6 Area Outdoor di Palembang Untuk Rekreasi Bersama Anak

Kadang suka iri sama kota-kota yang banyak fasilitas umum yang ramah anak. Apalagi kalau pas lihat tv show Korea yang judulnya “The Return of Superman”. Seneng banget rasanya aku ngeliat tempat umum yang banyak permainan, trotoar yang ramah buat pejalan kaki, taman yang luas biasa buat piknik, taman bermain yang ada air mancurnya, dan banyak lagi. Ya walaupun aku juga ga tau sebenarnya taman yang banyak permainan itu di area apartemen apakah terbuka untuk umum atau gimana.

Awalnya sih, sempet mikir, duh, di Palembang ga ada ya tempat kayak gitu kayaknya. Akhirnya berujung, kalo main ke mall lagi, dan ke mall lagi. Komplek tempat tinggalku juga sebenarnya kurang akrab antar tetangga dan arena untuk bermain itu kurang sih. Paling, kalau lagi main ke komplek kantor, yang di dekat masjid ada tamannya. Lumayan lah, bisa latihan jalan si anak. Trus aku sadar, sebenarnya ya, kebetulan aja rumahku jauh.

Jadi, sebenarnya di Palembang itu ada juga kok taman-taman kota dan area yang bukan taman tapi bisa jadi tempat bermain untuk anak. Berikut 6 area outdoor di Palembang yang cocok untuk menjadi tempat rekreasi bersama anak :

  1. Kambang Iwak Family Park (KIF Park)
    Namanya saja Family Park , alias taman keluarga. Ini adalah salah satu taman yang juga menjadi obyek wisata karena ada danau (buatan kayaknya) yang disekitarnya ada pepohonan rimbun. Area KIF Park, cukup sering jadi tempat rekreasi keluarga. Di area danau ada air mancurnya.
    Untitled
    KIF Park paling ramai di hari Minggu pagi, karena area yang berada di sekitar kediaman Walikota Palembang ini menjadi area car free day jadi banyak yang datang untuk olah raga, juga untuk jajan dan belanja karena banyak yang buka lapak, seperti pasar kaget gitu. Di hari lainnya, tidak terlalu banyak yang buka lapak dan pengunjung tetap ada karena ada yang berolahraga (di KIF Park ada Jogging Track), ada yang kumpul-kumpul (ada semacam gazebo gitu buat duduk-duduk), dan aneka kegiatan lainnya.
    Untitled
    KIF Park lumayan sejuk dengan adanya pepohonan yang rindang. Adanya jogging track bisa jadi tempat melatih anak berolahraga, atau paling tidak latihan jalan. Adanya jajanan di sekitar serta café dan restoran di sekeliling KI Park juga bisa jadi alternatif urusan menyelamatkan perut yang lapar. Oh iya, taman ini gratis alias bebas biaya masuk. Area parkir ada, tapi tidak secara khusus, ya disekitar taman itulah.Lokasi jelas bisa di :
  2. Taman Publik POM IX
    Taman gratis lain di kota Palembang ada di Jalan POM IX. Jadi ada 2 taman yang berada di jalan ini dan bersebrangan. Terdapat lapangan basket untuk berolahraga di salah satu taman, di taman lainnya terdapat permainan untuk anak. Selain itu ada tugu duplikat Piala Adipura, ada area untuk berjalan kaki, ada permainan seperti ayunan, ada gazebo untuk duduk-duduk, dll.Taman ini berada di lokasi yang cukup strategis, dekat dengan Mall, Rumah Sakit, Hotel, Perumahan, dan Perkantoran.Untitled
    Sayangnya, taman ini terpecah-pecah, maksudnya tidak jadi kesatuan karena dipisahkan oleh jalan raya. Jadi ya, kalau janjian di taman harus jelas taman sebelah mana. Oh ya, area parkir tidak khusus, tapi bisa parkir di dekat taman.

    Untitled

    Adanya tanaman seperti bunga-bunga bisa buat belajar anak sembari keliling taman, adanya permainan anak seperti perosotan dan ayunan juga bisa bikin anak beraktivitas dan bersosialisasi dengan teman baru. Lapar? Ada jajanan di sekitar taman, mulai dari pempek panggang, cendol, es oyen, dll.

