Terima kasih Garuda

Perhelatan piala AFF baru saja berakhir dengan hasil Malaysia membawa trofi kejayaan se-ASEAN tersebut. Kita memang kalah kawan, tapi banyak pelajaran yang dapat kita ambil dari kurang lebih 4 minggu acara ini berlangsung.

1. Adanya Reformasi di Tim Garuda

Reformasi tim Garuda oleh pelatih Alfred Riedl dengan naturalisasi pemain seperti Irfan Bachdim dan Gonzales, serta pemanggilan pemain baru memberi semangat baru bagi TimNas Indonesia ini. Skuad didominasi pemain berusia 20 tahunan dan diberikan kesempatan untuk menjajal kelas internasional. Mental TimNas sudah lebih baik ketika bertanding, pola menjadi menyerang, semua bersemangat bersatu padu untuk menciptakan gol, keharmonisan satu dan lainnya, disiplin tinggi. Ya, Riedl membantu membuat Indonesia kini bermental juara. Bambang Pamungkas tidak dipasang jadi starter namun dari situlah kita dapat melihat kedewasaan seorang pemain senior yang turut serta membantu memberi semangat dan mental juang tinggi. Terima kasih Tim Garuda, kalian memberi kami semangat untuk berjuang dan mereformasi diri untuk kejayaan Indonesia.

2. Tingginya Euforia Bangsa Indonesia

Selama kejuaraan ini berlangsung, kita dapat melihat, begitu besar minat bangsa kita untuk mendukung para atlet bertanding. Tak hanya kejuaraan ini sebenarnya, Thomas&Uber Cup juga dapat menjadi saksi tingginya euforia bangsa Indonesia untuk mendukung kepak sayap Garuda untuk membawa nama harum Indonesia dan dikumandangkannya Indonesia Raya di kancah internasional. Ini dapat menjadi refleksi bagi KONI untuk semakin rajin dalam mencari dan membina atlet-atlet untuk berjuang. Ini menjadi pelajaran bahwa budget dapat lebih disalurkan untuk pembinaan di sektor olahraga untuk mengangkat nama Indonesia di mata dunia. Ini menjadi pelajaran bagi pertelevisian Indonesia untuk lebih berandil dalam menyiarkan dan menginformasikan kegiatan-kegiatan yang dapat membuat para masyarakat Indonesia berdegup jantungnya melihat jagoannya bertanding dan bergemuruh dadanya ketika mendengar Indonesia Raya dikumandangkan. Terima kasih Tim Garuda, kalian telah memberi semangat Nasionalisme kami memuncak kembali dan kebanggaan kami dapat menjadi bagian dari Bangsa Indonesia yang memiliki rasa kebersamaan yang tinggi.

3.  Kepemilikan Mental Juara

Keberhasilan TimNas melaju ke final disertai adanya euforia yang berlebihan dari para politisi. Iming-iming bonus dan sebagainya. Ya, adanya interferensi dalam dunia sepak bola membuat adanya penurunan nilai kedisiplinan yang telah dibangun susah payah. Menggenggam kemenangan mungkin mengantar kita menjadi diatas angin. Kekalahan menimbulkan kecewaan. Tapi Garuda, saya mengerti bahwa sebenarnya kalian telah memiliki mental juang dan juara yang tinggi. Optimisme kalian menunjukkan adanya semangat tinggi dalam dada diri kalian. Kekecewaan yang ada menjadi pacuan semangat bagi kalian untuk lebih baik lagi. Kedisiplinan kalian menjadi contoh pentingnya nilai tersebut dalam kehidupan bangsa Indonesia kini. Kerendahan hati kalian, menjadi petunjuk bahwa nilai tersebut harus kita miliki untuk menggapai kesuksesan. Terima kasih Garuda telah mengajarkan kami untuk memiliki mental juara seperti kalian, agar kami nantinya dapat berjalan tegak dan berkata “ Kami Indonesia. Kami Sang Juara”

Terima Kasih Garuda…..

Terima kasih Riedl untuk strategi dan arahan bermain menyerang…..

Lihatlah kawan, dari zaman penjajahan kita telah memiliki nilai juang untuk menyerang bukan?

Terima kasih Riedl telah mengingatkan kami atas nilai tersebut

Terima kasih Garuda Indonesia

Gocekan, Tendangan, Sundulan, Gol yang telah diperlihatkan

Semangatmu Firman, Bepe, Gonzales, Irfan, Bustomi, Ridwan, Nasuha, Maman, Yongki, Octo, Zulkifli, dan seluruh punggawa Garuda memberikan kebahagiaan untuk kami bangsa Indonesia tentang Nasionalisme dan memberi karya terbaik bagi Bangsa dan Negara.

Terimakasih TimNas Indonesia

Kepakkan sayap Garuda

Terimakasih untuk Kado Indah di Penghujung tahun 2010 yang membangkitkan gairah kami untuk merefleksi diri dan ikut bergabung memberi nama harum Indonesia di mata dunia,

 

Written by

Silahkan meninggalkan komentar :)