The Alana Hotel Yogyakarta yang Menentramkan Hati

Beberapa waktu lalu, aku mendapatkan undangan untuk mengikuti acara Temu Bunda SGM Eksplor 2018. Setelah dikabari panitia terkait jadwal, aku mendapat info dari teman-teman lainnya yang sama-sama bergabung di grup whatsapp unofficialnya bahwa para undangan yang menjadi Mombassador akan menginap di Alana Hotel.

 

Langsung dong, kepo banget sebelum berangkat dan wow, bintang 4!

 

Sebelumnya aku yakin untuk undangan seperti ini, panitia pasti gak akan main-main, mengingat di acara Mombassador batch sebelumnya pun, fasilitasnya oke punya. Kok tau? Ya baca di blog mombassador yang lain dong. Hehehe. Maka dari itu, aku selo-selo aja urusan penginapan. Gak terlalu penasaran bakal nginep di mana. Cuma begitu dapat info, teteup yeuh, kepo to the max!

Maafkan kenorakanku, jarang-jarang dapat undangan berkah blogger, baru dari Tim Komunikasi Presiden aja di bulan Desember 2017 dan Februari 2018, itupun gak bisa menginap karena kebetulan di Jakarta bisa PP (ninggal anak kelamaan itu berat, Dilan). Lalu sama dari SGM Eksplor ini di bulan Maret. Hayo, siapa mau ngundang lagi, yang lamaan dan jauhan ya hehehe *senyum lebar tiga jari*

***

Hujan deras yang mengguyur kota Yogyakarta mengiringi kami menuju Hotel Alana Yogyakarta. Sebuah patokan yang jelas di mana Hotel Alana berada adalah Monumen Yogya Kembali (Monjali) dengan taman lampionnya di malam hari. Dari simpang Monjali ke Hotel Alana jaraknya sekitar 2 km atau sekitar 10 menit.

Sebuah bangunan tinggi dan megah bertuliskan M.I.C.C (yang ternyata Mataram International Convention Center) mulai tampak saat bis memasuki komplek tersebut. Rupanya, The Alana Yogyakarta berada di komplek Mataram City, Yogyakarta. Selain hotel, ada pula apartemen, citywalk, serta convention center bertaraf internasional di komplek ini. Wah, berasa mewahnya.

The Alana masuk dalam jaringan Archipelago Internasional, grup yang sama dengan hotel Aston dan Fave. The Alana Yogyakarta merupakan hotel Alana kedua di Indonesia setelah Alana Surabaya beroperasi di tahun 2013. Dua tahun kemudian, giliran Alana Yogyakarta yang resmi beroperasi dengan konsep convention center.

New photo by Faridilla Ainun (fainun) / Google Photos

New photo by Faridilla Ainun (fainun) / Google Photos

Jujur saja aku sempat bingung, ini resepsionisnya sebelah mana sih. Karena rombongan bis kami diturunkan dan masuk melalui citywalk. Saat itu area citywalk dipersiapkan untuk acara welcome dinner bagi Mombassador. Ternyata, kami harus menggunakan elevator dulu untuk ke lobby. Namanya rombongan di bis banyak orang sementara elevator yang ke lobby (saat itu) hanya diarahkan ke 1 saja, kami pun mengantri. Terus aku juga mulai disorientasi arah saat keluar, ini hotel menghadap kemana sih. Norak ya?

 

Welcome Drink

Para rombongan berkaos merah mulai ramai di lobby dan bertumpuk saling bertanya nomor kamar yang akan ditempatinya. Oh iya, sepertinya karena kami rombongan, pihak Alana Hotel sudah menyediakan resepsionis khusus untuk kami. Sambil menunggu giliran, aku pun mengambil segelas minuman, welcome drink harates. Sebuah sari apel dingin dengan rasa manis asam segar. Ah, bikin mata melek lagi.

 

Elevator / Lift

Ternyata aku mendapat kamar nomor 702. Aku bergegas mencari lift. Untuk sistem keamanan sendiri, Alana Hotel bisa dibilang menjaga sekali. Setiap kartu (yang berfungsi sebagai kunci kamar) harus dimasukkan terlebih dahulu ke mesin pembaca. Beberapa ada yang menggunakan sistem tempel, tapi di lift Alana agak tricky, kartu akses harus dimasukkan dan langsung dikeluarkan lagi dengan cepat di mesin agar secara otomatis lift bergerak ke lantai kamar kita. Duh lupa ga foto, hahaha. Agak tricky-nya karena beberapa kali aku terlalu lama memasukkan kartu ke dalam mesin akses tersebut dan jadinya gak kebaca itu kartu. Kudu cepet gitu sret-sret. *Halah* Secara jumlah sih, memadai ada 3 lift. Rasanya cukup untuk jumlah kamar 200-an yang ada di hotel ini.

