Cerdaskan Si Kecil dengan Nutrisi Alami dan Stimulasi Dini bersama Mother & Baby Indonesia dan Ultra Mimi

Katanya, jadi orang tua itu harus belajar terus. Kali ini saya sama bojo belajar di Talkshow yang diselenggarakan Majalah Mother & Baby Indonesia dan Ultra Mimi, yaitu Cerdaskan Si Kecil dengan Nutrisi Alami dan Stimulasi Dini. Talkshow ini diselenggarakan pada hari Sabtu, 28 Oktober 2017 di Rumah Sakit Hermina Palembang.

Moms yang di Palembang, Majalah @motherbabyind dan @UltraMimiID mempersembahkan talkshow & workshop “Cerdaskan Si Kecil dengan Nutrisi Alami dan Stimulasi Dini.” . . Catat waktunya! Sabtu, 28 Okt pkl 08.00-12.00 di RS Hermina, Jl. Basuki Rahmat No. 897, Palembang. . Simak talkshow edukatif bersama dr. H. Julius Anzar, SpA(K) dari RS Hermina dan psikolog Penny Handayani, M.Psi dari @tigagenerasi.. . . Acaranya gratis untuk Moms dengan usia anak 6bln – 3th! Kirimkan data diri Moms & foto senyum Si Kecil ke dikky.ardianto@motherandbaby.co.id.. . . Jangan lupa berpakaian sesuai dress code yaitu Touch of Blue & White dan menangkan hadiah menarik saat acara! . . Info lebih lanjut hubungi 085811055030 via WhatsApp (office hour, 10.00 – 17.00). Sampai bertemu di Palembang, Moms! #MBClubUltraMimi

A post shared by Mother & Baby Indonesia (@motherbabyind) on

Sebenarnya, saya sempat mendaftar waktu ada talkshow ini di Yogyakarta pas mudik bulan September lalu, tapi ternyata ga sempat datang karena riweuh banget hari itu persiapan mau lanjut ke Purwokerto. Beruntung banget ternyata ada event ini di Palembang. Berkat colekan saudara dan teman, akhirnya saya ikutan daftar.

Karena ini talkshow gratis, mungkin peserta dibatasi ya, jadi yang berminat diminta mendaftar terlebih dahulu melalui whatsapp atau email. Setelah itu akan diberi konfirmasi bahwa kita terpilih.

Sabtu pagi, saya, bojo, dan Mahira pun meluncur ke Jalan Basuki Rahmat, tempat RS Hermina berada. Ini rumah sakit langganan sih, dari periksa hamil, melahirkan, sampai Mahira imunisasi selalu di sini. Kami naik ke lantai 5, aula dari rumah sakit ini. Setelah registrasi dan mengisi data, saya menemani Mahira main di area permainan yang sudah disediakan. Mahira lagi seneng-senengnya sama balon, jadi dia tertarik banget main balon.

New photo by Faridilla Ainun / Google Photos

Jam 08.00, saya masuk ruangan, ternyata udah ramai. Banyak ibu-ibu lain dengan pakaian bernuansa biru sudah hadir. Hmmm….awalnya bingung juga sih, berasa sendirian. Kayaknya ibu-ibu yang lain berasal dari lingkar pertemanan yang sama. Makan snack dulu biar lancar menangkap apa yang dijelaskan nanti. Eh, tapi snacknya diobrak-abrik sama Mahira. Kelar makan snack dia main ke panggung yang ada balonnya, terus jatuh, nangis, main lagi, mulai riweuh karena itu jam tidur dia sih kalau weekend. Akhirnya mulailah dia menyusu dan mulai ngantuk. Selama menunggu acara dimulai, ada video-video dari Ultra Mimi yang ditampilkan.

Jam 09.00, akhirnya acaranya dimulai. Acara dipandu oleh mba Amy Zein.  Mba Amy Zein ini ternyata orang Palembang jadi wajar aja sangat mengenal dengan bahasa dan makanan khas Palembang. Pembawaannya seru banget, jadi acara juga kesannya fun. Palembang menjadi kota kedua yang didatangi dalam Roadshow Talkshow dari Mother & Baby dan Ultra Mimi. Setelah sebelumnya mampir di Yogyakarta.

Acara dimulai dengan sambutan dari Mba Donna Ch. Asri, Managing Editor Mother&Baby, yang mengatakan bahwa event ini menjadi wujud kepedulian Mother & Baby Indonesia untuk mendukung para ibu dan orang tua mendapatkan ilmu-ilmu terbaik dari pakarnya. Lalu Bapak Ahmad Septiadi, Wadirum RS Hermina Palembang, yang mengungkapkan kebahagiaan dan kebanggaan karena RS Hermina bisa menjadi tempat diselenggarakannya event ini.

Selanjutnya, mba Natasha Stephanie, Brand Executive dari PT Ultra Jaya (Ultra Mimi) menjelaskan bahwa konsumsi susu di Indonesia masih rendah. Dari yang telah mengonsumsi susu, kebanyakan memang mengonsumsi jenis susu bubuk dan masih banyak pula yang mengonsumsi Susu Kental Manis (SKM), padahal SKM seharusnya bukan untuk konsumsi langsung, melainkan digunakan untuk campuran bahan makanan seperti membuat cake dll.

New photo by Faridilla Ainun / Google Photos

Mba Natasha mulai mengenalkan tentang berbagai jenis-jenis susu dan perbedaan mulai dari suhu dan waktu pemanasan, kandungan bakteri dan spora, nilai gizi dalam susu, serta penanganan produk. Ultra Mimi sebenarnya memiliki kandungan gizi yang disesuaikan dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) anak usia 1-6 tahun. Namun, bentuk dukungan Ultra Mimi terhadap program pemerintah terkait pemberian ASI hingga usia 2 tahun.

New photo by Faridilla Ainun / Google Photos
Kelola Nutrisi untuk Tumbuh Kembang si Kecil

Talkshow kali ini dimulai dengan materi “Kelola Nutrisi untuk Tumbuh Kembang si Kecil” dari dr. H. Julius Anzar, SpA (K), dokter spesialis anak konsultan nutrisi anak dari RS Hermina Palembang. Materi diawali dengan penjelasan tumbuh dan kembang bagi anak. Tumbuh artinya perubahan ukuran dan bentuk atau anggota tubuh, misalnya bertambahnya tinggi dan berat badan. Sedangkan kembang artinya adanya perubahan mental, emosional, psikososial, dan lainnya. Proses tumbuh kembang anak agar optimal, harus didukung oleh lingkungannya, khususnya orang tua.

 

Nutrisi, merupakan salah satu dari banyak hal yang harus diperhatikan oleh orang tua dalam mendukung proses tumbuh kembang anak. Nutrisi yang baik menjadi awal tumbuh kembang yang baik. dr. Julius menjelaskan pentingnya Air Susu Ibu (ASI) sebagai nutrisi untuk anak. Namun, bukan berarti susu formula itu tidak baik. Karena ada juga kasus-kasus tertentu yang menjadikan anak harus diberi susu formula.

Pertumbuhan dan perkembangan anak harus selalu dipantau dari waktu ke waktu. Untuk berat badan anak, tinggi badan, dan lingkar kepala dapat dipantau secara berkala dengan melihat tabel pertumbuhan anak. Sementara itu, ada pula perkembangan anak berdasarkan usia. Jika merasakan ada hal meragukan, dapat langsung berkonsultasi dengan dokter anak.

Kenaikan berat badan bayi, bisa dilihat per tiga bulan. Pada usia 1-3 bulan, kenaikan berat badan yang normal adalah 150-250 gram per minggu. Memasuki usia 4-6 bulan, kenaikan berat badan bayi bisa mencapai 500-600 gram per bulan. Selanjutnya, pada usia 7-9 bulan, kenaikan berat badannya mencapai 350-450 gram per bulan dan antara usia 10-12 bulan, berat badan bayibertambah 250-350 gram per bulan. Berat badan bayi yang normal akan bertambah dua kali lipat pada usia lima bulan dan menjadi tiga kali lipat pada usia setahun. Saat bayi berusia 1-6 bulan, pertambahan berat badannya biasanya berlangsung cepat. Namun, memasuki usia 6 bulan ke atas akan melambat, karena ia sudah mulai banyak bergerak, berguling, merangkak, dan kemudian belajar berjalan.

Setelah ASI, pada usia 6 bulan, bayi akan mulai diperkenalkan dengan MPASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu) dan usia 1 tahun anak mulai makan makanan rumah yang juga dimakan anggota keluarga. Makanan padat pendamping ini lah yang juga harus diperhatikan oleh orang tua (khususnya Ibu yang umumnya menyiapkan makanan). Makanan padat untuk anak harus memenuhi kebutuhan nutrisi, sehingga pertumbuhan fisik serta perkembangan otak dan kecerdasan anak akan optimal. Makanan dan minuman dengan kandungan nutrisi yang lengkap dan seimbang juga memberikan energi anak sehingga anak menjadi aktif.

Kebiasaan makan sehat juga harus dikenalkan dan ditanamkan sejak dini.

  • Makanan mengandung nutrisi yang baik.
    Nutrisi-nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh harus diberikan melalui makanan seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral lainnya. Artinya, anak jangan diberi hanya 1 jenis makanan, tapi beragam. Keragaman manakan yang diberikan juga membantu perkembangan anak.
  • Memiliki Jadwal Makan yang Teratur
    Dengan jadwal yang terpola dan dilaksanan secara konsisten, diharapkan jam biologis anak juga terpola. Misalnya, jam 7 waktu susu, jam 8 waktu makan berat, jam 10 snack & susu, jam 12 makan berat, jam 2 snack dan susu, jam 4 makan berat, dan jam 7 malam snack & susu lagi.
  • Hindari Distraksi
    Sangat disarankan untuk makan sambil duduk. Selain sangat berguna untuk pencernaan, makan sambil duduk juga melatih kedisiplinan. Selain itu, juga disarankan untuk fokus pada makanan sehingga lebih baik menjauhi gadget sepert tv atau disambi dengan nonton video. Tanpa gangguan video, diharapkan orang tua dapat menciptakan suasana makan yang menyenangkan. Posisi makan dengan duduk juga membantu agar anak lebih fokus pada makanannya, dan juga lebih aman.
  • Jangan berlebihan saat memberi makanan untuk si kecil.
    Sajikan makanan dalam jumlah yang sedikit (sekitar 2-4 sendok dalam satu kali makan). Kalau anak terlihat masih ingin makan, ia akan memberikan kode (misal masih mangap). Sementara kalau anak sudah kenyang, biasanya makanan mulai akan dimainkan.