  3. Jakabaring Sport City
    Daerah ini paling jauh jangkauannya kalau dari rumahku. Sebenarnya ini pusat olahraga Palembang, jadi setiap ada event olah raga, seperti Sea Games 2011 dan Asian Games 2018 nanti, akan dilakukan di sini.Jakabaring terdiri dari beberapa venue untuk banyak cabang olahraga, seperti sepakbola, atletik, sepatu roda, aquatic, dan lain-lain.Untitled

    Nah, di sekitar venue tersebut ada area seperti taman luas yang bisa dipakai piknik, seperti di area depan venue shooting dan venue voli pantai. Dekat situ juga ada danau, jadi kita bisa duduk-duduk santai, sambil cemal-cemil. Tikar bisa disewa dan cemilan bisa dibeli. Di dekat venue aquatic, ada danau yang dijadikan area main bebek-bebekan sepeda air. Di sekitarnya, sama juga, ada tikar yang bisa disewa, cemilan yang bisa dibeli. Di sekitar Stadium Gelora Sriwijaya Jakabaring, kalau hari Minggu akan ramai dengan orang yang akan olahraga. Ada juga yang menyewakan mobil-mobilan dan otoped gitu.

    Baca juga : One Fine Day @ Palembang Ulu

    Untitled

    Oh ya, ada area baru seperti taman-taman gitu, sayangnya agak panas sih. Semacam taman campur kebun, jadi sebidang tanah yang ditanami tumbuh0tumbuhan. Cuma jadi lah buat latihan jalan anak atau pengenalan terhadap tumbuh-tumbuhan.  Masuknya bayar Rp 10.000 untuk mobil dan Rp 5.000 untuk motor.

  4. Benteng Kuto Besak
    Area ini sebenarnya lapangan luas yang lebih cocok untuk lari-larian, atau main mobil-mobilan. Tempat ini lebih ke rekreasi belajar sejarah dan budaya. Kita bisa naik perahu untuk menyebrangi Sungai Musi, mengenalkan tentang Jembatan Ampera, berjalan ke Museum Sultan Mahmud Badaruddin II atau Monpera (Monumen Perjuangan Rakyat), atau ke arah Benteng Kuto Besak Theatre, yang sebelumnya ada restaurant dan disekitarnya ada taman. Beberapa komunitas seperti I love Quran kadang berkumpul di sana.
    Di area Benteng Kuto Besak, sekarang ada sepedaan warna-warni bentuk mobil-mobilan gitu. Kayak yang di alun-alun Jogja atau alun-alun kota lainnya di Jawa. Yang kalo malem ada lampunya itu loh. Nah, area lapangan yang luas kadang dipakai anak-anak main layang-layang juga. Oh ya, kadang ada pameran gitu atau lomba-lomba di sini.
    Dan sekarang ada icon baru kota Palembang di sini yaitu Patung Ikan Belida. Dengan adanya icon baru, mungkin akan lebih ramai lagi dan menambah pengetahuan untuk anak tentang kota Palembang.
  5. Taman Wisata Punti Kayu
    Punti Kayu adalah taman wisata kota. Punti Kayu sebenarnya lebih ke hutan pinus. Suasananya teduh dan asri, walau agak mencekam dulu. Sekarang banyak permainan dan replica atau miniature seperti miniature Menara Eiffel, Pintu Ajaib Doraemon, dll. Di Punti Kayu, anak-anak bisa mengenal hewan kera. Eits, hati-hati ya, kera kan biasanya jahil. Makanya, baiknya kita bawa makanan buat kera-kera itu. Di Punti Kayu, kita bisa bersantai, main jembatan gantung, outbond, dll.Biaya masuknya : Rp 10.000 / Rp 12.500 untuk dewasa dan Rp 5.000 untuk anak > 6 tahun. Biaya parkir akan beda lagi.
     
  6. Palembang Bird Park

    Untitled
    Kalau ini sejenis mini-zoo di Palembang. Berhubung di Palembang belum ada kebun binatang, terselamatkan oleh Palembang Bird Park. Isinya memang didominasi oleh aneka jenis burung, tetapi ada juga gajah, kura-kura, kuda, ikan, ular, monyet, dll.
    Karcis masuk area ini adalah Rp 50.000, sudah termasuk makanan untuk iguana, jangkrik untuk burung, biji-bijian untuk burung, dan makanan untuk kura-kura. Untuk beberapa hewan seperti gajah dan burung hantu, kita bisa foto bareng. Tentu ada tambahan biaya lagi.Nah, dari aneka aktivitas mengenal satwa dan memberi makan satwa, bisa sekalian ajang anak belajar keberanian.
    Untitled
    Palembang Bird Park sepertinya milik pribadi / swasta (bukan pemerintah kota) sehingga memang agak komersil, namun sebanding karena tempatnya rapi, bersih, dan tertata.

