Faridilla Ainun_NHW#3

NICE HOMEWORK #3
?MEMBANGUN PERADABAN DARI DALAM RUMAH ?
Fasilitator : Niken dan Ningrum

Ketua Kelas : Fatrida

Kordinator mingguan : Aidha
Oleh : Faridilla Ainun

?‍?‍?‍?Nikah
Bagi anda yang sudah berkeluarga dan dikaruniai satu tim yang utuh sampai hari ini.
a. Jatuh cintalah kembali kepada suami anda, buatlah surat cinta yang menjadikan anda memiliki “alasan kuat” bahwa dia layak menjadi ayah bagi anak-anak anda.Berikan kepadanya dan lihatlah respon dari suami.
Assalamualaikum 

Suamiku,

Maaf kalau selama ini aku sebagai istri masih belum sesuai harapanmu, terlalu sering marah-marah, kadang berteriak, kadang melontarkan kata-kata yang menyinggung.
Suamiku,

Terima kasih atas sikap sabarmu, terima kasih selalu memanjakan istri dan anakmu, terima kasih untuk kerelaanmu bahu membahu dalam urusan rumah tangga mulai dari mencuci piring, menjemur, ke pasar untuk belanja, dan sebagainya.
Suamiku,

Kita adalah sepasang suami istri yang berjalan berdampingan, yang saling mendukung dan mengingatkan. Kita ada untuk saling bercerita dan mendengarkan. 
Suamiku dan juga ayah dari anakku,

Kita bukan hanya sepasang suami istri, tapi juga orang tua bagi Maheera, dan mungkin keturunan kita yang lainnya. Maka, sudah sewajarnya kita lebih merencanakan apa yang harus kita kerjakan dalam periode tertentu. Setahun, lima tahun, dan seterusnya. Ingat novel dan film ‘Sabtu bersama Bapak’, berencana itu penting. Silahkan ceritakan rencanamu, jangan aku melulu yang selalu ingin ini itu. 

Kita ada untuk menjadi contoh bagi keturunan kita. Kita ada untuk membuat mereka lebih baik. Mereka ada juga untuk membuat kita lebih baik lagi. Maka dari itu, aku selalu berharap kamu dapat lebih baik lagi dengan sekolah di tempat yang baik dan bekerja dengan lebih baik, hidup lebih tenang dan terjamin. 
Semoga di setiap hari-hari kita selalu dilindungi Allah SWT. Semoga di setiap aktivitas kita diberikan keselamatan agar kembali utuh saat pulang ke rumah. Semoga di hari-hari ke depan kita semakin kuat sebagai keluarga.
Istrimu.

Reaksi suami : mengamini dan bilang love you ?

b.Lihatlah anak-anak anda, tuliskan potensi kekuatan diri mereka masing-masing.
Halo Maheera, anak ibu sayang, 

Usiamu menginjak 8 bulan pada Februari ini.

Terima kasih telah menemani ibu selama ini dan untuk seterusnya ya.

Ibu lihat Maheera sudah mulai mau makan apapun yang ibu masak dan sangat jarang timbul alergi, Maheera anteng kalau menemani masak bahkan jarang menangis melihat bawang, nanti kita belajar masak bersama ya.

Ibu lihat Maheera sudah mulai pintar duduk, bolak balik, kadang maju merangkak, dan kalau dititah sudah mau juga. Sebentar lagi berjalan dan berlari ya. Sama-sama kita berolahraga.

Maheera, sejak Maheera dalam kandungan, ibu mencoba membacakan buku sampai sekarang. Nanti kita baca dan susun buku-bukunya ya. Kelak, kalau rezeki ibu dan ayah sudah cukup kita buka taman bacaan gratis ya. Kita berlatih bercerita dan mendongeng di sana.

Maheera sudah mengerti ya kalau ayah atau ibu mengaji, atau kalau TV Makkah dinyalakan, Maheera tenang. Maheera pintar sudah, nanti selain mendengarkan kita belajar bersama juga ya tentang Al Quran dan isinya.