Pola makan sehat tidak hanya berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan anak, tapi juga jika diterapkan sedari kecil akan menjadikan anak juga sehat.

Membangun Kebiasaan Perilaku Makan Sehat Sambil Memberikan Stimulasi pada si Kecil

Setelah itu giliran mba Penny Handayani, M.Psi, psikolog dari Tiga Generasi, yang menyampaikan materi “Membangun Kebiasaan Perilaku Makan Sehat Sambil Memberikan Stimulasi pada si Kecil“. Perilaku makan sehat memiliki ciri-ciri yaitu makan teratur pada waktunya, bersama keluarga, makan sendiri (tidak disuapi), dan duduk tenang. Materi dibuka dengan video anak yang mau makan dengan tenang dan makan apapun masuk termasuk paprika.

Bagaimana cara membentuk perilaku makan sehat? Mba Penny memberikan beberapa tips :

  • Buat Anak Lapar
    Sangat disarankan untuk orang tua membentuk waktu makan dan melaksanakan dengan konsekuen. Selain menjaga waktu lapar, hal ini juga membuat anak berlatih nilai kedisiplinan. Selain itu, ada kalanya, ketika anak merasa lapar di sela waktu makan berat, orang tua akan memberi camilan yang mengandung karbohidrat dan gula. Hal ini dapat meningkatkan risiko obesitas dana anak merasa kenyang. Sehingga, anak menjadi kenyang.
    Ketika anak lapar dan sebenarnya sudah mendekati jam makannya, ada baiknya diberi camilan yang sehat atau tidak terlalu mengenyangkan. Jika anak sudah mulai lebih mengerti, memberi pengertian tentang jam makan juga perlu karena bisa berguna ketika anak mulai masuk ke dunia sekolah.
  • Libatkan anak
    Mba Penny mencontohkan ketika Farah Quinn masak di acara TV, ada sesi ketika Farah Quinn membagi adonan kepada anaknya. Melibatkan anak dalam proses memasak menimbulkan adanya interaksi dan keterikatan anak dengan bahan makanan sehingga anak menjadi sayang dan mau memakan makanannya. Melibatkan anak bisa dimulai dari proses membeli bahan hingga pengolahan (mengupas, memotong).
  • Membuat makanan yang menyenangkan
    Siapa yang ga tau bento-bento untuk anak. Tampilan bento yang menarik diyakini mampu membuat anak antusias untuk makan karena bentuknya berbeda dengan yang biasa ia temui. Atau, meletakkan makanan di tempat makan yang ada gambarnya (misal sapi), lalu berujar, ayo kita menghabiskan nasi yang sembunyi di perut sapi. Dengan demikian anak diharapkan senang dan semangat saat makan.
  • Kembangkan imajinasi anak
    Anak terkadang memiliki rasa tidak ingin makan makanan tertentu, misal sayur dan buah. Oleh karena itu, orang tua dapat mengenalkan buah dan sayur dengan memberi nama unik, seperti Om Tomi untuk Tomat, Tante Broki untuk Brokoli, lalu orang tua dapat mulai bercerita tentang Om Tomi dan Tante Broki. Dengan melibatkan anak pada cerita diharapkan anak juga merasa terlibat dan ingin makan makanan tersebut.

 

Oh ya, tak lupa mba Penny juga berpesan, membebaskan anak makan dengan berbagai peralatan yang berbeda juga termasuk memberikan stimulasi. Jadi, ga melulu makan harus dengan sendok. Dengan tangan, dengan sumpit, mambrah-mabrah ga dipiring, makan mie belepotan, silahkan dicoba. Hal ini juga bisa menjadi pelajaran dan kesenangan untuk anak. Membiarkan anak makan dengan caranya sendiri menjadi proses anak dapat belajar cara makan yang benar. Tak lupa, orang tua juga perlu menjadi contoh untuk anak. Kalau orang tuanya aja menolak makanan tertentu, bukan tidak mungkin anak juga akan menolak makanan tersebut.

New photo by Faridilla Ainun / Google Photos

Di sesi talkshow banyak banget yang pengen nanya dan curhat termasuk saya, tapi sayang ga kebagian jatah. Selanjutnya, ada sesi doorprize dan pengumuman pemenang lomba selfie yang juga saya ga kebagian hahaha. Setelah itu, acara ditutup dengan foto bersama. Oh iya, acara ini free  bahkan peserta dapat snack gratis, goodie bag berisi Susu Ultra Mimi & Majalah Mother & Baby, serta makan siang. Semoga di kemudian hari Mother & Baby dan Ultra Mimi bersedia datang lagi ke Palembang dan mengadakan acara sharing ilmu seperti ini.

 (more…)

[Event] Hijup Bloggers Meet Up x Arisan Resik : Rahasia Cantik untuk Keluarga Harmonis

"Mba, nanti mandinya pakai air rebusan sirih itu ya, biar bersih..."

Itulah yang ibu saya lakukan ketika saya mengalami nifas tahun lalu. Sama seperti belasan tahun sebelumnya saat saya pertama kali menstruasi, ibu saya juga membuat rebusan air daun sirih dan menyuruh saya membasuh area kewanitaan dengan rebusan air sirih tersebut. Manfaat sirih untuk organ intim wanita sudah diketahui sejak lama secara turun temurun. Tanaman asli Indonesia yang daunnya berwarna merah dan hijau itu, dipercaya dapat menghilangkan bau, mengobati gatal, dan mengurangi keputihan yang sering terjadi pada organ intim wanita.

Kebiasaan membasuh area kewanitaan dengan daun sirih mulai terhenti saat saya masuk SMA dan kuliah. Alasannya, karena di asrama dan di kosan susah untuk masak rebusan daun sirih. Lalu muncullah aneka produk sabun pembersih kewanitaan, saya pun mencoba karena merasa harus menjaga area tersebut. Eh, muncul juga warning tentang efek samping penggunaan sabun pembersih area kewanitaan dan akhirnya saya berhenti juga menggunakannya. Akhirnya yang saya lakukan untuk merawat area kewanitaan adalah dengan  menjaga agar area kewanitaan tidak lembab dan mengurangi pemakaian pantyliner.

New photo by Faridilla Ainun / Google Photos

Ternyata, sebenarnya rebusan atau godokan air sirih memang memiliki khasiat untuk tubuh kita. Daun sirih merupakan obat alami yang mengandung antibiotik dan antiseptik. Jadi, menjaga area kewanitaan dengan rebusan daun sirih tetap boleh. Itulah informasi penting yang saya dapatkan di acara Hijup Bloggers Meet Up x Arisan Resik pada hari Sabtu, 14 Oktober 2017 di York Coffee & Cockery lalu. Palembang menjadi kota pertama dan satu-satunya di Sumatera yang didatangi oleh Tim Hijup.com dan Resik-V untuk acara Hijup Bloggers Meet Up x Arisan Resik. Selanjutnya kota yang akan didatangi adalah Semarang, Surabaya, Yogyakarta, dan Bandung. Sebagai salah seorang blogger pemula di komunitas blogger Palembang , saya jadi merasa senang dan bangga bisa ikut dalam acara ini. Semoga sering-sering datengnya *eh kok ngelunjak*.

Hijup Bloggers Meet Up x Arisan Resik

Acara dibuka oleh Mba Wulan sebagai MC dan dimulai dengan inspiring talkshow bersama Hanna Faridl, Chief Community Officer (CCO) HIJUP.com. Mba Hanna menceritakan tentang dirinya yang awalnya aktif sebagai blogger melalui Blog Hijab-Scarf bersama Fifi Alvianto. Lalu keduanya membuat label busana muslim Casa Elana. Mba Hanna juga membuat majalah tentang hijab (Laiqa) yang berkembang menjadi HIJUP e-magazine dan sampai kini mba Hanna masih menjadi Editor in Chief di majalah tersebut.

New photo by Faridilla Ainun / Google Photos

Mba Hanna bercerita bahwa awalnya Casa Elana adalah salah satu dari 6 brand pertama yang bergabung dengan HIJUP lalu kemudian mba Hanna bergabung dengan tim HIJUP dan berkarir sampai menduduki jabatan CCO HIJUP.com saat ini. Tentunya kesuksesan mba Hanna ini tak lepas dari dukungan keluarganya ya. Menjadi ibu dari dua orang anak tak membuat mba Hanna berhenti untuk memberikan kontribusi sosial. Menurut mba Hanna, kesuksesan artinya memberikan manfaat kepada orang lain. Sebagai wanita, kita tentu ingin menunjukkan potensi kita dan tentunya kita ingin menjadi orang yang bermanfaat. Perasaan ini yang lagi saya rasakan juga belakangan ini, ingin memberi manfaat, dimulai dengan ngeblog dulu kali ya, mencoba memberikan informasi yang lebih bermanfaat 🙂 selanjutnya semoga banyak project lain yang bisa saya kerjakan sehingga saya bisa lebih memberi manfaat.

Sebagai seorang yang cukup sibuk dan banyak bertemu orang, menjaga penampilan tentu sudah menjadi hal yang wajib dilakukan oleh mba Hanna Faridl. Kadang, sebagai istri apalagi sudah jadi ibu, banyak perempuan yang lupa untuk menjaga penampilan, termasuk saya kadang-kadang. Saking sibuknya kerja, atau sibuk ngurus keluarga, kadang kita lupa waktu untuk men-treatment diri kita sendiri. Ini yang ga boleh. Sebagai wanita, kita harus tetap mengapresiasi diri sendiri salah satunya ya dengan menjaga penampilan kita.

Menjaga penampilan tidak hanya luarnya saja atau hanya yang tampak, tetapi penampilan yang dalam juga salah satunya adalah menjaga area kewanitaan. Ternyata, ilmu yang diberikan ibu saya mirip-mirip dengan ibu dari mba Hanna, yaitu menggunakan sirih untuk membersihkan area kewanitaan. Tapi ya gitu deh ya, urusan menggodok sirih itu kan cukup riweuh dan makan waktu. Nah, saya baru tahu waktu datang di acara Arisan Resik ini, kalau ternyata, sekarang sudah ada Resik-V Godokan Sirih dari PT. Kino Indonesia Tbk.

New photo by Faridilla Ainun / Google Photos

Mba Yuna Kristina, Public Relations (PR) Manager dari PT. Kino Indonesia, mengenalkan Resik-V Godokan Sirih sebagai antiseptik alami yang terbuat dari air rebusan daun sirih asli dan diperkaya dengan ekstrak lain yaitu pinang dan rumput fatimah. Resik-V Godokan Sirih memiliki manfaat untuk membersihkan dan memelihara kesehatan area kewanitaan serta membantu mencegah dan mengatasi keputihan, gatal-gatal, serta bau tidak sedap.

