

Bicara tentang cokelat, lupakan dulu merek yang kerap kamu beli sebelumnya. Bali punya beberapa merek camilan favorit perempuan ini yang diproduksi dari biji kakao asli Bali. Meski kelihatannya ribet membawa makanan manis satu ini tapi ada triknya kok. Pilih yang kemasannya kaleng atau bawa saja bubuk minuman atau permen cokelat. Di mana belinya?

Pod Chocolate

Pod Chocolate – https://www.instagram.com/podchocolate/

Merek satu ini sudah begitu terkenal sampai-sampai kini sudah dijual di beberapa minimarket yang ada di Bali. Memang rasanya lezat dan juga kini ada kafenya lho! Alamatnya ada di Jl. Tukad Ayung, Carangsari, Petang, Kabupaten Badung, Bali . Kamu bisa berbelanja aneka varian cokelatnya yang beda dengan merek lain seperti salted peanut, honeycomb dan cranberry. Kalau ingin beli yang isinya nggak gampang hancur, bisa beli selai dan roasted almondnya yang best seller itu.

Ubud Raw

Ubud Raw – https://www.instagram.com/ubudraw/

Apakah kamu dan #girlsquad mu sedang menjalankan pola hidup sehat dan diet? Wah Ubud Raw jadi pilihan oleh oleh khas Bali yang cocok nih! Dibuat dari biji kakao terbaik dan dicampur dengan bahan-bahan lain yang juga bermanfaat baik bagi tubuh seperti goji berry dan aneka kacang-kacangan. Kemasannya juga dari botol kaca yang bisa dipakai kembali, selain enak juga ramah lingkungan. Temukan tokonya di Jl. Raya Sayan 74 & Jl. Goutama 8 Ubud.

Krakakoa Bali

Krakakoa Bali – https://www.instagram.com/krakakoa/

Merek cokelat satu ini nggak usah diragukan lagi, karena kualitasnya juara baik di rasa dan juga kemasannya variatif mulai dari kaleng hingga pouch bag. Kreasi produknya juga bermacam-macam jadi daripada khawatir membawa cokelat batangan bisa beli cacao nibs dan cokelat bubuk. Tokonya juga bagus dan instagram-able, bisa sekalian foto-foto nih. Langsung aja mampir ke Krakakoa yang beralamat di Jl. Raya Seminyak No.57, Seminyak, Kuta, Kabupaten Badung, Bali.

  1. Sambal Kemasan

Sambal matah sedang hits di mana-mana lho! Kok bisa gitu ya? Ternyata rasanya memang unik, karena nggak diuleg atau dihaluskan. Sensasi mengunyah bahan-bahan kuliner khas yang disiram dengan minyak ini bikin ketagihan. Sudah tahu asalnya darimana? Yup, oleh oleh khas Bali punya! Sekarang sudah tersedia beberapa versi kemasannya lho, jangan lupa juga coba varian sambal lain yang nggak kalah enak:

Rasa Lokal

Rasa Lokal – https://www.instagram.com/rasalokalindonesia/

Oleh oleh khas Bali satu ini sebenarnya adalah keripik yang kemudian dicocol dengan sambal matah. Tapi semakin seru kan karena pengalaman baru ngemil keripik pakai sambal. Sekarang sudah ada tokonya yaitu di Jl. Dewi Sri No.100b, Legian, Kuta, Kabupaten Badung, Bali. Borong yang banyak ya! Minta dikemas yang rapi oleh penjaga tokonya dan tinggal tenteng saja untuk dibawa pulang.

Sambal Bu Susan

Sambal Bu Susan – https://www.instagram.com/sambelbususan/

Orang Indonesia biasanya suka makan pakai sambal dan kerupuk, apalagi kalau pedas dan bikin huh hah wah pasti sampai nambah-nambah deh. Jika keluarga dan teman-temanmu adalah sahabat pecinta pedas maka Sambal Bu Susan wajib masuk ke dalam daftar oleh oleh khas Bali yang mau dibeli. Pedasnya nggak main-main tapi bikin ketagihan. Silakan memborong kuliner ini di Jl Pidada IX, Ubung, Denpasar Utara, Ubung, Denpasar Utara, Kota Denpasar.

Sambal Bu Emma

Sambal Bu Emma – https://www.instagram.com/sambal.bu.emma/

Beda dengan Bu Susan yang sambalnya bikin kamu mengelap keringat berkali-kali, racikan Bu Emma lebih ‘bersahabat’ dan variannya juga banyak. Ada sambal uleg, abon ikan dan ayam betutu dengan kemasan botol yang kokoh. Setelah mencicipi gurih dan sedapnya ayam betutu, membawa sambalnya sebagai oleh oleh rasanya cukup ‘adi’ bagi mereka yang mendengar ceritamu. Daripada cuma kebayang-bayang aja kan?

  1. Baju Bali

Siapa yang nggak jatuh cinta dengan baju berbahan rayon dengan motif bunga-bunga khas dan dijahit dengan model yang bisa dipakai sehari-hari ini? Baju Bali cocok untuk jalan-jalan ataupun bersantai di rumah, pilihan modelnya pun banyak. Apalagi warna-warninya menarik, teman-teman pasti senang dibawakan oleh oleh khas Bali satu ini. Ada banyak toko yang menjualnya, beberapa di antaranya adalah: Jl. Krisna Pusat Oleh Oleh (Sunset Road No.88, Kuta, Kabupaten Badung, Bali), Agung Bali Oleh Oleh (Jl. Sunset Road No.18XX, Kuta, Kabupaten Badung, Bali) dan Hawaii Oleh Oleh (Jalan By Pass Ngurah Rai No.28-28, Kuta, Kabupaten Badung, Bali).

Baju Bali – https://www.instagram.com/tropicakhasbali/

Bagaimana, kini bawa oleh oleh khas Bali semakin mudah kan? Aman tanpa khawatir rusak di perjalanan dan yang terpenting semua suka. Selamat berbelanja! Borong yang banyak ya.

 

Sumber : qupas.id

 

Haiiiii, terima kasih ya telah berkunjung....Aku senang sekali kalau teman-teman mau meninggalkan jejak berupa komentar :)

  1. Setujuuuu. Aku kalo ke Bali oleh-olehnya beli daster aja Mba sama kopi bubuk. Bukan penikmat kopi sih, tapi kata temen-temen, kopi yang aku bawa, enak. 😀 ga takut hancur dan ga ribet. Bikin koper wangi juga

  2. Kopi dan cokelat seduhnya nih yang mantap. Kalau cokelat biasanya selalu saya beli untuk adek2 sepupu. Kalau oleh2 saya memang cuma mikirin adek2 saya aja, karena memang duit terbatas, jadi nggak mungkin bisa beli oleh2 banyak, disamping bakalan repot bawanya. Diteriakin pelit mah udah biasa dan mending dikatain pelit aja sih, duit saya jadi nggak berkurang, haha…