 

(more…)

One Fine Day @ Palembang Ulu

Kota Palembang, secara garis besar dipisahkan oleh Sungai Musi yang membentang, dipisah menjadi dua area yaitu Ilir dan Ulu. Area ilir adalah area di mana saya tinggal. Ada lebih banyak mall, taman, hotel, di area ilir. Sementara itu, area ulu, sedang dikembangkan menjadi area pusat pemerintahan dan olah raga dengan adanya Jakabaring Sport City.

Long weekend minggu ini sebenarnya berencana ke luar kota, tepatnya Jambi. Tapi sehubungan dengan kekhawatiran Brojo akan adanya Call -Out (alias panggilan masuk kerja di hari Senin), jadi rencana dibatalkan dan berakhir dengan rencana piknik di Jakabaring.

———————————————————————————————————————————-

Rencana piknik awalnya di hari Sabtu sore sekalian ingin mencoba panahan di venue Panahan Jakabaring. Sekitar pukul 1 siang kami berangkat dari rumah saat mati listrik mulai melanda. Niatnya ke Prodia untuk tanya tentang program Papsmear gratis (ada program dengan BPJS) tenyata Prodia tutup lebih cepat. Akhirnya kami mencoba ke Jakabaring dan ternyata macet sekali, mungkin karena Sriwijaya FC tanding hari itu. Tak tahan dengan macetnya, kami balik arah di bundaran Masjid Agung dan mencoba mampir di Warung Wagamama daerah Demang Lebar Daun.

Sekilas Review tentang Wagamama

IMG_2872 (6)

Warung ini  tidak terlalu besar dan berada persis di sebelah Restoran Sri Melayu, sebrang KFC Demang. Menu yang ditawarkan adalah beragam variasi hot plate mirip dengan Pepper Lunch dengan harga yang lebih terjangkau. Saya sih penasaran dengan ayam goreng gulung keju khas Korea (katanya). Secara rasa cukup lumayan dan secara harga juga. Walau tidak ada kursi khusus bayi, Wagamama menyediakan stroller untuk bayi duduk. Pelayannya pun ramah.

Selesai makan, kami pulang ke rumah dan ternyata masih mati listrik sampai jam 6 sore. Akhirnya habis magrib kami keluar lagi dan mencoba melihat Jalan Sudirman Palembang yang katanya dibuat seperti Malioboro. Ga mampir sih, cuma sekilas lewat memang ramai dan ada jalan yang ditutup. Kapan-kapan deh dimampirin. Balik ke rumah jam 9 malam masih mati lampu dan baru nyala jam 12 malem. Tau bakal lama, dari siang udah minggat ke hotel deh.

———————————————————————————————————————————-

Hari Minggunya niatnya ke Jakabaring buat olahraga, tapi bangunnya siang semua. Si bayi tau aja ya liburan dia bangun siang. Mencoba ke Prodia lagi ternyata sistem BPJS sedang down jadi tidak bisa menerima pasien juga. Akhirnya cuci mobil dan berakhir dengan mencicipi Warung Upnormal lalu pulang ke rumah. Sorenya agak malas mau ke Jakabaring karena bangun tidur juga jam setengah 4.

Sekilas Review tentang Warung Upnormal

IMG_2892 (1)

Warung Upnormal menawarkan menu Indomie kekinian dengan beragam rasa baik rebus maupun goreng, Roti bakar, pisang bakar, dan beragam nasi dengan aneka topping. Saya penasaran dengan desert Alpukat Milo dan Alpukat Green Tea. Makan indomie pedas-pedas semua dan roti bakarnya banyak sekali kejunya. Secara tempat cukup asyik untuk nongkrong karena ada wifi nya juga. Menyediakan kursi bayi juga jadi anaknya bisa duduk sendiri. Pelayanan ramah, dan setelah pesan langsung bayar ya baru makan, bukan makan dulu baru bayar.

IMG_2893 (3)

———————————————————————————————————————————-

Akhirnya, hari Senin ini kami pergi ke Jakabaring juga, setelah Brojo dan bayi bangun jam 7, jadi jam 8 sudah bisa berangkat ke Jakabaring. Perjalanannya sih tidak terlalu macet, tapi tetap saja lebih dari 30 menit dari Kalidoni di Palembang Ilir.