New photo by Faridilla Ainun / Google Photos

Produk ini juga telah teruji secara mikrobiologi mampu membantu mengurangi jumlah jamur Candida Albicans yang menyebabkan keputihan. Poin penting yang dimiliki oleh Resik-V Godokan sirih, produk ini telah tersertifikasi halal, baik dari bahan, proses produksi, hingga proses distribusi. Resik-V Godokan sirih bisa ditemui mulai dari Supermarket, Minimarket, maupun toko-toko online dengan kisaran harga 17.000 – 20.000 rupiah untuk botol 100ml.

Penggunaan Resik-V Godokan Sirih cukup mudah, dengan mengocok botolnya sebelum menuangkan isinya ke telapak tangan, lalu diusapkan ke area kewanitaan, dan dibilas hingga bersih. Produk ini dapat digunakan setiap hari dan dianjurkan juga untuk digunakan saat menstruasi, sebelum menstruasi, dan sesudah menstruasi. Karena produk ini merupakan godokan sirih asli, jadi aman untuk digunakan setiap hari. Salah seorang rekan blogger, mba Ardiba yang sedang hamil sempat bertanya tentang penggunaan produk ini saat hamil, mengingat biasanya saat hamil juga sering mengalami keputihan dan area kewanitaan lembab ya. Ternyata, produk ini juga boleh dipakai saat hamil, dan juga dianjurkan dipakai saat masa nifas.

Acara ini mengingatkan saya lagi, bahwa apa yang kita lakukan di dunia ini adalah ibadah. Seperti pesan mba Hanna di akhir talkshownya, bahwa menjaga penampilan, mengapresiasi diri, memberikan manfaat kepada orang lain, merupakan bentuk ibadah yang dapat kita lakukan sekaligus cara kita mensyukuri apa yang telah Allah SWT berikan kepada kita. Tentunya, dengan dasar niat kita sebagai ibadah serta terus menjaga penampilan, diharapkan keluarga juga akan semakin harmonis.

Workshop Brush & Hand Lettering
New photo by Faridilla Ainun / Google Photos

Selain talkshow yang disampaikan oleh mba Hanna dan mba Yuna, ternyata ada acara lain setelah talkshow ini yaitu Workshop Brush & Hand Lettering bersama Nailah Sabrina. Waaah, seneng banget rasanya dapat ilmu lain kali ini. Setelah mencontohkan cara lettering dan menghias tulisannya menjadi lebih keren, giliran para bloggers untuk praktek menuliskan beberapa kalimat seperti dan hasilnya……ternyata saya masih perlu latihan lagi.

New photo by Faridilla Ainun / Google Photos

Brush & Hand Lettering ternyata ga cuma urusan membuat sebuah kata dan tulisan menjadi karya seni yang menarik, tapi memberi ornamen pendukung supaya tampak lebih indah lagi, yang artinya, kreativitas kita harus terus dikembangkan. Dan ini bikin saya penasaran pengen belajar lagi soalnya berasa sih harus ngasah kreativitas lebih yang lama ga diasah.

New photo by Faridilla Ainun / Google Photos

Arisan ga lengkap ya tanpa kocokan. Sebelum akhir acara ini, ada juga momen kocokan dan ternyata yang beruntung adalah mba Dina. Supaya momen di acara ini ada buktinya, tak lupa para bloggers foto-foto bareng bersama mba Hanna Faridl dan Nailah Sabrina juga. Terima kasih Hijup.com dan Resik-V yang sudah mengumpulkan para bloggers Palembang untuk arisan bareng dan terima kasih Nailah Shabrina untuk ilmu brush & hand lettering. Semoga sering-sering ada acara kumpul blogger dan belajar bersama lagi ya 🙂

New photo by Faridilla Ainun / Google Photos
Untuk info lebih lengkap tentang Hijup.Com, dapat mengecek
 website : https://www.hijup.com/id/ (aplikasi Hijup for iOS)
 instagram : https://www.instagram.com/hijup/
 twitter : https://twitter.com/hijup
 facebook : https://www.facebook.com/HIJUPcom/
Youtube : https://www.youtube.com/user/HijUpCom

Untuk info lebih lengkap tentang Resik-V bisa mengunjungi :
website : http://www.kino.co.id/en/brands/personal-home-care/resik-v-godokan-sirih/

Kalau punya permasalahan mengenai #keputihan, ingat selalu #manfaatdaunsirih untuk #mengatasikeputihan . Sampai bertemu di #HIJUPevent selanjutnya ya 🙂 #HIJUPBloggersMeetup #HIJUPMeetUpPalembang

 

Oh ya, teman-teman dapat menggunakan kode voucher ” HIJUPXBLOGGER ” saat berbelanja di Hijup.com . Dengan mengisi kode voucher tersebut , teman-teman bisa mendapat potongan belanja  sebesar Rp50.000 dengan minimum pembelanjaan Rp250.000 berlaku sampai 31 Desember 2017 (tidak berlaku pada produk discount). Selamat berbelanja yaa….

 

Mempersiapkan 1000 Hari Pertama Kehidupan di Prenagen Pregnancy Educational Journey 2017

Walaupun tidak sedang hamil dan memang belum berencana hamil lagi, tapi saya merasa tetap perlu belajar tentang kehamilan dan perawatan buah hati. Sebagai orang tua, kita harus terus mencari pengetahuan sebanyak-banyaknya, demi menjadi orang tua yang lebih baik dan bisa memberikan yang terbaik juga untuk buah hati kita. Kali ini saya belajar di event dari PRENAGEN yaitu “PRENAGEN Pregnancy Educational Journey (PPEJ) ” yang diselenggarakan pada Sabtu, 16 September 2017 lalu di Hotel Novotel Palembang. Pengetahuan yang saya dapat di PPEJ kali ini, menjadi bekal untuk saya yang sedang menyusui dan merawat anak usia 1 tahun serta mempersiapkan kehamilan kedua saya nantinya.

PPEJ adalah event tahunan yang digagas dan diselenggarakan oleh Prenagen. Biasanya, event ini berlangsung di kota-kota besar. Sabtu lalu giliran Palembang, menjadi kota kelima yang disambangi oleh Tim Prenagen dalam roadshow PPEJ tahun ini. PPEJ merupakan salah satu apresiasi Prenagen kepada para ibu hamil dan menyusui yang telah setia memilih Prenagen, sekaligus bukti nyata bahwa Prenagen tidak hanya memberikan nutrisi tapi juga edukasi kepada calon orang tua tentang kehamilan, menyusui, dan merawat buah hati.

 

Sejak pukul 07.30, area ballroom sudah dipenuhi oleh para ibu dan calon ibu bahkan ada juga ayah dan calon ayah yang ikut serta hadir registrasi. Sambil menunggu acara dimulai, para peserta PPEJ 2017 Palembang ini dapat berkeliling dan mengunjungi booth yang ada di area ballroom, yaitu :

 

    • BUMP TO BIRTH CORNER , booth untuk mempelajari tentang perawatan payudara saat hamil dan menyusui serta perawatan bayi
Untitled
Serius belajar tentang perawatan bayi

    • BUMP TO BIRTH CONSULTATION, booth untuk berkonsultasi tentang kesehatan ibu dan janin

Untitled

    • BUMP TO BIRTH NUTRITION, booth untuk mempelajari resep makanan dan minuman sehat bersama Chef Eddrian Tjhia

Untitled

    • BUMP TO BIRTH EXPERT, booth untuk mengetahui produk PRENAGEN

Untitled

Untitled
Memahami kondisi adanya ibu yang menyusui dan membawa anak, pada event ini PRENAGEN juga menyediakan Ruang Menyusui dan area untuk bermain anak. Mahira pun mencoba mewarnai dan bermain kuda-kudaan. Tak lupa, ada juga booth photo untuk mengabadikan kehadiran kita di acara ini. Oh ya, Mona Ratuliu sempat hadir di area booth berdiri ini untuk menyapa peserta.

Untitled

Nah, saatnya Education Journey dimulai, ikuti perjalanan saya yuk……

Untitled

Sekitar pukul 9.30, pintu Ballroom dibuka dan para peserta dapat menempati area. Desain panggung cukup unik, terlihat adanya tampilan jendela dengan tirainya, serta area dapur dengan blendernya. Ah, saya baru sadar, saat Mba Mona Ratuliu hadir di area luar ballroom, ada MC yang sempat menyebut-nyebut “Rumah Mba Mona”. Rupanya konsep panggung dibuat layaknya sebuah rumah. Mba Mona Ratuliu pun hadir dan memperkenalkan diri sebagai pemilik rumah. Mba Mona nantinya akan menjadi moderator pada sesi talkshow PPEJ kali ini.

Untitled
Sebelum dimulai acara Mba Mona menyampaikan bahwa tema PPEJ 2017 kali ini adalah “Terbaik untuk Yang Teristimewa”. Lalu, para peserta disuguhkan video tentang 30 tahun perjalanan Prenagen mendampingi para ibu dan calon ibu di Indonesia. Prenagen sudah ada di Indonesia sejak tahun 1986 (wah, saya belum lahir tuh), lalu secara bertahap melakukan inovasi seperti menambahkan DHA pada kandungan susu Prenagen di tahun 1993, menambahkan Asam Folat dan Kolin di tahun 2004, membuat Prenagen Emesis untuk membantu mengurangi mual dan Prenagen Lactamom untuk ibu menyusui yang hadir sejak tahun 2005, susu Prenagen dengan kemasan siap minum di tahun 2008, Prenagen BIOFE di tahun 2013, serta di tahun 2014 mulai meluncurkan Prenagen Juice. Tidak hanya itu, sejak tahun 2012 juga menyelenggarakan event edukasi untuk para (calon) ibu & ayah melalui PRENAGEN Pregnancy Education Journey (PPEJ). Prenagen selalu hadir dengan tajuk campaign dan dukungan terhadap para calon ibu, seperti “The Joy of Motherhood” di tahun 2006 dan “Happy Joyful and Active Moms”  di tahun 2011.

 

Ting Tong…..

Untitled

Rumah Mba Mona kedatangan tamu. Rupanya dr. Irawan Sastradinata, SpOG(K) dari POGI (Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia) Palembang dan Bapak Doni dari Kalbe Farma. Sesi kali ini menjelaskan tentang kegiatan PPEJ yang merupakan rangkaian kampanya  “PRENAGEN Peduli, Ibu Sehat Indonesia Sehat” di tahun 2017 serta merupakan apresiasi PRENAGEN kepada para Ibu Hamil dan Menyusui yang telah memilih PRENAGEN sebagai Ahlinya Nutrisi Kehamilan dan Menyusui.