Mungkin terlalu dini untuk ibu melihat potensi Maheera, tapi ibu akan mencoba mengajak Maheera bermain dan belajar untuk mencoba segala hal. Kalau sudah agak besar nanti ibu cari tau lagi Maheera punya potensi di mana.
Salam sayang,

Ibu.
c. Lihatlah diri anda, silakan cari kekuatan potensi diri anda. kemudian tengok kembali anak dan suami, silakan baca kehendak Allah, memgapa anda dihadirkan di tengah-tengah keluarga seperti ini dengan bekal kekuatan potensi yg anda miliki.
Halo Faridilla Ainun,

Halo diriku sendiri.

Jangan pernah menyesali keadaan ya.

Kamu sering merasa biasa-biasa saja ya?

Kamu sering merasa kamu hanya manusia rata-rata ya?

Coba tengok lagi.

Kamu itu selalu punya kemauan dan keinginan tinggi.

Kamu itu senang merencanakan sesuatu.

Tapi, kamu sering kurang konsisten, sering kurang rajin, sering kurang teliti.

Hasilnya?

Ya gitu, nanggung.

Sekarang kamu sudah menjadi istri dan ibu.

Jika merencanakan sesuatu, kamu harus berdiskusi dengan suami. Biarkan dia tetap menjadi kepala keluarga, seorang pemberi keputusan. Kamu adalah istri, sebagai asisten yang memberi data dan informasi agar pengetahuan suamimu lebih baik dan keputusan yang tercipta juga hasil dari pemikiran yanh matang.

Kamu adalah seorang istri dan ibu, yang berdiri di tengah-tengah keluarga. Kamu adalah seorang yang seharusnya mampu mendorong dan menyemangati suami dan anak agar mereka mampu menjalankan apa yang dihadapi. Jadikan mereka sebagai teman, rangkul jika mereka sedang bersedih hati.

Kamu senang ya bercerita panjang di tengah keluargamu. Kamu ingin menjadi seorang pendongeng yang baik. Lakukanlah, bacalah buku bersama anakmu.

Kamu senang berolahraga, bermain dengan alam, berjalan-jalan dengan bebas. Sekarang mungkin belum bisa kamu lakukan lagi, bersabarlah dan menabunglah. Kelak, ajak anakmu mengenal alam dan ingatkan suamimu tentang masa mudanya yang bermain dengan alam.

Kamu sedang berusaha belajar untuk berjualan, selalu ingatkan dirimu untuk konsisten. Ajaklah suamimu untuk maju dan mengembangkan usaha bersama. Ingat tujuanmu ingin mencontohkan hal baik ini untuk anakmu.
Hei Faridilla Ainun,

Tetap semangat ya.

Kelola emosimu dengan lebih baik lagi.

Terapkan manajemen waktu dan manajemen keuangan dengan lebih disiplin lagi.

Tingkatkan manajemen sabarmu.

Semoga kebahagiaan selalu bersama kamu dan keluarga.
Amin.

Dari dirimu yang selalu siap mengingatkanmu.

d. Lihat lingkungan dimana anda tinggal saat ini, tantangan apa saja yang ada di depan anda? adakah anda menangkap maksud Allah, mengapa keluarga anda dihadirkan disini?
Tantangan yang ada di sekitar kita adalah tetap bersilaturahmi dan saling menjaga perasaan dengan lingkungan. Ikut serta dalam membangun generasi yang baik. Waspada terhadap peredaran hal-hal yang negatif (narkoba, pornografi). Keluarga saya dihadirkan untuk dapat membangun generasi yang baik di kemudian hari serta menularkan hal-hal positif kepada lingkungan luar.

Setelah menjawab pertanyaan – pertanyaan tersebut di atas, sekarang belajarlah memahami apa sebenarnya “peran spesifik keluarga” anda di muka bumi ini.
Selamat membaca hati dan menuliskannya dengan nurani. Sehingga kata demi kata di nice homework #3 kali ini akan punya ruh, dan menggerakkan hati yang membacanya.
Salam Ibu Profesional

/Tim Matrikulasi Ibu Profesional/

Written by

Silahkan meninggalkan komentar :)