 

Room

Kami mendapatkan kamar dengan tipe deluxe. Jadi, rombongan kami tersebar mulai lantai 2-15, lantainya kamar deluxe dengan total kamar tipe ini sebanyak 219 kamar. Untuk tipe kamar executive berada di lantai 16-18.

Beneran sore itu, aku disorientasi arah banget, harusnya belok kiri malah belok kanan nyari kamar. Padahal petunjuk udah jelas tapi rasanya sore itu aku nge-blank. Begitu memasuki ruangan, wah udah ada orang sebagai teman sekamarku. Hai hai siapa dia?

Kesan pertama yang kurasakan ketika memasuki kamar Deluxe The Alana adalah ‘Wah luasnya lumayan‘. Jadi keinget sama Hotel Aston Balikpapan yang tipe superiornya aja luas banget. Karena 1 kamar berbagi untuk 2 orang, pihak panitia memilihkan bed dengan tipe twin. Luas ruangan sekitar 32sqm pun masih terasa lega buat bongkar-bongkar koper. Kalaupun mau nambah extrabed, rasanya juga masih muat.

New photo by Faridilla Ainun (fainun) / Google Photos

New photo by Faridilla Ainun (fainun) / Google Photos

Untuk kenyamanan, aku merasa hotel ini agak sedikit jauh dari ramainya kota (Malioboro) sehingga tidak terlalu berisik dari luar. Ruangan pun cukup kedap suara sehingga kalau kamar tetangga berisik gak kedengeran. Kasurnya empuk, jangan ditanya merek apa karena aku ga ngintip. Yang jelas di pagi hari sekitar jam 5, entah request dari panitia atau memang sudah aturannya, semacam ada wake up call. Hihihi, seneng sih, suka kebangun trus molor lagi soalnya kalau di hotel saking udah nempel di kasur. Kalau ada telepon berdering gitu kan mau ga mau bakal bangun.

Sementara itu, tentu saja aku sudah lirik-lirik ke pojokan. Ada sofa rupanya, bisa untuk tiduran juga. Selain itu ada juga kulkas dengan isi berbagai minuman manis yang ternyata free. Selain itu ada juga piatos dan pop-mie mini. Urusan minibar gratis memang tak ada lawan, pasti bikin perutku senang. Poin plus lagi buat The Alana.

New photo by Faridilla Ainun (fainun) / Google Photos

New photo by Faridilla Ainun (fainun) / Google Photos

Oh iya, suasana kamar ini terasa modern dengan tetap ada sentuhan yang entah bagaimana mengeluarkan sensasi nuansa Jawa yang agung. Fasilitas lain yang terdapat di kamar ini adalah TV LCD 42 inch, telepon, fasilitas teh & kopi serta pemanas air, dan safety deposit box. Lengkap ya. Tak lupa, 2 botol air mineral juga disediakan.

Oh iya, pemanas air-nya (untuk membuat teh dan kopi) juga agak tricky, jadi semacam tombol on/off di ketel tersebut harus dipencet terus untuk memanaskan airnya. Beberapa teman mengira water heater ini tidak berfungsi walau sudah dicolok dan merasa sudah menekan tombol on. Pas aku coba, ternyata abis ditekan tombolnya balik off, alias harus ditahan supaya nyala.

New photo by Faridilla Ainun (fainun) / Google Photos

 

Bath Room

Aku pun berkeliling mulai kamar mandi dan mendapatkan kesan kamar mandi yang luas juga. Gak ada bathtub gak masalah sih, lah wong mandi ya mandi aja, lagian pergi ga sama pasangan. Lha emang kalau sama pasangan kenapa? Hahaha.

New photo by Faridilla Ainun (fainun) / Google Photos

New photo by Faridilla Ainun (fainun) / Google Photos

New photo by Faridilla Ainun (fainun) / Google Photos

Jadi kamar mandinya dilengkapi dengan shower. Handukpun lengkap diberi 2 buah. Bath amenities pun cukup lengkap ada shower gel, shampoo, 2 sikat gigi, alat cukur, sisir, soap, dan hairdryer. Duh, bahagianya kalau nemu hair dryer di hotel, bikin jadi pengen keramas air hangat terus.