PRENAGEN berusaha menjadi  “sahabat terbaik“, menemani para calon orang tua dalam menjalankan perannya, dan memberikan edukasi secara berkelanjutan. PPEJ juga merupakan bentuk kepedulian PRENAGEN dalam menyadarkan para calon orang tua bahwa nutrisi sangat penting dan berdampak kepada kesehatan Ibu dan kehidupan buah hati kita, serta pada akhirnya dapat membantu menurunkan angka kematian Ibu melahirkan di Indonesia. Saat ini sedang sering digaungkan kampanye untuk mengoptimalkan 1000 Hari Pertama Kehidupan yang dimulai sejak janin masih dalam kandungan karena itu merupakan periode kritis, jika nutrisi dan stimulasi tidak terpenuhi, terdapat kemungkinan kerusakan permanen di masa yang akan datang.

Untitled

 

Ting Tong…..

Kali ini Andien Aisyah dan Mas Ippe yang datang berkunjung ke rumah Mba Mona. Tau kan, Mba Andien, yang juga Brand Ambassador PRENAGEN, sekarang sudah punya anak yaitu Kawa, yang nama aslinya Anaku Askara Biru. Andien akan mencurahkan pengalamannya sejak mempersiapkan kehamilan dan menjadi orang tua baru. Mba Andien cerita sudah minum Prenagen Esensis sebelum hamil karena ingin fokus dalam memperhatikan asupan nutrisi saat hamil. Bahkan, Mas Ippe, suami dari Mba Andien juga ikutan minum susu Prenagen saat Mba Andien sudah mulai hamil karena emang enak sih rasa susu Prenagen.

Untitled

Rangkaian susu Prenagen serta konsumsi makanan yang sehat berperan dalam kehamilan Mba Andien karena seperti yang kita tahu dari feed Instagramnya, aktivitas menyanyi bahkan berolahraga pun tetap dijalani oleh Mba Andien. Jadi, ga ada tuh yang namanya lemes. Yang saya suka sih, Mba Andien dan Mas Ippe menyebutkan kalau kehamilan itu berdua ga cuma Mba Andien yang ngerasain, tapi Mas Ippe juga. Nah ini bisa jadi catatan penting. Oh ya, pesan Mba Andien, “You are What Your Mother Eat”, jadi kalau para ibu pengen anaknya sehat, ya makannya juga yang sehat ya.

 

Ting Tong…..

Untitled

Wah, ada tamu lagi. Rumah Mba Mona kedatangan Dr. dr. Martina Hutabarat, SpOG (k), seorang ahli kebidanan dan ginekologi. Dr Martina pun bercerita tentang Dampak Penting Kesehatan Plasenta Untuk Perjalanan Kehidupan Si Kecil. Ini ilmu baru banget buat saya. Selama ini, yang saya tahu hanya plasenta (ari-ari bayi) yang nantinya setelah melahirkan akan ditanam. Ternyata, plasenta merupaka organ yang mengubungkan janin dengan ibu. Plasenta dibentuk dari jaringan pembuluh darah dan menghubungkan janin yang sedang berkembang dengan dinding rahim sehingga janin dapat menerima nutrisi, pertukaran gas melalui asupan darah ibu, pertahanan melawan infeksi, dan memproduksi hormon yang dapat menyokong kehamilan. Oleh karena itu, kesehatan plasenta juga harus diperhatikan karena memberikan dampak kepada si Kecil yang berada di kandungan.

 

Untitled

Kesehatan plasenta dapat diketahui melalui USG. Jadi, ketika USG, jangan sungkan bertanya kepada dokter terkait kondisi plasenta. Ya, selama ini, saya pun saat hamil hanya memperhatikan kondisi janin, janin sehat, oh, oke, pulang (Itu kurang ternyata). Ternyata, kehamilan tanpa kesehatan plasenta adalah semu loh. Plasenta merupakan organ nutrisi, sehingga nutrisi yang dikonsumsi ibu, akan melewati plasenta dan dialirkan ke tubuh janin. Jadi, nutrisi yang baik harus diperhatikan untuk kesehatan ibu dan janin selama masa kehamilan, tidak hanya vitamin dan mineral tertentu, tapi nutrisi lain yang sangat banyak dan beragam. Nah, adanya Susu Ibu Hamil membantu membawa zat nutrisi tersebut ke dalam tubuh janin.

Plasenta pun memiliki peran penting dalam kehamilan, yaitu :

  • Membawa zat nutrisi dan oksigen kepada janin
  • Membuang zat beracun
  • Mekanisme imunologi ( kekebalan tubuh )
  • Produksi hormon untuk perkembangan janin
  • Pembentukan Sistim Saraf, mekanisme Transpor DHA

Nah, ternyata banyak faktor juga yang bisa mempengaruhi kesehatan plasenta selama kehamilan, seperti  preeclampsia, diabetes mellitus gestasional, dan lainnya. Faktor tersebut dapat menyebabkan komplikasi yang berakibat prematuritas bahkan kematian janin. Jadi, sangat penting ya untuk menjaga kesehatan plasenta dan salah satu cara menjaganya adalah dengan memberikan nutrisi yang baik untuk plasenta dan janin.

 

Ting Tong…..

 

Rumah Mba Mona kedatangan tamu lagi nih. Kali ini tamunya adalah seorang dokter anak, yaitu dr. Herbowo AF Soetomenggolo, SpA ( K ) yang akan menceritakan tentang Pengaruh Nutrisi Terhadap Pembentukan Sistem Saraf & Redflag Si Kecil. dr. Herbowo mengawali dengan mengenalkan definisi tumbuh & kembang pada anak. Tumbuh terkait dengan penambahan ukuran fisik (kuantitatif) seperti berat badan, lingkar kepala, dan tinggi badan. Sementara kembang terkait dengan penambahan struktur & fungsi tubuh (kualitatif) seperti kemampuan motorik kasar, motorik halus, kemampuan bahasa, serta persona-sosial.

 

Untitled

Banyak faktor yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak, baik secara internal (genetik, ras, usia, jenis kelamin) dan eksternal (nutrisi, lingkungan, penyakit, stimulasi). Nah, balik lagi nih soal nutrisi. Seperti yang telah disampaikan oleh dr. Martina bahwa nutrisi ibu selama kehamilan akan berdampak terhadap kondisi kesehatan janin, dr. Herbowo juga menambahkan bahwa nutrisi terbaik anak yang baru lahir adalah ASI, di mana nutrisi pada ASI sangat mempengaruhi pembentukan sistem saraf pusat. ASI mengandung laktosa yang berperan dalam pembentukan memori jangka panjang. ASI juga mengandung kolostrum yang tinggi kolesterol untuk menunjang pembentukan mielin (selubung penghantar impuls). Tak lupa, ada juga zat besi yang penting untuk perkembangan otak. Zat besi sangat penting untuk perkembangan otak. Pada anak yang kekurangan besi pada umur 6 bulan akan menunjukkan perkembangan yang terlambat, karena myelin yang kurang sempurna. Saya jadi inget cerita seorang teman di grup BC June 2016 yang cerita tentang defisiensi zat besi yang berefek pada perkembangan anak. Nah, jadi penting untuk memberi asupan zat besi untuk anak baik. Kalau merasa perlu ga ada salahnya juga melakukan pengecekan darah untuk melihat kadar zat besi pada anak. Jadi, membentuk anak yang sehat dan cerdas dimulai dari masa kehamilan sampai menyusui dan memberi makan ya.

 

Pada kesempatan ini dr. Herbowo juga menginformasikan tentang Redflag si kecil. Sebelum masuk ke materi red flag, dr. Herbowo menjelaskan penampakan fisik si kecil saat lahir yang kadang membuat orang tua cemas, padahal hal itu normal terjadi pada bayi dan kadang disebut kelainan normal, seperti:

  • Vernix caseosa (lemak yang menempel pada tubuh bayi saat dilahirkan)
  • Mongolian spot (bercak kebiruan – umumnya di pantat, sejak bayi dilahirkan)
  • Baby acne (jerawat pada bayi)
  • Kaput (benjolan di kepala karena adanya timbunan getah bening)
  • Sefalhematoma (pembengkakan pada pada daerah kepala yang disebabkan kerena adanya penumpukan darah)
  • Hemangioma (tumor jaringan lunak yang sering terjadi pada bayi baru lahir dan pada anak berusia kurang dari 1 satu tahun)
  • Cafe au lait (tanda menyerupai bercak kopi / cafe au lait pada bagian tubuhnya)

 

Tapi adanya kelainan pada kelahiran seperti di atas tetap perlu diwaspadai jika secara kuantitas sudah cukup banyak dan berkonsultasilah dengan dokter. Selain itu, dr. Herbowo juga memberikan informasi tentang redflag atau tanda-tanda yang harus diwaspadai pada perkembangan anak seperti pada table berikut.

tabel red flag

 

Terakhir, hal yang tak kalah penting untuk diperhatikan adalah ukuran lingkar kepala, karena pada umumnya yang sering difokuskan adalah tinggi badan dan berat badan. Dari lingkar kepala, kita dapat melihat apakah ukuran kepala (yang biasanya dipengaruhi oleh ukuran otak), termasuk normal, makrosefali, atau mikrosefali. Maka dari itu, tetap perlu dan sangat penting untuk memantau tumbuh kembang anak dengan cara timbang berat badan tan tinggi badan, ukur lingkar kepala, serta pantau perkembangan anak.

Ting Tong…..

Untitled
Kali ini, tamu dari Prenagen, yaitu  Sianne Permadi yang memaparkan tentang pentingnya susu bagi ibu hamil karena susu merupakan sumber kalsium serta menambah kebutuhan nutrisi. Prenagen diformulasikan secara khusus sesuai dengan kebutuhan nutrisi ibu hamil dan menyusui.

Beda susu ibu hamil dengan susu biasa apa?

Untitled

Susu ibu hamil, memilihi formula DHA, Omega 3 & 6, Folat. Kolin, Zat Besi. Selain itu, kandungan Vitamin B6, Kalisum, Fosfor, Magnesium, Zinc, pada susu ibu hamil juga lebih tinggi dibandingkan susu biasa atau fresh milk. Oh ya, ternyata Prenagen sudah diformulasikan khusus sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk Minuman Khusus Ibu Hamil dan Menyusui dengan formula PRENAPRO dan varian yang terlengkap sebagai minuman khusus ibu hamil & menyusui dan menjadi solusi nutrisi Ibu & Janin diawal 1000 Hari Pertama Kehidupan .