Piknik di Jakabaring

IMG_2919

Sebenarnya Jakabaring Sport City (JSC) adalah area pusat olah raga dengan aneka venue dan wisma atlet (yang lebih banyak berita korupsinya). Area Jakabaring cukup luas dan asri dengan banyaknya rumput hijau bahkan ada area seperti kebun bunga. Mungkin karena banyak area hijau yang luas dan pemandangan yang ya lumayan lah, tempat ini jadi tempat wisata juga alias piknik dalam kota. Area yang sering dijadikan tempat piknik ada di sekitas Venue Shooting Range (menembak), Venue Water Sky (Ski Air), dan dekat Venue Aquatic ada seperti danau yang diisi bebek-bebekan. Kami sendiri memilih di Venue Water Sky.

IMG_2934

Niat pikniknya sih ga lama ya, cuma untuk merangsang anak agar mengenal alam (terutama rerumputan), jadi bekelnya juga cuma biskuit untuk anak, dan untuk orang tuanya ada Sate Taichan dan kentang goreng. Di area piknik ada yang menyewakan tikar dan berjualan, tapi kami punya tikar sendiri, jadi gelar tikar sendiri.

IMG20170424092541

Anaknya mau makan biskuit, mau megang pohon dengan tekstur agak kasar, mau megang rumput dan berdiri di rumput tanpa alas kaos kaki maupun sepatu. Ga lama, tapi cukup untuk pelajaran sensori kali ini.

 

Festival Akuatik Indonesia

IMG_2947

Keliling Jakabaring Sport City yang luas, banyak umbul-umbul adanya Festival Akuatik Indonesia 2017. Akhirnya mampirlah kami ke Venue Aquatic JSC. Festival Akuatik Indonesia 2017 adalah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dari  Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) dengan mempertandingkan lima cabang olah raga yaitu renang, master, renang indah, loncat indah dan polo air. Festival Akuatik Indonesia 2017 berlangsung pada 21 April – 1 Mei 2017 sebagai salah satu ajang Pra Test Event sebelum pelaksanaan Asian Games 2018. Selain adanya pertandingan, di area venue juga terdapat orang yang berjualan perlengkapan renang mulai dari kaca mata, tas, baju, celana, dll.

IMG20170424101843

Ada 2 kolam di venue ini. Satu kolam digunakan untuk pertandingan dan satu lagi digunakan atlet loncat indah berlatih. Kami menonton pertandingan 1.500 meter gaya bebas putri dan putra. Di area yang penuh musik dan sorak sorai penonton, bayi ternyata bisa tidur juga. Kalau dibilang ga kenal sih sama peserta yang tanding, tapi cukup seru loh menonton pertandingan dan para atlet berlatih.

 

City Ride Opi Mall

IMG_3008

Menjelang tengah hari, tentu kami merasa kelaparan. Akhirnya mampirlah ke Opi Mall yang ga jauh dari Jakabaring Sport City. Makan? ga juga sih, tapi jajan iya. Keliling di Opi Mall, ternyata di area lantai 3 ada Ice Rink (tapi katanya sih lilin bukan ice). Pandangan saya dan brojo tertuju ke wahana City Ride. Sewa mobil-mobilan di mall sudah biasa kan ya? Tapi di City Ride beda. Baru kali ini saya lihat ada penyewaan mobil yang dibangun dengan niat. Niat karena memang ada lintasan khusus bahkan miniatur bangunan yang ada di Palembang juga dibuat.

IMG_2988

Harga sewa mobil adalah Rp 20.000,- untuk 10 menit dengan variasi mobil dan motor. Untuk anak yang belum bisa mengendarai mobil-mobilan atau motor-motoran, ada pilihan kendaraan yang beremote control jadi orang tua bisa mengendalikannya. Kami pikir anaknya bakal nangis duduk sendirian. Ternyata dia senang juga bahkan dadah-dadah. Heleh. Tapi menurut kami berdua memang bagus sih tempat ini. Ada papan untuk belajar rambu lalu lintas juga. Pastinya kalau main ke daerah ulu, kami bakal mampir lagi ke mari.

 

Weekend ga ke bisa ke mana-mana? Boleh dicoba eksplorasi kota tempat kita tinggal. Mungkin aja ada sesuatu yang bisa membuat belajar atau paling tidak membuat hati senang.