Mencicip Es Ragusa, Es Krim Khas Italia di Jakarta

New photo by Faridilla Ainun / Google Photos

Konon katanya, kalau ke Jakarta wajib mampir ke Es Krim Ragusa. Entah kata siapa itu, yang jelas waktu ke Jakarta kemarin saya mampir ke tempat ini karena diajakin. Biasanya sih jarang explore selain tempat yang biasa dikunjungi aja.

Sampai di lokasi Es Krim Ragusa, teman yang mengajak bilang, beruntung nih, masih belum begitu ramai. Lokasi Es Krim Ragusa berada di Jalan Veteran I nomor 10, Jakarta Pusat. Menempati ruko pinggir jalan, Ragusa terbilang cukup mencolok karena dari luar sudah tampak eksterior tua.

 

New photo by Faridilla Ainun / Google Photos
New photo by Faridilla Ainun / Google Photos

Ternyata….di dalamnya juga nilai tradisional dan tua juga dipertahankan. Kursi dan mejanya masih rotan. Lukisan jaman lampau juga terpasang. Bahkan di dekat kasir seperti ada mesin tua yang dipajang. Ragusa menjual es krim tradisional dari Italia dan tanpa bahan pengawet. Es Krim Ragusa sendiri telah berdiri sejak 1932. Bahkan tempat ini mendapat penghargaan MURI sebagai toko es krim tertua.

New photo by Faridilla Ainun / Google Photos
New photo by Faridilla Ainun / Google Photos

Kami pun memesan es krim. Yang dijual di sini hanya es krim dan minuman saja ya. Ada sih cemilan dipajang di etalase, tapi tidak ada di list menu. Beberapa menu yang dipesan :

  • Regular Ice Cream Mocca : Hanya 1 scoop es krim rasa mocca saja
  • Mixed Flavored Special Mix : Ada beberapa scoop es krim, campuran vanilla, nougat, coklat, dan strawberry
  • Fancy Flavored Cassata Siciliana : Campuran beberapa rasa es krim yang dibentuk kotak
  • Fancy Flavored Spaghetti Ice Cream : Es krim vanilla yang dibentuk seperti spaghetti dengan tambahan topping
New photo by Faridilla Ainun / Google Photos
New photo by Faridilla Ainun / Google Photos

 

Kita akan diberikan segelas air mineral dingin sebagai penetralisir kalau merasa seret. Harga es krim di tempat ini berkisar antara 15.000 – 35.000. Secara rasa, memang Es Ragusa ini lembut teksturnya dan tidak terlalu menyengat manisnya.

New photo by Faridilla Ainun / Google Photos
New photo by Faridilla Ainun / Google Photos

Kalau masih lapar, di ruko sebelah dijual asinan, rujak, batagor, siomay, dan sate. Berhubung saya kangen makan sate ayam kuah kacang pakai lontong, saya pesan sate. Harga makanan di ruko sebelah berada di kisaran 30.000 rupiah. Es Krim Ragusa juga bisa dibawa pulang sih, saya lihat ada yang bawa pulang dengan dibungkus sterofoam.

Urusan pelayanan, hmmm…Di Ragusa ini pelayannya kebanyakan sudah berusia lanjut termasuk yang bertanggung jawab di mesin kasir. Sebenarnya sih cukup baik pelayanannya. Saya sempat dipersilahkan memfoto oleh salah seorang pelayan, tapi dimarahi juga karena itu bukan untuk saya eh saya main foto aja. Iya sih salah saya juga. Selain itu, yang bikin ga enak adalah saat kami akhirnya pulang setelah nongkrong kelamaan karena makan dan duduk santai ngobrol, saat pulang, salah seorang pelayang bilang Alhamdulillah. Kayaknya lega banget akhirnya kami beranjak. Hahaha. Maafkan pak kalau kami kelamaan.

New photo by Faridilla Ainun / Google Photos

Senang sih, bisa menikmati es krim tertua di Indonesia dengan cita rasa tradisional. Mungkin lain kali kalau main ke Jakarta akan saya coba lagi. Hehehei.