 

Mba Sianne juga memberikan informasi tentang aplikasi pendamping kehamilan pertama di Indonesia “Hallo Bumil “ yang interaktif memberikan informasi kepada para calon Ibu yang sedang hamil dengan tepat waktu. Aplikasi ini sudah dapat diunduh di Google Play.

 

Ting tong….

Untitled

Chef Eddrian Tjhia yang tadi sibuk membuat superfood di Bump to Birth Nutrition, ternyata mampir juga ke rumah Mba Mona. Sebelum acara dimulai, Chef Eddrian sempat demo masak dan menjelaskan nutrisi bagi prakehamilan, hamil, dan menyusui. Nah, masakan dan minuman yang dibuat oleh Chef Eddrian ini simpel-simpel dan para peserta udah dapat bookletnya juga di dalam goodie bagnya. Untuk minumannya, Chef Eddrian juga mencampurkan dengan Prenagen Juice dan susu Prenagen. Begitu minuman Chef Eddrian ditawarin, langsung deh diserbu sama peserta.

 

Ting tong…..

 

Nah, ada tamu lagi. Ternyata ada mba Adianti Reksoprodjo, teman dari mba Andien. Wah, kalau teman mba Andien biasanya bakalan tentang olah raga nih. Benar saja, mba Adianti memaparkan tentang Senam PRENAFit, senam khusus untuk ibu hamil dan ibu pasca melahirkan yang memberikan manfaat yang baik untuk pernafasan, menguatkan otot panggul, otot perut dan paha yang dibutuhkan oleh Ibu saat & pasca melahirkan. Senam ini praktis dan bias dilakukan di rumah sesuai dengan petunjuk dokter

Olah raga itu ternyata penting untuk ibu hamil karena dapat menjadi salah satu kunci utama dalam menjaga kesehatan janin & memperoleh persalinan yang lancar. Ternyata tidak hanya persalinan yang membutuhkan kemampuan fisik yang sangat hebat, tetapi juga kehamilan dan masa pemulihan paska kelahiran karena pada masa itu ada juga tuntutan untuk mengurus bayi.

Senam PRENAFit membantu ibu beristirahat dengan tenang, mencegah kenaikan berat badan yang berlebihan, meningkatkan stamina & kekuatan otot yang dibutuhkan saat menjalankan proses persalinan , mengurangi kemungkinan risiko terjadinya diabetes gestasional & tekanan darah tinggi pada saat hamil, dan dapat mengurangi resiko risiko bayi lahir dengan berat badan lebih dari rata – rata / fetal macrosamia. Ternyata ada juga manfaat untuk bayi dari senam PRENAFit yaitu menurunkan resiko obesitas pada bayi dikemudian hari ,dikarenakan ketika lahir, kadar lemak tubuh bayi tidak berlebihan, bayi lebih tenang , memiliki skor kecerdasan umum yang kebih tinggi & kemampuan bahasa lisan yang lebih baik sampai ke usia 5.

Pada kesempatan ini, semua peserta diajak senam PRENAFit bersama mba Adianti. Wah, langsung semangat semua berdiri dan mengikuti gerakan. Setelah senam PRENAFit bersama, acara pun ditutup dengan Mannequin Challenge mulai dari pembicara serta peserta ikut ambil bagian.
Untitled

Acara PPEJ ini seru dan edukatif banget. Semoga tiap tahun selalu mampir di Palembang dan semakin banyak kota yang didatangi. Terima kasih PRENAGEN yang telah memberi edukasi tentang mengoptimalkan pertumbuhan si Kecil di awal 1000 Hari Pertama Kehidupan. Senang sekali mendapat kesempatan hadir di acara #PPEJ2017PLM dari #PRENAGEN #SahabatTerbaik saat hamil dan menyusui. Jangan lupa ya untuk minum PRENAGEN, #HamilYaPRENAGEN.

 

Terakhir, aku mau mengenalkan sekilas tentang produk PRENAGEN , yaitu :

  • PRENAGEN PRENAPRO, Formula terbaru PRENAGEN yang dirancang khusus untuk memberikan solusi Nutrisi dalam membantu memenuhi kebutuhan & kekhawatiran Ibu diawal 1000 HPK ( Hari Pertama Kehidupan )
  • PRENAGEN esensis, Nutrisi Persiapan Kehamilan. Susu rendah lemak, mengandung Asam Folat ; Zinc ; Kalsium ,Fosfor,Magnesium , & Vit D; Protein & Mikroenkapsulasi Zat Besi; Sumber Serat ; Omega 3 & 6
  • PRENAGEN mommy emesis, Nutrisi Kehamilan untuk Mengurangi Mual Muntah yang mengandung Vitamin B 6 & Protein yang telah teruji klinis dapat mengurangi mual muntah diawal kehamilan yang dilengkapi dengan Asam Folat ; Kalsium ,Fosfor,Magnesium ,& Vit D; Mikroenkapsulasi Zat Besi; Sumber Serat ; Omega 3 &6 .
  • PRENAGEN mommy, Nutrisi Masa Kehamilan yang Mengandung Asam Folat,Mikroenkapsulasi Zat Besi,& Vitamin B12 untuk pembentukan sel darah merah, Sumber serat untuk meningkatkan asupan serat pangan harian, Kalsium,Magnesium, Fosfor, & Vit D untuk pertumbuhan tulang & gigi janin serta mempertahankan kepadatan tulang Ibu , Asam Folat untuk mencegah resiko cacat tabung saraf otak , Omega 3 & 6 untuk perkembangan otak ,fungsi otak, & tumbuh kembang janin. Ada yang kemasan siap minumnya juga (UHT).
  • PRENAGEN lactamom, Nutrisi Masa Menyusuiuntuk meningkatkan kualitas & kuantitas ASI dengan Asam Folat; Kasium,Fosfor,Magnesium & Vit. D; Protein & Mikroenkapsuasi Zat Besi, Sumber Serat, Omega 3 & 6 untuk perkembangan otak si kecil.
  • PRENAGEN juice, Sari Buah Asli Pomegranate & Anggur. Sumber Asam Folat dan Tinggi Vitamin C. Tak hanya dikhususkan bagi ibu hamil, semua wanita yang membutuhkan asupan Asam Folat dan Vitamin C juga dapat mengonsumsi PRENAGEN Juice yang menyehatkan dan menyegarkan.

(more…)

Bermain Bersama Paket Halo Shimajiro

Shimajiro Club 1

Suatu hari, lagi asyik main Instagram, muncul post sponsored, Shimajiro. Isi iklannya mengajak Moms & Dads untuk bergabung dengan Shimajiro Club, dengan cara registrasi di fansite Shimajiro Club di http://www.shimajiro.id/campaign. Registrasinya gampang, cuma isi data di Google Form gitu.

regis shima

Di hari Jum’at lalu, sore-sore dapat paket dari Shimajiro berupa  Paket Halo Shimajiro, teman belajar untuk anak berusia 0-2 tahun. Paket Halo Shimajiro yang saya dapatkan terdiri dari boneka kertas Shimajiro, tempat tidur kertas, dan kertas bergambar seperti gosok gigi dan makanan. Selain itu, terdapat booklet Kodomo Challenge.

pic-kodomo-be321c7

Kodomo Challenge merupakan layanan edukasi yang diciptakan untuk membantu anak belajar dan berkembang dengan beragam kegiatan setiap bulannya. Produk Kodomo Challenge berupa paket mainan edukasi berbasis langganan setiap bulan untuk anak-anak prasekolah (0-6 tahun) yang dibuat dengan menyesuaikan tahap perkembangannya.

Kodomo Challenge sendiri dirintis sejak 1988 dan telah berkembang sampai ke Taiwan, Cina, Korea Selatan, Hong Kong, dan saat ini telah memiliki setidaknya dua juta konsumen (per April 2016). Benesse Corporation juga mengembangkan Kodomo Challenge di Indonesia dan akan meluncurkannya pada Juli 2018 mendatang.

pic-benesse-be321c7

Benesse adalah perusahaan nomor satu yang bergerak di bidang pendidikan di Jepang. Benesse Group bekerja sesuai dengan filosofi perusahaan, yakni “Benesse berarti Well-Being”. Perusahaan itu membangun bisnis di bidang edukasi, bahasa, gaya hidup serta perawatan terhadap lansia, dan berusaha membantu setiap konsumen agar dapat meningkatkan motivasi untuk belajar dan memecahkan setiap masalah dalam hidup. Selama lebih dari 60 tahun sejak didirikan pada 1955, Benesse Group telah menghimpun pengetahuan mengenai pendidikan dan menyediakan berbagai layanan, dan senantiasa mendekatkan diri dengan pelanggannya.

pic-education-2-be321c7

Shimajiro sendiri, adalah tokoh dalam Shimajiro A Wonderful Adventure, serial TV terpanjang di Jepang sejak tahun 1993 yang ditujukan untuk anak-anak prasekolah usia 0 sampai 6 tahun. Serial ini sangat populer di kalangan anak-anak, orang tua, orang dewasa. Ini adalah TV pendidikan baru untuk anak-anak dalam bahasa Indonesia.

Shimajiro adalah karakter harimau yang selalu ingin tahu tentang banyak hal dan senang mencoba sesuatu yang baru. Walau terkadang nakal dan egois, ia selalu belajar dari kesalahan dan selalu ada saat teman dan adik perempuannya, Hannah, membutuhkannya. Shimajiro sangat senang bermain sepak bola. Selain Shimajiro, karakter lain di serial yang telah tayang di Kids Channel di MNC Channel dan Indovision , terdiri dari Mimi-lynne, Flappie, Nikki, Dr. Roarson, Hannah, Ayah Shimajiro,  dan Ibu Shimajiro.

pic-education-3-be321c7

Bahas Paket Halo Shimajiro lagi ya….

“Paket Halo Shimajiro” dibuat untuk calon pelanggan paket edukasi balita “Kodomo Challenge” yang akan diluncurkan mulai Juli 2018 nanti. “Puppet Shimajiro” membantu orang tua dan anak merasakan serunya bermain dengan Shimajiro sebagai “learning buddy”. Materi yang dikembangkan oleh “Kodomo Challenge” akan lebih edukatif, menyenangkan, dan seru untuk dimainkan bersama-sama semua anggota keluarga. Nah, Shimajiro sendiri adalah “learning buddy” yang mengikuti tumbuh kembang anak, jadi anak akan merasa bertumbuh dewasa bersama Shimajiro.