Namun, entah aku yang kurang cakap mengoperasikannya, rasanya sih emang normal aja nariknya lurus gitu, ga ada condong kanan ke kiri keran untuk showernya, tapi airnya perasaan hangat terus deh. Lumayan, bikin pegel-pegel ilang sih tapi walau kaget di awal.

 

Restaurant

Di malam pertama, aku sempat mencicip beberapa makanan saat acara welcome dinner. Saking laparnya, aku gak sempat moto makanan saat welcome dinner, tapi semua enak. Ya memang kamusku cuma ada enak dan enak banget sih. Pelayanannya pun sigap.

Sekitar jam 6 pagi aku menuju Andrawina Restaurant yang berada di lantai lobby. Sarapan dimulai pukul 6 pagi. Sekilas terlihat area restaurant ini kecil, namun ternyata cukup besar juga restaurant ini. Apalagi, kita juga bisa menyantap makanan di area luar.

New photo by Faridilla Ainun (fainun) / Google Photos

New photo by Faridilla Ainun (fainun) / Google Photos

New photo by Faridilla Ainun (fainun) / Google Photos

New photo by Faridilla Ainun (fainun) / Google Photos

New photo by Faridilla Ainun (fainun) / Google Photos

Secara umum, terdapat menu Asia dan Western. Varian salad sangat lengkap menurutku. Sereal pun ada. Berbagai macam minuman mulai susu, mineral water, air kelapa, aneka sari buah, infused water, teh, kopi, hingga wedang jahe pun ada. Satu pojokan lain yang aku suka adalah pojok nasi kuning lengkap dengan pilihan aneka lauk dan sayur, ditambah ada gendongan jamunya pula. Pas banget kangen sama nasi kuning dan pengen jamu biar rapet wangi singset selalu. Ahsyik.

Beberapa acara juga dilakukan di hotel, tepatnya menggunakan area meeting room. Untuk makanannya, baik saat coffe break maupun gala dinner, lagi-lagi terasa menggoyang lidah dan membuatku ingin menambah lagi dan lagi. Tapi aku sadar diri, tak ingin angka di timbangan melesat terus atau jarum bergerak ke kanan selalu.

Fasilitas lainnya

Fasilitas lain di The Alana cukup lengkap, meeting room bisa menampung 200 orang lebih dan bisa juga diubah menjadi 2 ruangan kecil. Sementara itu ruangan ball room untuk  gala dinner pun terasa luas dan megah. Cocok kalau mau bikin acara di sini. Oh iya, kalau ga salah setelah acara kami, ada Tulus juga di acara BPD Yogyakarta.

New photo by Faridilla Ainun (fainun) / Google Photos

New photo by Faridilla Ainun (fainun) / Google Photos

New photo by Faridilla Ainun (fainun) / Google Photos

Hotel yang ramah anak juga bisa diberikan ke The Alana mengingat ada sebuah spot terbuka yang menjadi playground untuk anak. Untuk fasilitas olahraga seperti kolam renang dan gym juga ada. Gak sempat berenang karena jadwal padat. Kalau mau bersantai, bisa juga menikmati fasilitas spa atau ngemil cantik di pizza bar.

The Alana punya spot-spot menarik untuk berfoto. Entah itu berupa latar ukiran di dinding, patung-patung, background dengan gambar wisata Yogyakarta, atau memang spot yang dibuat khusus untuk berfoto cantik. Pokoknya puas deh kalau mau foto-foto. Cuma aku emang lagi malu aja sih foto-foto. Hehehe.

Menurutku, The Alana Hotel merupakan hotel dengan paket yang lengkap baik untuk liburan bersama keluarga maupun untuk urusan bisnis. Suasananya nyaman khas Yogyakarta dan begitu menentramkan hati.

New photo by Faridilla Ainun (fainun) / Google Photos

Untuk info lebih lengkap tentang The Alana Hotel bisa di cek melalui
Website : The Alana Yogyakarta
Telepon : +62274- 888800
Alamat : Jalan Palagan Tentara Pelajar KM 7 Sleman Yogyakarta 55581, Indonesia
Email : yogyakartainfo@alanahotels.com
Google Maps :

You may also like

2 Comments

Haiiiii, terima kasih ya telah berkunjung....Aku senang sekali kalau teman-teman mau meninggalkan jejak berupa komentar :)