NyamNyamNyun : Tahu Aci Khas Tegal (Bonus Cireng)

Sebenarnya sih kalau disuruh milih, saya masuk tim Tempe daripada tim Tahu alias lebih menikmati tempe mau digimanain juga rasanya bakal enak. Sementara kalau ke tahu, saya cenderung lebih banyak syarat kayak tahu goreng enaknya pake sambel petis, tahu goreng kalo ga ada isinya ga asik, tahu goreng kopong enak digejrotin alias tahu gejrot, tahu bacem mending jauh-jauh aja, perkedel atau pepes tahu boleh deh dicoba, dan beragam prasyarat aneh-aneh yang kadang dibuat sendiri hahaha.

 

Selama di Palembang ini, kalau ke pasar cuma nemu tahu putih aja, itu juga rasanya lembek-lembek cepet buyar. Padahal dulu rasanya ibu saya sering beli tahu kuning dan lebih sering masak tahu kuning dibanding tahu putih. Apalagi waktu bapak masih tugas di Bandung, sering bawa pulang tahu susu lembang yang enak itu. Duuuuuuh, kangen pokmen.

Suatu hari ada temen kantor nawarin, mau pesan tahu susu Bandung ga? Langsung ngacung deh. Ga tau mau diapain pokoknya beli dulu. Ya maklum, naluri perempuan, bu-ibu kadang langsung beli apalagi urusan dapur. Hehehei. Pas si tahu datang, bingung deh mau diapain. Cek stok di kulkas, ga ada apa-apa pula. Oke, tahu bakso skip ini. Cek stok di lemari, ternyata ada tepung tapioka alias aci. Proyek Tahu Aci khas Tegal dimulai.

 

Bahan Olahan Tahu :

– 10 buah tahu, bagi 2 (arah diagonal sehingga terbentuk segitiga)

– 100 ml air

– 1 sendok teh garam

 

Bahan Adonan Isi Tahu :

https://flic.kr/p/XkMfxt- 300 ml air kaldu (Saya pakai 2 sendok makan kaldu sapi instan campur air)

– 200 gram tepung tapioka / aci / kanji

– 150 gram tepung terigu

– 3 sendok teh garam

– 4 siung bawang putih (plus bubuk bawang putih secukupnya)

– 1 sendok teh merica bubuk

– 2 butir telur

– Daun kucai / Daun Bawang sesuai selera (saya pakai 2 daun bawang, 1 kucai), iris tipis

– 50 ml santan kental instan

Cara pembuatan :

  1. Campur air dan garam di mangkuk, aduk hingga larut. Masukkan potongan tahu ke dalam larutan tersebut. Diamkan 5 menit, lalu goreng hingga matang, angkat, dan tiriskan. Potong area tengah tahu (sisi potongan diagonal) untuk tempat isian.

 

  1. Campur air kaldu dan tepung terigu di panci kecil, aduk hingga tepung larut. Masak larutan tersebut hingga mengental dengan diaduk terus di atas api kecil. Angkat, diamkan.

  1. Campur adonan tepung terigu dengan tepung tapioka, garam, bawang putih, merica, telur, daun kucai, dan santan. Santan dapat dimasukkan sedikit demi sedikit sambil mengukur adonan agar tidak terlalu keras.

  1. Isi adonan ke dalam tahu.

Trik dari blog JTT : siapkan sedikit minyak goreng di mangkuk kecil. Setelah mengisi adonan dalam tahu, celupkan jari ke minyak, haluskan adonan isi tahu ke seluruh permukaan tahu.

 

  1. Kukus tahu dalam kukusan selama 20 menit.

Trik dari blog JTT (lagi) : oleskan minyak goreng di permukaan saringan kukusan agar tidak lengket, serta beri jarak antar tahu dan jangan ditumpuk.

 

  1. Goreng tahu saat akan dihidangkan, karena enak dinikmati selagi hangat.

 

  1. Sajikan dengan cabe rawit, sambal bangkok, saus sambal, atau bumbu sambal pecel.

 

 

Sebenarnya saya terinspirasi resep ini tapi saya modifikasi sesuai keadaan di rumah. Silahkan kalau mau modif juga. Ga pakai saus kacang, soalnya sambal pecel kacang yang biasa distok di rumah lagi abis ahaha. Kalau mau pesen sambal kacang halus bisa loh, khas Purbalingga. Dijamin Enak, kacangnya halus (loh kok promosi jadi?)

Gorengan itu emang enaknya selagi hangat ya, kalau sudah dingin si tahu ini jadi agak-agak kempot (nyusut gitu), oh ya, kalau misalnya adonan isi tahu ada yang lebih, digoreng aja, jadi kayak cireng deh.

Selamat mencoba

#ODOP

#ODOPDay2

#BloggerMuslimahIndonesia

 

Written by

6 comments / Add your comment below

  1. Aku tim tahu!! Apalagi tahu Bandung. Sayang di pasar rumahku untung-untungan untuk dapat tahu yang bagus. Pernah malah dapat pahitnya minta ampun.
    Tahu isi aci itu kayanya enak juga ya. Mau coba ah…..

Silahkan meninggalkan komentar :)