 

Selain boneka kertas Shimajiro / puppet Shimajiro, ada juga aksesoris kertas lain dalam Paket Halo Shimajiro, berupa makanan, sikat gigi, dan tempat tidur.

Boneka kertasnya buat apa?

Untuk anak usia 1 tahun seperti Mahira, puppet Shimajironya bisa digunakan untuk permainan “Ci-Luk-Ba”, permainan yang menyenangkan bukan? Selain itu, kertas berbentuk makanan bisa digunakan untuk permainan “Makan Seru”, karena anak usia 1 tahun biasanya senang memainkan permainan dengan pesan “Wah, ini sama denganku!”. Setelah itu bisa bermain “Menggosok Gigi” dan kertas berbentuk kasur bisa digunakan untuk permainan “Ayo Tidur di Kasur”. Dengan bermain peran bersama Shimajiro, diharapkan kosa kata dan daya imajinasi anak bertambah.

Mau dapat Paket Halo Shimajiro juga? Silahkan daftar di http://www.shimajiro.id/campaign. Yang saya baca, nantinya akan ada undian hadiah lainnya seperti Tas Shimajiro, Troli Shimajiro, Kotak Shimajiro, dan Perjalanan ke Tokyo. Semoga saya menang jalan-jalan ke Tokyo bareng Mahira yaaa, supaya bisa lihat Konser Shimajiro. Amiiiiin .

pic-hadiah-grand-be321c7

Sumber :

Sebelum Nikah, Cek Kesehatan Dulu Yuk….

Halo…ada yang berencana menikah dalam waktu dekat? Pusing menyiapakan urusan undangan, tempat, baju, katering, dan lainnya? Kalau boleh saran, jangan lupakan untuk menyiapkan terkait kesehatankita dan pasangan ya. Ini sekedar pendapat aja, salah satu tujuan menikah kan untuk memiliki keturunan, tentunya kita berharap punya keturunan yang sehat kan? Menurut saya yang awam ini, kita sama pasangan baiknya tes kesehatan. Ya walaupun pasangan track recordnya baik, kita pengen lebih yakin aja. Kalo sebagai calon orang tua, ya agar keturunan kita sehat, kita juga harus mencoba sehat. Untuk tahu kita sehat atau ngga, jangan menunggu sakit, tapi bisa kita lakukan dengan cek kesehatan.

Sebenarnya saya sendiri ga terlalu aware sama hal ini, sampai pada suatu hari dokter di kantor cerita tentang seseorang yang lagi hamil dan kena tokso. Lalu dia pesan, kalau nanti mau nikah, jangan lupa pre-marital check ya. Jadi saya keingat kalau pernah dipesan hal yang sama oleh ibu. Karena adik saya urusan kesehatannya ga terlalu bagus dan penyebabnya juga masih ga jelas soalnya

setiap terapi atau berobat pasti beda-beda dugaan penyebabnya antara satu dengan lainnya, ibu saya jadi lebih aware sama urusan kesehatan. Ibu saya pengen anaknya yang lain (saya dan kakak

saya) sehat begitu juga keturunannya. Apalagi info yang didapat dari pergaulan ibu-ibu kan lumayan dahsyat, walau belum jelas dan bisa jadi belum benar juga. Contohnya pernah ibu saya

bilang gini, itu si X katanya kena Tokso, penyakit yang dari kucing, terus anaknya lahirnya (maaf) cacat atau ada yang jadi agak lama dapat anaknya, atau kondisi yang bisa dibilang negatiflah. Jadi, pokoknya di benak ibu saya ada penyakit yang namanya tokso disebabkan oleh kucing. Yasekilas info itu memang belum tentu benar. Tapi positifnya, ibu saya jadi tahu tentang adanya tespra nikah dan minta anak-anaknya untuk cek kesehatan sebelum nikah. Kakak saya sebelum nikah tes di salah satu laboratorium. Dari situ saya tahu, kalau sebelum nikah memang ada baiknya cek kesehatan baik kita maupun pasangan. Selain itu ada syarat juga sih dari KUA, untuk melakukan

vaksin tertentu sebulum nikah.

Untuk Pre Marital Check-Up, bisa dilakukan di laboratorium seperti Prodia, Pramita, dll. Saya sendiri memilih Prodia untuk bertanya-tanya dan akhirnya memutuskan mengambil Tes TORCH saja di lab tersebut karena faktor orangnya enak saat ditanya dan penjelasannya rinci. Dari brosur panel pemeriksaan laboratorium Prodia, disebutkan

Manfaat Pemeriksaan Panel Premarital adalah untuk Memastikan status kesehatan kedua calon mempelai, terutama untuk mendeteksi penyakit menular (sifilis) dan penyakit menahun atau diturunkan (thalassemia) yang dapat mempengaruhi kesuburan pasangan maupun kesehatan anak-anak

pasangan tersebut di kemudian hari.

Jenis Pemeriksaan

  • Hematologi Rutin, Gambaran Darah Tepi, Analisa Hemoglobin HPLC, Ferritin, dan Badan Inklusi HbH : untuk mengetahui kondisi kesehatan secara umum, penyakit infeksi, dan penyakit darah.
  • Golongan Darah dan Rhesus : Selain untuk kepentingan transfusi darah jika dibutuhkan, diperlukan kecocokan rhesus.
  • Urine Rutin : Mengetahui adanya kelainan ginjal atau saluran kemih.
  • Glukosa Puasa : Mendiagnosis diabetes melitus yang menurun.
  • HBsAg : Mengetahui adanya infeksi Hepatitis B
  • VDRL/RPR : Mendeteksi ada tidaknya penyakit menular seksual
  • Anti-Rubella IgG, Anti-Toxoplasma IgG, dan Anti-CMV IgG : Mengetahui status kekebalan terhadap paparan Toxoplasma, Rubella, dan Cytomegalovirus (TORC)

Pas baca begitu, saya mikir nih, Hematologi Rutin sampai Glukosa Puasa kan selalu dicek karena kami rutin Medical check up tahunan. Jadi kayaknya saya perlu yang lainnya aja deh, seperti

Anti-Rubella. Pas saya tanya enaknya gimana, dijawab sama karyawan Prodia, “Kalau gitu, ambil Panel Tes TORCH aja untuk mba-nya”.

Panel Pemeriksaan TORCH memiliki manfaat mendeteksi terjadinya infeksi dan status kekebalan terhadap parasit Toxoplasma gondii, virus Rubella, Cytomegalovirus, dan virus Herpes tipe 2 yang dapat mempengaruhi kesehatan janin.

Jenis Pemeriksaan

  • Anti-Toxoplasma IgG
  • Anti-Toxoplasma IgM
  • Anti-Rubella IgG
  • Anti-Rubella IgM
  • Anti-CMV IgG
  • Anti-CMV IgM
  • Anti-HSV2 IgG
  • Anti-HSV2 IgM

 

TORCH itu apa?

TORCH adalah istilah untuk menggambarkan gabungan dari empat jenis penyakit infeksi yaitu TOxoplasma, Rubella, Cytomegalovirus dan Herpes. Keempat jenis penyakit infeksi ini berbahaya bagi janin bila sang ibu saat hamil terinfeksi penyakit ini. Risiko yang ditimbulkan dari terinfeksinya penyakit ini antara lain keguguran dan cacat pada bayi yang dilahirkan.

Nah, ibu saya ngewajibin saya tes ini, soalnya saya sempat melihara kucing. Walau kata dokter hewan, sebenarnya, melihara kucing bukan jadi satu-satunya sebab terkena infeksi tokso, karena

bisa aja dapat infeksi ini dari hal lain, tapi tetep aja, perasaan was-was ada. Jadi nurutlah saya, untuk Tes TORCH. Untuk Tes TORCH ini, kita diambil darah aja. Tidak harus puasa.

Hasilnya ?

Ada beberapa komponen yaitu IgG dan IgM yang tertera di lembar hasil. Hasil ini bisa dikonsultasikan dengan dokter. Ada pula hasil yang tertulis Non Reaktif.

Reactive menunjukkan batas nilai yang perlu diwaspadai. Sedang Non Reactive sampai normal merupakan nilai yang menunjukkan tubuh dalam kondisi baik, tidak ada infeksi virus TORCH yang menghawatirkan.

***
Oh iya untuk tes TORCH itu bisa juga dilakukan saat hamil, beberapa dokter kandungan biasanya menyarankan tes TORCH selain tes darah yang memang dilakukan saat trisemester pertama. Tujuannya apa? Ya untuk melihat ada atau tidaknya kemungkinan sang ibu terkena virus yang bisa saja menurun

ke sang anak. Jika memang ada, nantinya akan di treatment oleh dokter yang menangani.

Kalau ditanya, tes TORCH baiknya dilakukan kapan?

Ini pendapat pribadi ya, sebagai orang awam (dan kurang berilmu urusan medis). Kalau memang berniat (dan berharap) setelah menikah langsung dikaruniai anak, tidak ada salahnya tes TORCH sebelum menikah, misal nih (amit-amit) ternyata positif, kan bisa diobati terlebih dahulu sebelum merencanakan hamil.

Jadi, penting ngga tes TORCH?
Menurut saya sih penting ya. Jadi jangan lupa sisihkan dana untuk tes kesehatan sebelum nikah ya. Demi generasi yang lebih sehat.

Memang tes TORCH biayanya berapa?

Di tahun 2015 lalu, biayanya masih 2,2 juta di Prodia.

Omong-omong, selain Tes TORCH, KUA juga mensyaratkan sudah adanya suntik tetanus sebelum nikah. Nah, sempat bingung sih, suntik di mana. Akhirnya waktu ngurus-ngurus surat di Kecamatan,

sempetin nanya ke Puskesmas yang ada di dekat situ dan berakhir dengan janjian ke petugasnya untuk disuntik Tetanus.

 

Nah, demi generasi yang lebih sehat, jangan lupa cek kesehatan dan vaksin ya.

 

#ODOP

#BloggerMuslimah Indonesia

 

Sumber informasi :

  • http://bidanku.com/pengertian-torch-berikut-pencegahannya
  • http://www.serempak.id/tes-kesehatan-pra-nikah-penting-tapi-sering-dilupakan/
  • http://prodia.co.id/id/InfoKesehatan/ArtikelKesehatanDetails/sudahkah-anda-siap-100-untuk-menikah
  • http://terapitorch.com/cara-mudah-membaca-hasil-laborat-infeksi-virus-torch.html

Mengenal Kepintaran si Kecil di Smart Treasure Hunt Palembang

“Hai, gimana kabar si Kecil? Sudah bisa apa aja?”

