#Day 6 – Tantangan 10 Hari Komunikasi Produktif

Saya akan melanjutkan tantangan 10 hari saya di kelas Bunda Sayang Institut Ibu Professional. Ini adalah hari keenam berlatih Komunikasi Produktif. Semoga catatan dan upload bisa sesuai hari lagi. Dua hari yang lalu terlewat upload padahal sudah dicatat karena ‘ditahan’ anak sampai saya sendiri ketiduran.

6 Juni 2017

Komunikasi Produktif Pada Pasangan

Sesi1 Bunda Sayang

    • Poin yang dipilih : Choose The Right Time
    • Narasi :
  • Hari ini pengasuh minta ijin untuk tidak masuk di pagi hari karena urusan keluarga. Karena yang biasa mengantar pengasuh ke rumah sedang bekerja, maka perlu ada orang yang menjemput pengasuh ke rumah.

    jam setengah 12 lebih

    Suami : Nenek sudah ngasih kabar belum? Mau dijemput atau tidak

    saya : ya ditelpon dulu (menelpon nenek/pengasuh dan mendapat kesimpulan kalau nanti nenek akan memberi kabar kalau sudah selesai urusannya)

    Lalu suami pun beristirahat (tidur siang)
    Jam 12 lebih
    Saya ditelpon pengasuh yang mengabari sudah bisa dijemput

    Saya : Yah, bangun, nenek minta dijemput

    Suami : Bangun tapi kayak masih ngantuk gitu, cuma ya memang harus pergi

    Saya : Nanti dilanjutin lagi tidurnya abis ngejemput nenek

    Dan suami pun bergegas pergi menjemput nenek. Benar saja, setelah kembali dari menjemput melanjutkan tidur siang lagi.

    • Hal yang menarik yang saya dapatkan : Suami menyadari bahwa ada tanggung jawabnya untuk menjemput pengasuh dan bersedia melakukannya. Tapi, terhadap kebahagiaannya juga tetap ingat yaitu tidur siang.
    • Perubahan apa yang saya buat hari ini dalam berkomunikasi : Saya tidak mengingatkan akan tanggung jawabnya, karena memang pembagian tugas untuk menjemput pengasuh ada di suami. Namun, mengingatkan dan memberikan infomasi tetap perlu terkait tanggung jawab yang dimiliki.

Komunikasi Produktif Pada Anak

Sesi1 Bunda Sayang

  • Poin yang dipilih : Mengatakan Yang Diinginkan
  • Narasi :

Pagi hari, saya mencoba menyuapi anak sarapan.

Saya : Mahira sini yuk makan dulu

Anak : Merangkak ke arah tempat makannya, lalu duduk

Saya : Berdoa dulu ya, (mengucap doa sebelum makan lalu menyuapi)

Anak : mau sesuap

saya : makan lagi ya (mencoba menyuapi lagi)

Anak : geleng-geleng, tutup mulut rapat-rapat

Saya : Mahira ibu gendong ya, tapi Mahira harus makan

Akhirnya saya menggendong, dan menyuapi dia makan di dekat kulkas sambil melihat tempelan kulkas.

Selesai makan, baca doa, saya bilang, nanti sore makannya duduk ya, tidak digendong.
Sore saya mendapat laporan dari pengasuh kalau anak mau makan duduk tidak digendong tapi tidak mau di tempat makannya alias sambil merangkak kesana kemari.

  • Hal yang menarik yang saya dapatkan : Ternyata anak mengerti kalau diminta sesuatu. Permasalahannya adalah saya kurang jelas dalam memberikan informasi.
  • Perubahan apa yang saya buat hari ini dalam berkomunikasi :Saya kali ini mengalah demi tercapai tujuan (contoh agar anak makan harus menggendong). Biasanya saya akan mengalah dengan tidak menyuapi dan mengganti dengan biskuit. Saya masih mencoba mencari yang sesuai bagaimana seharusnya. Mendisiplinkan anak dengan makan di meja makannya tapi ketika anak tidak mau makan menjadi bingung.

#level1

#day6

#tantangan10hari

#komunikasiproduktif

#kuliahbunsayiip

Written by

Silahkan meninggalkan komentar :)