Begu Ganjang, Mengenal Hantu dari Tanah Batak

be.gu (n) hantu
 gan.jang (a) panjang

Tak ada yang tidak bisa dijelaskan Tobi, seorang dokter muda tentang fenomena-fenomena gaib yang terjadi di sekitarnya. Secara medis, lewat channel Youtube-nya, ia dapat membeberkan apa yang sebenarnya terjadi ketika orang kesurupan, ketindihan, bahkan melihat penampakan. Baginya, hantu itu muncul dari ketidaktahuan orang dulu akan penyakit parah yang menjangkit mereka. Tobi menolak percaya mistis.

Namun, kejadian ganjil perlahan menyerang orang-orang terdekatnya. Membuat Tobi harus berpikir keras dan merenungkan ulang apa yang diyakininya selama ini. Semakin ia mencari tahu, semakin ingatan-ingatan masa kecilnya menyeruak. Ingatan akan orangtuanya yang dibakar hidup-hidup karena dituduh sebagai dukun pemelihara begu.

***

Blurb novel Begu Ganjang karya dokter Ferdiriva Hamzah sudah cukup menjelaskan bahwa novel ini memiliki sentuhan horor yang bisa terjadi pada saat ini dengan tokoh utama seorang Dokter sekaligus Youtuber. Di balik cover depan, terdapat penjelasan lagi tentang Begu Ganjang, yaitu hantu legenda tanah Batak yang dipelihara atas dasar ketamakan. Orang-orang yang tidak disukai, pesaing bisnis, atau calon tumbal bisa dicelakai sampai dibunuh atas perintah sang tuan.

Promo Pre Order Begu Ganjang – Twitter : @ferdiriva

Saya membeli buku ini setelah penulisnya sendiri promo di twitter. Seperti biasa, saya selalu tergoda untuk beli buku Pre Order (PO) apalagi yang pake tambahan bonus ini itu. Secara cover, cukup memberi kesan bahwa ini novel horror dengan sampul buku berwarna hitam, cover bergambar pohon seperti pohon beringin dengan tulisan Begu Ganjang yang berwarna seperti darah, dan dua buah tengkorak di dasar pohon. Buat saya yang cemen bin penakut gini, ngeliatnya aja udah serem.

***

Sebuah lagu Batak yang cukup familiar (Marragam ragam atau Alusi Au) membuka prolog cerita dari Begu Ganjang ini. Sudah jelas bahwa Begu Ganjang berasal dari tanah Batak, maka setting lokasi dan daerah di Sumatera Utara jelas lebih sesuai. Tobi harus kehilangan orang tuanya (Tumpal dan Lasma) yang dibakar hidup-hidup beserta rumahnya. Tobi berhasil lari dari kejadian itu dan diasuh oleh paman dan bibinya lalu kini telah berprofesi sebagai dokter.

Setelah sempat bekerja di klinik kecil, kini Tobi mendapat kesempatan untuk meniti karir di Rumah Sakit Rotua, sebuah rumah sakit tua milik Ibu Dorma dan Pak Dokter Doris. Sebagai dokter baru, ia mendapat jadwal jaga shift malam hari. Tobi yang tidak percaya akan hal-hal mistis, menolak percaya apa yang diomongi rekan-rekannya bahwa rumah sakit itu angker dan banyak hal aneh yang terjadi. Tobi justru merasa tertantang untuk membuktikan bahwa rumah sakit itu biasa-biasa saja. Walaupun pernah mengalami hal aneh, Tobi masih menyangkal tentang keanehan yang ada di rumah sakit tersebut. Lena, pacarnya yang kerap datang dan membantu mengedit video, lebih sering lagi mengalami hal aneh di rumah sakit itu, namun tidak berani bercerita kepada Tobi.

Tobi sempat melihat sendiri semacam ritual persembahan yang dilakukan oleh Bu Dorma. Namun ia masih sedikit acuh. Lena yang biasa mengedit video Tobi, juga menyampaikan tentang rekaman video yang aneh dengan setting rumah sakit. Namun, apa yang Lena ungkapkan justru membuat hubungannya dengan Tobi menjadi renggang. Kejadian demi kejadian aneh akhirnya dialami Tobi dan membuatnnya semakin bingung sampai akhirnya ia mencoba mencari tahu dan tak punya teori ilmiah atas peristiwa yang dialaminya. Ia pun mencoba menyelesaikan keruwetan yang ia rasakan sekaligus menyelamatkan Lena. Fakta demi fakta akhirnya ditemukan oleh Tobi tentang dirinya.

***

New photo by Faridilla Ainun / Google Photos

Seru! Bikin deg-degan. Berhubung saya cemen bin penakut, di bagian yang udah mulai serem-serem harus nutup buku terus buka lagi kalau udah berasa berani. Ya, semacam kalau nonton film, nutup muka pake tangan tapi ngintip-ngintip di sela jari lah. Secara penokohan, ya teramat mungkin kita ketemu orang-orang kayak Tobi yang selalu percaya sains di atas segalanya. Sentuhan kekinian juga terasa bahwa banyak orang yang mulai mencoba sharing apa yang diyakininya atau dikuasainya melalui media Youtube. Adegan demi adegan yang dihadirkan bisa saya bayangkan sampai kadang-kadang merinding sendiri. Apalagi kalau settingnya sudah rumah sakit, tua pula, dan malam hari, suasana seram sudah mulai terasa.

Bumbu romantisme juga diberikan melalui adanya tokoh Lena sebagai pacar Tobi. Berantem ala orang dewasa yang sangat mungkin terjadi karena perbedaan keyakinan (Lena yang yakin ngeliat hantu vs Tobi yang yakin bahwa semua itu ga ada) juga wajar. Ah, tapi namanya juga cinta, perjuangan atas nama cinta juga perlu pembuktian.

Gak melulu tentang serem-sereman. Urusan cinta, persahabatan dengan rekan kerja, keluarga juga sedikit banyak bersinggungan di kehidupan Tobi. Oh ya, ada istilah-istilah tentang kedokteran yang bisalah digoogle untuk dibayangkan.

Puas deh baca buku ini. Walau deg-degan karena serem-serem tapi enak untuk dinikmati. Yang jelas, baca buku dengan cerita serem, apalagi ada adegan ibu-ibu yang keguguran, banyak baca doa supaya ga ngalamin kejadian serupa. Amin.

New photo by Faridilla Ainun / Google Photos

2 Replies to “Begu Ganjang, Mengenal Hantu dari Tanah Batak

Silahkan meninggalkan komen :) Aku bakal bw balik....