Pertanyaan seperti itu sering sekali datang sejak jadi orang tua. Bukan kabar kita lagi yang ditanya, tapi malah kabar, anakku Mahira. Sedih sih, tapi, itu tandanya kita diingatkan oleh orang lain tentang tanggung jawab kita sebagai orang tua untuk mendidik generasi yang lebih baik. Pernah kesal ditanya begitu? Pernah juga, kalau yang nanya justru ngasih ceramah kalau Mahira itu seharusnya sudah bisa melakukan hal-hal dari A-Z. Ih, si Kecil kan pintarnya beda-beda, itu batin saya.

Kenapa saya bisa ngomong kepintaran si Kecil beda-beda? Soalnya, sebagai orang tua baru, saya dan pasangan tentu mencari-cari informasi tentang tumbuh kembang Mahira, mulai dari membaca buku, konsultasi dengan dokter spesialis anak, bergabung dalam komunitas, serta tentu saja di jaman yang canggih ini mencari informasi dari website yang secara khusus membahas tentang ilmu parenting, salah satunya adalah Parenting Club melalui https://www.parentingclub.co.id/ .

Hasil Smart Strength Finder-nya Mahira

Melalui web Parenting Club , saya terbantu sekali untuk mengenali kepintaran Mahira melalui Smart Strength Finder Tool. Smart Strength Finder adalah feature yang di sediakan Parenting Club untuk mencari tahu kepintaran si Kecil. Mam atau Pap bisa memilih jawaban yang sesuai dengan kondisi si Kecil. Untuk Mahira, hasilnya memang seperti dugaan saya, kalau Mahira saat ini memiliki kecenderungan ke arah Word Smart, Body Smart, dan Music Smart. Dari feature ini saya baru tahu, kalau kepintaran itu dapat dikelompokkan menjadi 8 (delapan), yaitu :

  • Word Smart

Kepintaran terkait dengan kemampuan kognitif yang ditandai dengan aktivitas suka membaca, menulis, berbicara, dan mendengarkan cerita,

  • Number Smart

Kepintaran si Kecil yang ditandai dengan ketertarikan pada angka, sains, matematika, logika, pertanyaan kenapa seperti “kenapa hujan turun?”

  • Picture Smart

Kepintaran terkait dengan kemampuan kognitif seperti aktivitas suka menggambar, berimajinasi, bermain balok untuk membangun sesuatu, dan seni.

  • Music Smart

Kepintaran si Kecil yang ditandai dengan kegemaran menyanyi, mengikuti irama, menggoyangkan badan, bermain alat musik, mendengarkan serta mengingat lagu-lagu

  • Body Smart

Kepintaran yang berhubungan dengan kemampuan fisik seperti berolah raga, menari, menyentuh benda dengan tangan dan mempelajarinya, atau mengerjakan sesuatu dengan tangannya.

  • Nature Smart

Kepintaran si Kecil yang berhubungan dengan kegemaran berada di alam, menyukai binatang, tanaman, bahkan menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan

  • Self Smart

Kepintaran si Kecil untuk memiliki hobi, memilih bermain sendiri, punya rasa percaya diri, serta mampu mengomunikasikan apa yang dimau.

  • People Smart

Kepintaran terkait kemampuan social seperti suka bermain bersama teman-temannya, memiliki empati, suka memimpin, dan bisa memahami perasaan orang lain.

***

Beruntungnya, tepat di Hari Anak Nasional, 23 Juli 2017, Parenting Club  berkunjung ke Palembang dalam acara Smart Treasure Hunt. Melalui acara ini Parenting Club mengajak Mam & Pap untuk mendukung sinergi kepintaran si Kecil. Acara dilaksanakan di Ballroom 1 & 2 Hotel Novotel Palembang sejak pukul 10.00 sampai dengan 12.30. Saya dan Mahira saking antusiasnya sudah datang sejak pukul 08.00 dan ternyata sudah banyak Mam, Pap, dan si Kecil lainnya yang sudah datang di area Ballroom Hotel Novotel.

Registrasi untuk mengikuti rangkaian acara Smart Treasure Hunt dibuka pada pukul 09.00. Sembari menunggu, si Kecil dapat diajak beraktivitas di luar tempat acara seperti :

  1. Berfoto di booth yang melambangkan sinergi Akal, Fisik, dan Sosial. Fotonya bisa langsung dicetak loh
  2. Mewarnai hewan laut yang nanti hewannya bisa muncul di layar. Si Kecil dapat mewarnai kertas bergambar hewan laut seperti ikan, penyu, kuda laut, dengan oil pastels, setelah itu kertasnya di scan dan hasil hewan yang telah diwarnai akan muncul di layar.
  3. Bermain stimulasi kinestetik dengan Xbox dengan sensor Kinect. Jadi akan ada permainan seperti sepak bola, bowling, atau menangkap penjahat, lalu si Kecil bersama Mam & Pap dapat memposisikan diri untuk menendang, menggelindingkan bola, atau menendang penjahat.

Tepat pada pukul 09.00, registrasi event Smart Treasure Hunt dimulai. Saat registrasi diberikan snack, rompi berwarna coklat dan gelang berwarna. Mahira dapat gelang berwarna hijau dan saya melihat ada si Kecil lainnya yang mendapat gelang berwarna merah, biru, dan emas. Wah, jadi penasaran, kenapa dibedakan ya warna gelangnya? Sambil menunggu acara dimulai, Mahira makan snack dulu. Isi tenaga sebelum seru-seruan di event Smart Treasure Hunt.

15 menit menuju pukul 10.00, Mam & Pap bersama si Kecil sudah mulai memadati area depan pintu Ballroom. Di dekat pintu, terdapat tim acara yang memegang bendera berwarna hijau, merah, biru, dan emas, yang mencoba mengatur barisan peserta sesuai dengan warna gelang yang tadi diberikan.

JREEEENG JREEEENG

Pintu utama ballroom dibuka tepat pada pukul 10.00 dengan suara musik yang menyenangkan. Si Kecil dengan gelang berwarna sama dipandu oleh seseorang dari tim acara. Kali ini tim dengan gelang berwarna hijau duluan masuk dan diarahkan untuk duduk di karpet dengan warna senada yang di atasnya sudah ada bantal berwarna emas tersusun rapi. Satu per satu tim dengan gelang warna lain mulai memasuki arena acara. Musik jingle Parenting Club mengalun menambah suasana riang.

MC pun naik ke atas panggung dan membuka acara dengan mengajak si Kecil bernyanyi dan bermain. Acara dilanjutkan oleh perwakilan dari Parenting Club  yang mengenalkan tentang Parenting Club  dan mengajak Mam & Pap untuk mengoptimalkan 8 jenis kepintaran dengan memberikan nutrisi yang tepat serta stimulasi yang konsisten agar sinergi akal, fisik, dan sosial si Kecil dapat dibangun dengan baik.

Sinergi Akal, Fisik, dan Sosial Itu Apa Sih?

Kali ini dr. Bernie Endyarni Medise, SpA(K), MPH, seorang dokter anak yang juga ahli tumbuh kembang akan memberikan seminar mengenai tumbuh kembang dan sinergi kepintaran si Kecil. dr. Bernie mengawali dengan menjelaskan tentang otak anak yang pada rentang usia 0 bulan sampai 5 tahun mengalami pertumbuhan yang sangat pesat dan dikenal dengan masa emas (The Golden Age). Masa emas itu adalah masa penting dalam fase pertumbuhan manusia terutama fase tumbuh kembang anak karena otak manusia berkembang pesat dan kritis dan terjadi hanya satu kali, bahkan pada fase ini, seorang anak mampu menyerap informasi sebanyak 100%. Wow, hebat banget ya.

Pertumbuhan didefinisikan sebagai bertambahnya jumlah dan ukuran sel tubuh, sementara perkembangan anak adalah kematangan organ tubuh, terutama susunan syaraf pusat. Perkembangan anak meliputi perkembangan fungsi gerak kasar yang meliputi tengkurap, duduk, berjalan, berlari lalu gerak halus seperti meraih benda, memegang menggunakan sendok, menulis, serta perkembangan bahasa dan bicara, kognitif, emosi, personal sosial dan adaptif.

Setiap anak memiliki 8 kepintaran yaitu Word Smart, Number Smart, Picture Smart, dan Music Smart yang erat dengan perkembangan akal ; Body Smart dan Nature Smart yang berhubungan dengan perkembangan fisik; serta Self Smart dan People Smart yang merupakan perkembangan sosial. Kedelapan kepintaran si Kecil, harus distimulasi dengan baik dan benar oleh orang tua, agar sinergi antara perkembangan akal, fisik, dan sosial dapat terbangun.

Bagaimana cara menstimulasi perkembangan akal, fisik, dan sosial?

Di event Smart Treasure Hunt kali ini, Parenting Club Indonesia juga menyediakan booth untuk stimulasi. Setelah seminar oleh dr. Bernie selesai, Mam & Pap beserta si Kecil dipersilahkan memasuki gerbang menuju arena booth stimulation. Masing-masing kelompok dengan warna gelang yang sama diarahkan ke salah satu booth stimulasi. Kriiiiiiiiing, tanda waktu permainan di satu booth stimulasi selesai dan kami bergantian dengan kelompok lain untuk mencoba booth stimulasi lainnya.

Terdapat 4 (empat) area stimulasi yaitu Akal, Fisik, Sosial, dan Sinergi ketiganya.

  • Stimulasi Akal

Di area stimulasi akal, telah disediakan permainan balok susun (brick). Saya mencoba membantu Mahira dalam menyusun balok sembari mengenalkan tentang warna dan angka (menghitung). Setelah balok tersusun, lampu pada balok akan menyala. Permainan di stimulasi akal ini adalah Small Light Brick pertama di Indonesia.

  • Stimulasi Fisik

Kegiatan yang dilakukan pada stimulasi fisik adalah menyusun aneka bentuk berwarna biru untuk menjadi Imagination Playground. Terdapat bola, bentuk balok, lintasan cekung, tabung panjang, bentuk bunga, yang bias disusun oleh anak. Kali ini, selain kepintaran untuk menggunakan anggota tubuh dalam bermain, kreativitas anak juga dilatih.

  • Stimulasi Sosial

Di area stimulasi sosial, telah siap seorang pendongeng yang ditemani tokoh pangeran. si Kecil diminta menyiapkan buku adventure yang dibagikan saat registrasi. Pendongeng pun mulai menceritakan kisah “Petualangan di Hutan Misteri”, daaaaan tiba-tiba pendongeng berhenti bercerita dan meminta si Kecil untuk men-cap buku adventure dengan stempel ekspresi wajah sesuai dengan apa yang diceritakan oleh pendongen. Kegiatan ini bertujuan untuk menstimulasi anak tentang emosi.

  • Stimulasi Sinergi Akal, Fisik, dan Sosial

Kali ini si Kecil diajak untuk menari dan bernyanyi secara bersama-sama lagu yang menjadi jingle #PintarnyaBeda

Satu satu kuatnya anakku

Dua dua juga pintar akalnya

Tiga tiga dekat dengan semua

Satu, dua, tiga, pintarnya memang beda

Kelompok dengan gelang hijau antusias sekali di arena stimulasi sinergi dengan menyerbu panggungnya langsung.

 

KRIIIIIIIIIING, yaaaa, keempat booth stimulasi telah dicoba, saatnya kembali ke area semula untuk berkumpul bersama Mam, Pap, dan si Kecil lainnya yang hari itu kompak mengenakan pakaian berwarna putih. Acara pun ditutup dengan pembagian hadiah untuk pemenang foto terbaik serta foto bersama. Keseruan event Smart Treasure Hunt bareng Parenting Club bisa dilihat di video ini. 

 

Jadi udahan nih, stimulasinya gitu doang?

Stimulasi lain untuk si Kecil tentu dapat dilakukan oleh Mam & Pap masing-masing. Di web Parenting Club, yang dapat di akses di www.parentingclub.co.id terdapat fitur Smart Stimulation yang berisi modul berisikan ide stimulasi dan aktivitas menarik yang bisa dilakukan bersama si Kecil. Mam & Pap dapat memilih modul sesuai usia dan kepintaran yang ingin dipelajari dari 8 Smartness yang ada pada setiap anak.  Ini adalah salah satu contoh aktivitas dari modul Nature Smart untuk anak usia 1-2 tahun yang saya pilih untuk dilakukan bersama Mahira.

Di web Parenting Club, juga terdapat fitur Smart School, berisi informasi sekolah untuk si Kecil, berguna untuk Mam & Pap yang ingin mendukung kepintaran si Kecil melalui sekolah. Banyak pertanyaan tentang si Kecil? Para ahli mulai dari Ahli Parenting, Ahli Ginekolog, Ahli Nutrisi, dan Ahli Pediatrik bersedia menjawab pertanyaan dari Mam & Pap melalui fitur Smart Consultation. Terakhir nih, sering baper karena anak di-judge oleh lingkungan? Baca cerita pengalaman yang menginspirasi dari Mam & Pap lain tentang si Kecil di Smart Stories. Terdapat banyak artikel informatif lain tentang tumbuh kembang, info nutrisi, cara mengasuh, stimulasi, serta kesehatan.

Mau ikutan acara Smart Treasure Hunt juga? Register di Parenting Club agar tidak ketinggalan info event yang diadakan oleh Parenting Club. Oh ya, info-info lain juga bisa didapatkan di Facebook Fanpage Parenting Club . Untuk Smart Treasure Hunt selanjutnya ada di Pekanbaru dan Bali. Ayo Mam & Pap, ikutan seru-seruan sambil belajar bareng bersama Parenting Club.

 

DIY Monkey Bar Untuk Arena Bermain Anak di Rumah

 

“Wah, Mahira putih ya ternyata, jarang main di luar ya?”

Begitulah beberapa komentar teman saat bertemu anak saya Mahira. Memang benar sih, anak saya jarang main ke luar rumah. Kalaupun keluar dari rumah, mentok di teras atau garasi sehari-harinya. Kalau hari libur baru deh dibawa pergi ke mall, rumah sakit (untuk imunisasi), atau sekadar menemani ayah ibunya untuk makan di luar.

Faktor cuaca yang kalau panas teriknya bukan main, bikin saya, suami, dan pengasuh memilih ‘ngadem‘ di rumah aja. Selain itu, ketika saya bekerja, pengasuh pun memilih tidak mengajak anak keluar untuk bermain bersama anak tetangga. Lebih baik main di rumah saja bareng Mahira sudah cukup menyenangkan katanya. Alhasil, saya yang harus memutar otak menyediakan mainan dan tempat main untuk anak di rumah.

Perkembangan anak menjadi dasar untuk membuat permainan yang sesuai dengan anak. Tiga bulan lalu, Mahira sudah mulai merangkak. Saya berpikir, mungkin sebentar lagi ia akan mulai mencoba berdiri sambil berpegangan lalu akan merambat. Saya mencoba menyediakan arena main untuk melatih ia agar mau berlatih berdiri sendiri dengan membuat monkey bar sendiri.

Monkey Bar? Apa itu?

Monkey Bar atau Batang Monyet adalah tiang-tiang yang disusun untuk anak agar bergelantungan. Umumnya monkey bar ditemui di taman atau lokasi pra sekolah. Bentuk yang umum biasanya berupa setengah lingkaran yang terbuat dari besi dengan pasir di bagian bawah agar jika anak jatuh tidak merasa sakit. Manfaat dari bermain di monkey bar adalah melatih tubuh kinestetik, keberanian, dan melatih keseimbangan.

DIY Monkey Bar

Saya mendapat inspirasi untuk membuat monkey bar sendiri tentunya dengan bantuan suami. Setelah berburu model monkey bar, kami memutuskan untuk membuat model monkey bar dari hasil berburu inspirasi di Pinterest. Model ini kami pilih karena jika dilihat sekilas selain menjadi monkey bar, bisa dipakai juga untuk menggantung permainan bagi anak bayi, sebagai gawang dan hoop bermain bola basket, belajar merambat dan memanjat, atau menjadi tenda saat anak mulai besar nanti.

Inspirasi dari DomanMom

Awalnya saya berencana memodifikasi desainnya, namun karena ada salah komunikasi dengan suami, jadi desainnya tetap sesuai dengan gambar. Yang berbeda adalah ukuran pipa PVC yang digunakan lebih besar dari contoh. Pertimbangan kami, dengan diameter PVCyang lebih besar akan lebih kokoh dan tidak mudah roboh, selain itu, memang hanya menemukan sambungan antar pvc ukuran besar di toko bangunan dekat rumah.

Alat dan Bahan :

  • PVC ukuran 1,5 inchi
  • Sambungan PVC sesuai dengan desain
  • Cat non toxic
  • Gergaji

Jika memiliki gergaji sendiri, tentu setelah membeli PVC dapat dipotong sendiri. Namun, karena keterbatasan (tidak memiliki gergaji), maka setelah beli PVC di toko bangunan, kita bisa minta kepada tukang di toko bangunan untuk memotongnya sesuai dengan ukuran.

Cara membuat monkey bar cukup gampang, setelah PVC dipotong sesuai ukuran, sambungkan, lalu cat monkey bar yang sudah disambung dan tunggu catnya kering. Cat non toxic dipilih karena selain ramah lingkungan, juga aman untuk kesehatan anak Cat non toxic sudah banyak dijual di pasaran dengan berbagai merek. Tinggal kita sebagai orang tua yang harus jeli dan teliti saat membeli.

Kalau di taman-taman atau pra sekolah di bawah monkey bar diletakkan pasir, untuk di rumah bisa diletakkan playmat, matras, atau karpet puzzle. Saya pilih karpet puzzle Evamat untuk alas, karena sekalian belajar warna, abjad, dan nama-nama hewan. Total biaya untuk membuat monkey bar ini lengkap dengan alasnya kurang dari Rp 350.000,-

Monkey bar ini cukup membantu Mahira saat mulai belajar berdiri dan merambat. Dia juga mulai berani berdiri sambil melangkah sambil memegang tiang satu ke tiang lainnya. Untuk berdiri sendiri tanpa berpegangan memang masih belum bisa, tapi Mahira mulai berani berdiri sambil bersandar di salah satu tiang.

Selain menjadi arena untuk berlatih berdiri dan merambat, monkey bar ini menjadi arena bermain yang aman Mahira. Koleksi permainan yang dimiliki disimpan di area sekitar monkey bar, jadi ketika anak akan main dia akan main di area ini. Walau tidak menutup kemungkinan dia juga mencoba membuat rusuh tempat lain seperti rak buku, tapi seringnya Mahira memilih bermain di area ini. Kadang Mahira suka main sendiri, tapi seringnya selalu ditemani baik oleh pengasuh atau orang tuanya. Kalau bermain sendiri, dia bisa sambil mengoceh seperti lagi cerita sesuatu. Saya sendiri sering mengganggu saat dia bermain, khususnya kalau dia bermain buah-buahan, saya sering meminta dan pura-pura memakan sambil menjelaskan tentang buah yang sedang dimainkan. Selain mengajari tentang buah, juga mengajarkan tentang berbagi dan saling memberi.

Kekhawatiran saya akan banyaknya virus dan penyakit yang muncul dari tempat umum membuat saya memutuskan untuk lebih banyak mengajak anak bermain dan beraktivitas di dalam rumah sampai usia anak 10 bulan, karena merasa lebih aman. Selain bermain bersama di monkey bar, kadang kami berenang di kolam renang yang memang sengaja dibeli untuk anak berlatih mengenal kegiatan renang dan bermain air. Namun, seiring dengan bertambahnya usia dan lengkapnya imunisasi, saya melihat Mahira cukup kuat untuk dibawa bermain di tempat umum seperti area taman atau pantai. Walaupun begitu, saya tak mau lengah, obat-obatan tetap harus disediakan di dalam rumah. Paracetamol adalah salah satu obat wajib ada di rumah atau ketika traveling. Saya menyediakan Tempra Syrup, yang mengandung paracetamol dan berguna untuk meredakan demam, rasa sakit dan nyeri ringan, sakit kepala dan sakit gigi.

Bermain bersama anak tentu aktivitas yang menyenangkan bagi orang tua, baik di dalam rumah maupun luar rumah. Membuat mainan sendiri juga dapat menjadi hal yang menyenangkan bagi orang tua karena mengasah kreativitas dan menimbulkan kepuasan saat anak tertarik bermain di permainan yang kita buat. Tentunya, kesehatan dan keamanan anak harus tetap dinomor satukan. Yuk bermain dengan anak secara aman dan menyengangkan.

 

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog Tempra yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Taisho. Artikel ditulis berdasarkan pengalaman dan opini pribadi. Artikel ini tidak dapat menggantikan hasil konsultasi dengan tenaga kesehatan profesional.

Sumber :

  • http://www.ayahbunda.co.id/balita-bermain-permainan/kenali-mainan-di-halaman-sekolah
  • https://domanmom.com/jungle-gym-tutorial/